Home BAHAN BELAJAR FISIKA Susunan Seri Dan Paralel Pegas Dan Konstanta Pengganti

Susunan Seri Dan Paralel Pegas Dan Konstanta Pengganti

by CerdaskanKita
Ketika sebuah pegas diberi beban pada salah satu ujungnya dan ujung yang lain dalam keadaan terikat, sesampai kemudian ia mengalami gaya tarik sebesar gaya berat beban, maka pegas akan mengalami pertambahan panajng.  Pertambahan panjang yang dialami oleh sebuah pegas dalam kondisi menyerupai itu berbanding lurus dengan besar gaya berat beban yang diberikan pada salah satu ujungnya. Berdasarkan aturan Hooke, apabila gaya tarik tak melampaui batas elastisitas pegas, maka perubahan panjang pegas sebanding dengan gaya pegas pemulih. Secara matematis sanggup ditulis sebagai berikut :

Daftar Isi

Hukum Hooke

F = – k Δx = – k ΔL

dengan :
F = gaya pegas pemulih
k = konstanta pegas
Δx = ΔL = pertambahan panjang pegas
Tanda negatif untuk mengatakan bahwa arah gaya pemulih selalu berlawanan dengan arah gerak pegas.

Susunan Seri Pegas

Ketika dua buah (atau sedikit) pegas disusun secara seri, maka akan berlaku sedikit sifat sebagai berikut :
  1. Gaya yang bekerja pada pegas-pegas tersebut merupakan sama adalah sebesar gaya berat beban.
    F1 = F2 = W = m.g
  2. Pertambahan panjang total merupakan jumlah pertambahan panjang yang dialami oleh masing-masing pegas.
    ΔL = ΔL1+ ΔL2.
Dari kedua sifat di atas, maka konstanta pegas pengmengganti pada susunan seri merupakan sebagai berikut :
Dari F = k ΔL → ΔL = F/k
⇒ ΔL = ΔL1 + ΔL2
⇒ F/kp = F1/ k1 + F2/k2
Karena F = F1 = F2 = W, maka persamaan di atas menjadi :
⇒ W/kp = W/k1 + W/k2
W/kp = (1/ k1 + 1/k2) W
⇒ 1/kp = 1/ k1 + 1/k2.

Susunan Paralel Pegas

Ketika dua buah pegas disusun secara paralel, maka akan berlaku sedikit sifat sebagai berikut :
  1. Gaya yang bekerja pada pegas-pegas tersebut merupakan jumlah gaya yang berkerja pada masing-masing pegas.
    F = W = F1 + F2
  2. Pertambahan panjang total pada susunan paralel merupakan sama dengan pertambahan panjang yang dialami oleh masing-masing pegas. 
    ΔL = ΔL1 = ΔL2.
 Ketika sebuah pegas diberi beban pada salah satu ujungnya dan ujung yang lain dalam keada SUSUNAN SERI DAN PARALEL PEGAS DAN KONSTANTA PENGGANTI
Dari kedua sifat di atas, maka konstanta pegas pengmengganti pada susunan paralel merupakan sebagai berikut :
Dari F = k ΔL
⇒ F = F1 + F2
⇒ kp ΔL =  k1 ΔL1 +  k2 ΔL2
Karena ΔL = ΔL1 = ΔL2 , maka persamaan di atas menjadi :
⇒ kp ΔL =  k1 ΔL +  k2 ΔL
⇒ kp ΔL = ( k1 + k2) ΔL
⇒ kp = k1 + k2.
Baca Juga:   Rangkuman Bahan Fisika Kelas Xii Sma Semester Genap

You may also like