Home BAHAN BELAJAR KIMIA Perkembangan Sistem Periodik Atau Pengelompokkan Unsur

Perkembangan Sistem Periodik Atau Pengelompokkan Unsur

by CerdaskanKita

– Pengelompokkan Unsur. Karena jumlah unsur-unsur yang telah ditemukan di dalam sangat kaya, maka perlu dilakukan pengelompokkan. Sama ibarat pembagian terstruktur mengenai makhluk hidup, pengelompokkan unsur juga bertujuan biar unsur-unsur tersebut lebih gampang untuk dipelajari. Secara umum, pengelompokkan unsur didasarkan pada kemiripan sifat yang dimilikinya. Pengelompokkan unsur-unsur ini disebut dengan istilah sistem periodik unsur. Sebelum dikenal sistem periodik ibarat yang kini kita gunakan, sempat berkembang sedikit model pengelompokkan yang dicetuskan oleh sedikit ahli. Berikut edutafsi rangkum perkembangan sistem periodik hingga kemudian ditemukannya sistem periodik modern.

#1 Pengelompokkan Logam dan Nonlogam

Pada mulanya, jumlah unsur yang sudah dikenal masih sangat sedikit ialah sekitar 20 jenis unsur. Seorang ilmuwan berjulukan Antonie Lavoiser kemudian mencetuskan sebuah teori pengelompokkan unsur yang mengelompokkan unsur ke dalam logam dan nonlogam.

Selanjutnya, jumlah unsur-unsur kimia yang diketahui terus bertambah. Pada 1789 Lavoiser kemudian mengelompokkan 33 unsur kimia berdasarkan sifat kimianya. unsur-unsur tersebut hasilnya dibagi menjadi empat kelompok, ialah gas, tanah, logam, dan nonlogam.

Akan tenamun, alasannya pada kurun itu pengetahuan akan sifat-sifat unsur masih sangat simpel, maka pengelompokkan unsur tersebut masih belum melihatkan adanya kemiripan sifat yang signifikan. Artinya, unsur-unsur tersebut masih terlihat berbeda satu dengan yang lain.

Baca Juga:   Perbedaan Antara Larutan Elektrolit Dan Larutan Nonelektrolit

#2 Hukum Triade Dobereiner

Pada tahun 1829, seorang profesor kimia berjulukan Johan Wolfgang Dobereiner mengemukakan teori pengelompokkan unsur berdasarkan massa atom relatif. Beliau menyampaikan bahwa massa atom relatif strontium sangat akrab dengan massa rata-rata dari dua unsur yang ibarat dengan strontium.

Lebih lanjut Dobereiner menyampaikan bahwa setiap tiga unsur yang sifatnya mirip, maka massa atom (Ar) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata dari massa atom unsur pertama dan unsur ketiga.

Dobereiner mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kemiripan tersebut. Beliau membagi unsur menjadi kelompok tiga unsur yang disebut triade ialah Unsur pembentuk garam, unsur pembentuk alkali, dan unsur pembentuk alkali tanah. Hanya saja, dia tak berhasil menemukan cukup kaya triade.

#3 Hukum Oktaf Newlands

Seiring dengan berjalannya waktu, maka jumlah unsur yang ditemukan juga semakin kaya. Hukum Triade Dobereiner dianggap belum cukup untuk menjadi dasar pengelompokkan unsur. Selanjutnya pada 1863, seorang ilmuwan berjulukan Rowlands mengemukakan penemuannya yang disebut aturan Oktaf.

Newlands mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif. Dari pengamatan beliau, unsur yang berselisih 1 oktaf contohnya unsur pertama dan unsur kedelapan menyampaikan kemiripan sifat. Oleh alasannya itu, Ia pun mengurutkan unsur berdasarkan oktaf tersebut.

#4 Sistem Periodik Mendelev

Pada tahun berikutnya, ialah 1869, spesialis kimia berkebangsaan Rusia berjulukan Dmitri Ivanovich Mendelev mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Pengelompokkan Mendelev terbilang berhasil bahkan dia juga menyampaikan bahwa masih ada kaya unsur yang belum ditemukan.

Mendeleev menempatkan unsur-unsur yang terdapat kemiripan sifat dalam satu lajur vertikal yang disebut golongan dan menyusun unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif dalam satu lajur horizontal yang disebut periode.

Baca Juga:   Daya Hantar Listrik Pada Senyawa Ion Dan Kovalen Polar

#5 Sistem Periodik Modern

Sistem periodik modern dicetuskan oleh jago kimia berjulukan Henry Moseley pada tahun 1913. Beliau menarik sebuah kesimpulan seputar sistem periodik sesudah melaksanakan percobaan pengukuran panjang gelombang unsur memakai sinar-X.

unsur yang telah ditemukan di dalam sangat kaya PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK ATAU PENGELOMPOKKAN UNSUR

Menurut Moseley, urutan unsur-unsur dalam sistem periodik unsur Mendeleev sesuai dengan kenaikan nomor atomnya. Jadi, berdasarkan dia sifat dasar atom bukan didasari oleh massa tom relatif melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. Jadi, sistem periodik modern merupakan penyempurnaan sistem periodik Mendeleev.

Demikianlah pembahasan singkat seputar perkembangan sistem periodik unsur. Jika artikel ini bermanfaat silahkan bagikan kepada teman anda melalui tombol share yang tersedia.

You may also like