Home ART Unsur-Unsur Pokok Seni Rupa Dan Pembagian Terstruktur Mengenai Warna

Unsur-Unsur Pokok Seni Rupa Dan Pembagian Terstruktur Mengenai Warna

by CerdaskanKita

Seni merupakan karya insan yang diciptakan dan dilandasi kemahiran untuk membuat suatu keindahan. Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yag diciptakan insan dengan memakai rupa sebagai media untuk mengungkpkan gagasan seni. Berdasarkan wujudnya, seni rupa sanggup dibedakan menjadi seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Berdasarkan jenisnya, seni rupa dibedakan menjadi seni rupa murni dan serni upa terapan. Sebagai suatu karya yang menghadirkan keindahan, seni rupa memperhatikan sedikit azs keindahan menyerupai azs kesatuan yang utuh, tema, variasi berdasarkan teman, perkembangan, dan azas berjenjang. Selain itu, seni rupa juga terdiri dari unsur-unsur pokok yang dikombinasikan sedemikian rupa. Pada hari ini ini, Bahan berguru sekolah akan membahas kelima azas tersebut serta unsur-unsur pokok dan warna dalam seni rupa.

Daftar Isi

A. Azas Keindahan Seni Rupa

Salah satu ciri khas dari sebuah karya seni merupakan hadirnya sebuah nilai estetika atau keindahan. Baik seni rupa murni atu seni rupa terapan, keduanya sama-sama terdapat nilai keindahan meskipun terdapat aplikasi yang terperinci berbeda.

Keindahan yang dihasilkan dalam sebuah karya seni rupa dihasilkan melalui suatu proses yang berlandaskan pada kemahiran dalam hal estetika. Secara objektif, keindahan muncul dan terpancar dalam suatu karya seni rupa alasannya adanya keseimbangan objek.

Meski demikian, keindahan tak hanya sekedar kseimbangan, melainkan juga mencakup sedikit azas penting lainnya. Lima azas keindahan berdasarkan De Witt H. Parker antara lain azas kesatuan, tema, variasi, perkembangan, dan berjenjang.

#1 Azas Kesatuan Utuh
Dalam karya seni, keindahan hanya sanggup terwujud apabila azas kesatuan utuh telah terpenuhi. Azas kesatuan utuh bermakna bahwa masing-masing unsur yang dipakai dalam karya seni tersebut saling berkait dan masing-masing unsur terdapat tugas dalam membentuk keindahan.

#2 Azas Tema
Salah satu faktor yang menjadi pembeda dalam perwujudan keindahan merupakan tema. Setiap tema terdapat warnanya masing-masing yang memperlihatkan ciri khas tertentu pada suatu karya seni rupa. Masing-masing unsur mengusung dan membentuk tema tertentu.

Baca Juga:   Cara Menggambar Bunga Kembang Sepatu Dengan Pen Tool Photoshop

#3 Azas Variasi
Keindahan juga terwujud alasannya adanya variasi. Suatu kaya seni khususnya seni rupa akan cenderung monoton dan berkurang keindahannya apabila tak ada variasi antara karya yang satu dengan karya yang lainnya. Oleh alasannya itu, dalam menghasilkan suatu keindahan, tema yang dipakai sebaiknya bervariasi sesampai kemudian dihasilkan karya yang variatif dengan corak keindahannya masing-masing.

#4 Azas Perkembangan
Keindahan sanggup diapresiasi dan dinilai. Penilaian terhadap keindahan suatu karya seni tentu saja bergantung pada sedikit faktor termasuk sudut pandang. Meski demikian, sanggup diurut dan direkonstruksi perkembangannya mulai dari yang praktis hingga kemudian yang lebih kompleks.

#5 Azas Berjenjang
Azas berjenjang bermakna bahwa keindahan bukanlah sesuatu yang datar melainkan sanggup menimbulkan suatu susunan secara berjenjang sesampai kemudian sanggup dirasakan tingkat keindahan dari suatu karya seni rupa tersebut.

Keindahan merupakan nilai-nilai estetis yang menyrtai sebuah karya seni rupa dan merupakan pengalaman estetis yang diperoleh saat seseorang menyerap objek seni tertentu. Nilai keindahan suatu karya tak hanya bergantung wujud karya saja melainkan juga oleh pada latar belakang dan pengalaman masing-masing individu.

B. Unsur-unsur Pokok Dalam Seni Rupa

Unsur-unsur poko dalam karya seni rupa merupakan unsur dasar yang umumnya dipakai untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa. Perpaduan antara unsu-unsur pokok inilah yang kemudian menghasilkan suatu keindahan yang sanggup dinikmati oleh mata manusia.

Suatu karya seni rupa dikatakan baik apabila memenuhi unsur-unsur pokok yang membuat karya tersebut menjadi kesatuan yang utuh. Secara umum, terdapat lima unsur pokok di dalam karya seni rupa yakni garis, bidang, bentuk, warna, dan komposisi.

#1 Titik dan Garis
Garis merupakan sekumpulan titik yang berderet dan memanjang. Garis merupakan unsur utama dalam karya seni rupa. Berbagai macam bentuk objek sanggup dihasilkan melalui titik, kumpulan titik, atau garis. Ada kaya bentuk garis yang sanggup dipakai mulai dari yang lurus hingga kemudian yang bergelombang mengikuti bentuk objek.

Baca Juga:   Jenis-Jenis Cat Untuk Menggambar Atau Melukis

Penggunaan garis tak hanya untuk menghasilkan bentuk dari suatu objek, tenamun juga dipakai untuk menghasilkan kesan tabiat tertentu. Berikut sedikit kesan tabiat yang sanggup diciptakan memakai garis:
a). Keagungan dan kestabilan : garis tegak
b). Ketakstabilan dan pergerakan : garis miring
c). Kekuatan : garis tegas, kuat, dan patah-patah
d). Kelembutan : garis halus.

#2 Bidang
Unsur berikutnya merupakan bidang. Bidang merupakan aera atau tempat yang dibuat dari pertemuan sedikit garis di suatu titik pertemuan garis. Secara umum, bidang dibuat dengan kesan datar (dua dimensional) tenamun ada juga yang dibuat dengan kesan tiga dimensi.

#3 Bentuk
Bentuk merupakan wujud yang dibuat oleh pertemuan sedikit bidang. Secara garis besar, bentuk sanggup dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni bentuk geometris dan bentuk organis.

a). Bentuk Geometris
Bentuk geometris merupakan bentuk-bentuk yang trukur dan sanggup didefenisikan. Beberapa bentuk geometris yang umum dipakai dalam menghasilkan karya seni rupa antaralain persegi, lingkaran, bola, kerucut, bujur sangkar, tabung, limas, kubus, dan sebagainya.

b). Bentuk Organis
Bentuk organis merupakan bentuk-bentuk yang alamiah yang sudah mengalami perkembangan sesampai kemudian tak lagi sanggup diukur dan sulit untuk didefenisikan. Beberapa bentuk yang termasu bentuk organis antara lain bentuk sayuran, bentuk binatang, bentuk lekukan pada tumpukan kain, dan sebagainya.

#4 Warna
Warna merupakan unsur pokok yang sangat penting dalam suatu karya seni rupa. Warna tak hanya membantu memperlihatkan huruf dari suatu objek yang dibuat tenamun juga membangung dan menambah ksan estetika yang terdapat di dalam suatu karya seni rupa.

#5 Komposisi
Komposisi merupakan susunan dari bermacam unsur yang dipakai dalam suatu karya seni rupa yang dipadukan dengan dosis tertentu. Komposisi dibuat berdasarkan pertimbangan rsional, estetika, dan nilai-nilai eskpresi.

Beberapa kaidah penting yang harus diperhatikan dalam komposisi merupakan :
a). Kesatuan : perpaduan yang utuh dan saling terkait
b). Keseimbangan : keteraturan penempatan unsur dengan komposisi yang tepat
c). Pusat perhatian : penonjolan suatu objek sebagai titik fokus karya
d). Irama : kesan gerak supaya lebih dinamis dan tak monoton
e). Kontras : perbedaan menonjol dari suatu objek yang berlawanan.

Baca Juga:   Cara Menggambar Bunga Pukul Sembilan Memakai Photoshop

C. Warna Dalam Seni Rupa

Secara fisik, warna merupakan sifat cahaya yang dipancarkan. Sedangkan secara subjektif, warna merupakan cuilan dari cara pandang manusia. Panjang gelombang cahaya yang berbeda akan ditangkap oleh indera penglihatan sebagai warna yang berbeda.

Seni merupakan karya insan yang diciptakan dan dilandasi kemahiran untuk membuat sua UNSUR-UNSUR POKOK SENI RUPA DAN KLASIFIKASI WARNA

Warna merupakan permbiasan cahaya pada wujud prismatik yang menimbulkan spkertum pelangi. Secara garis besar, warna sanggup dikelompokkan menjadi lima golongan, yakni warna primer, warna sekunder, warna intermedie, warna tersier, dan warna kuarter.

#1 Warna Primer
Warna primer merupakan warna dasar atau warna pokok yang belum menerima imbas dari warna lain dan terdapat huruf yang khas. Dalam seni rupa dikenal tiga warna primer yakni merah, biru, dan kuning.

#2 Warna Sekunder
Warna sekunder merupakan warna yang terbentuk dari percampuran dua warna primer. Berikut sedikit warna sekunder yang umum dalam seni rupa:
a). Hijau : adonan antara biru dan kuning
b). Ungu : adonan merah dan biru
c). Jingga : adonan merah dan kuning.

#3 Warna Intermediate
Warna intermdeiate adlah warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna primer dengan warna sekunder. Beberapa warna intermdiet yang umum dalam seni rupa merupakan kuning-hijau, hijau-biru, biru-ungu, merah-ungu, merah-jingga, dan kuning-jingga.

#4 Warna Tersier
Warna tersier merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna sekunder dengan warna sekunder atau percampuran antara warna sekunder dengan warna intermediate. Pencampuran tersebut menghasilkan 2 warna. Beberapa warna tersier antara lain siena mentah (kuning tersier), siena bakar (merah tersier), siena sepia (biru tersier),  dan sebagainya.

#5 Warna Kuarter
Warna kuarter merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna tersier dengan warna intermediet dan menghasilkan 24 warna. Beberapa warna kuarter antaralain jingga kuarter (sepeti brown), jiaju kuarter (moss green), ungu kuarter (deep purple), dan sebagainya.

You may also like