Home PELAJAR Tips Menghapal Dan Memahami Rumus Glbb

Tips Menghapal Dan Memahami Rumus Glbb

by CerdaskanKita
Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) termasuk rumus yang cukup kerap kita gunakan dalam fisika. Konsep GLBB kerapkali dikaitkan dengan topik lain di materi lanjutan menyerupai pada bisnis dan energi, momentum, dan tumbukan. Adakalanya kita tak sanggup menuntaskan soal-soal ihwal materi lanjutan tersebut alasannya ialah kita tak memahami konsep dan rumus GLBB. Alhasil, soal yang seharusnya simpel menjadi terlihat sulit bagi kita. Hal semacam ini menjadi duduk masalah tersendiri dalam berguru fisika. Setiap orang terdapat daya ingat yang berbeda-beda. Ada yang dengan simpel sanggup mengingat rumus dan ada pula yang simpel ingat tenamun simpel pula lupa. Hal itu terjadi alasannya ialah kita mencoba membangun ingatan jangka pendek yang niscaya akan hilang dalam waktu tertentu yang relatif singkat. Begitu topik bermengganti, maka umumnya kita akan lupa rumus yang pernah kita hapal. Umumnya kita hanya berbisnis untuk menghapalnya tanpa benar-benar memahami konsepnya.

Memahami Konsep GLBB

Pada gerak lurus berubah beraturan, terdapat sedikit poin penting yang harus kita pahami supaya kita sanggup menghapal rumusnya dengan simpel dan memahaminya untuk jangka waktu yang lama. Kita cukup akan lupa sehabis sedikit usang tenamun begitu disegarkan kembali maka sudah simpel memahaminya. Berikut sedikit konsep penting dalam GLBB :

  1. Kecepatannya berubah secara teratur 
    Dikatakan gerak lurus berubah beraturan tentu ada yang berubah secara teratur. Apa yang berubah? Yang berubah merupakan kecepatannya. Ingat bahwa kecepatan merupakan besaran vektor jadi sangat penting menganalisis arahnya.
  2. Percepatannya Konstan
    Kecepatan sanggup berubah (semakin cepat atau melambat) tentu alasannya ialah ada besaran yang mempengaruhinya yaitu percepatan. Perubahan kecepatan pada GLBB terjadi secara teratur alasannya ialah percepatan yang dialaminya konstan. Artinya benda mengalami percepatan yang sama setiap detiknya.

    Hubungan percepatan dengan kecepatan dan waktu secara matematis ditulis :

    v = a.t

    Dengan :
    v = kecepatan (m/s)
    a = percepatan (m/s2)
    t = waktu (s)

    Berikut sedikit hal penting yang harus kita pahami ihwal percepatan :

    1. Jika benda dipercepat, maka percepatan berharga positif.
    2. Jika benda diperlambat, maka percepatan berharga negatif.
    3. Jika benda bergerak vertikal, maka percepatannya sama dengan percepatan gravitasi (g)
    4. Jika benda jatuh (bergerak ke bawah), maka percepatan gravitasi berharga konkret dan benda dipercepat.
    5. Jika benda bergerak ke atas, maka percepatan gravitasi berharga negatif dan benda diperlambat.

Cara Menghapal Rumus GLBB

Sebelum menghapal rumus GLBB mari kita pahami arti dari besaran-besarannya. Ingat, dalam gerak lurus beubah beraturan kecepatan berubah secara teratur itu artinya ada kecepatan awal dan ada kecepatan tamat (kecepatan sehabis t detik).

  1. Kecepatan awal (vo)
    Kecepatan awal merupakan kecepatan mula-mula saat benda mulai bergerak. Ketika benda begerak jatuh bebas, maka kecepatan awal benda sama dengan nol.
  2. Kecepatan sehabis t detik (vt)
    Kecepatan sehabis t detik merupakan kecepatan benda sehabis bergerak dalam waktu sekian detik. Kecepatan sehabis t detik biasa juga disebut sebagai kecepatan akhir. Besar kecepatan sehabis t detik bergantung pada besar kecepatan awal dan percepatan benda.

    Ingat saja konsepnya bahwa kecepatan sehabis t detik merupakan kecepatan sehabis benda diberi percepatan. Dengan kata lain kecepatan sehabis t detik merupakan kecepatan awal ditambah kecepatan tambahan.

    vt = vo ± kecepatan tambahan

    Kecepatan embel-embel yang dimaksud di atas merupakan hasil kali percepatan dengan waktu.  

  3. Percepatan (a)
    Percepatan merupakan besaran yang mengakibatkan perubahan kecepatan. Percepatan sanggup berupa percepatan konkret dan perubahan negatif. Percepatan berharga konkret apabila benda bergerak semakin cepat dan berharga negatif apabila benda bergerak semakin lambat.

    a.t → menghasilkan kecepatan
    a.s → menghasilkan kecepatan kuadrat

  4. Perpindahan (s)
    Perpindahan merupakan perubahan posisi benda dari posisi awalnya.

    s = posisi tamat − posisi awal

    Jika dihubungkan dengan kecepatan tamat dan kecepatan awal, perpindahan merupakan hasil dari perindahan yang ditempuh dengan kecepatan awal (vo.t) ditambah dengan pepindahan yang ditempuh dengan kecepatan embel-embel (½at2).

  5. Waktu (t)
    Waktu mengatakan seberapa cepat benda sanggup menempuh jarak atau perpindahan tertentu.

    vo.t → perpindahan oleh kecepatan awal
    ½a.t2 → pepindahan oleh kecepatan tambahan

Konsep di atas akan sangat membantu apabila anda benar-benar sanggup memahaminya. Selanjutnya temukan contoh anda dalam menghapal rumusnya. Berikut contoh yang sanggup kami sarankan.

Rumus Pola
vt = vo ± at
  1. Ingat vt merupakan kecepatan awal tambah kecepatan tambahan.
  2. vt sama dengan Vo atik (mpok atik)
  3. Buat contoh yang simpel anda ingat
vt2 = vo2 ± 2as
  1. Ingat apabila vt dikuadratkan maka vo juga dikuadratkan.
  2. Jika vt dikuadratkan maka plus 2 kartu As.
  3. Temukan contoh yang simpel anda ingat
s = vot ± ½at2
  1. Ingat perpindahan merupakan perpindahan oleh kecepatan awal ditambah perpindahan oleh kecepatan tambahan.
  2. Rumus s menghasilkan persamaan kuadrat.
  3. Temukan contoh atau kependekan yang simpel anda ingat.

Baca Juga:   Prospek Kerja Lulusan Teknik Informatika

You may also like