Home BAHAN BELAJAR KIMIA Perbedaan Larutan Elektrolit Besar Lengan Berkuasa Dan Elektrolit Lemah

Perbedaan Larutan Elektrolit Besar Lengan Berkuasa Dan Elektrolit Lemah

by CerdaskanKita

– Larutan Elektrolit Kuat dan Elektolit Lemah. Pada pembahasan sebelumnya telah dibahas seputar daya hantar listrik yang dimiliki oleh larutan elektrolit. Dari tanda-tanda yang ditimbulkan pada pengujian daya hantar listrik, larutan elektrolit kemudian dibedakan menjadi dua kelompok, ialah larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah. Kedua jenis larutan elektrolit tersebut terdapat sedikit perbedaan fundamental yang sanggup diamati melalui percobaan. Pada hari ini ini, Edutafsi akan membahas sedikit perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah.

A. Uji Hantaran Listrik

Uji hantaran listrik pada larutan bertujuan untuk mengetahui daya hantar listrik dari sedikit larutan. Dari pengujian tersebut kita sanggup mengetahui larutan apa saja yang sanggup menghantarkan listrik atau larutan apa yang tak sanggup menghantarkan listrik.

Melalui pengujian daya hantar listrik pada larutan, kita juga sanggup mengetahui larutan apa yang terdapat daya hantar listrik paling anggun di antara sedikit larutan. Hal itu sanggup diketahui melalui tanda-tanda yang ditimbulkan oleh masing-masing larutan yang diuji.

Secara garis besar, terdapat dua tanda-tanda yang pertanda adanya kemampuan menghantarkan listrik pada suatu larutan, yaitu:
1). Timbulnya gelembung gas di dalam larutan
2). Menyalanya lampu indikator.

Kedua tanda-tanda di atas merupakan tanda-tanda yang ditunjukkan oleh larutan elektrolit, ialah larutan yang sanggup menghantarkan arus listrik. Sedangkan larutan nonelektrolit tak menawarkan tanda-tanda timbulnya gelembung gas ataupun menyalanya lampu indikator.

Baca Juga:   Menentukan Nomor Atom, Nomor Massa Dan Jumlah Neutron

Setiap larutan elektrolit juga menawarkan tanda-tanda yang berbeda-beda baik dari segi jumlah gelembung gas ataupun nyala lampu indikator. Ada larutan elekrolit yang menghasilkan kaya gelembung gas dan nyala lampu jelas ada pula yang menghasilkan sedikit gelembung gas dengan nyala lampu redup.

Kedua perbedaan yang sanggup diamati secara eksklusif di dalam percobaan tersebutlah yang menjadi perbedaan fundamental antara larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah.

B. Perbandingan Larutan Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah

Larutan elektrolit merupakan larutan yang terdiri dari zat terlarut berupa zat elektrolit dan zat pelarut biasanya air. Larutan elektrolit kuat merupakan larutan elektrolit yang sanggup menghantarkan listrik dengan baik meskipun dengan konsentrasi yang relatif kecil.

Sedangkan larutan elektrolit lemah merupakan larutan elektrolit yang terdapat daya hantar listrik cenderung jelek meskipun dengan konsentrasi yang relatif besar. Pada konsentrasi yang sama, larutan elektrolit kuat terdapat daya hantar yang lebih baik dibanding elektrolit lemah.

Larutan elektrolit kuat merupakan larutan yang terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam pelarut air. Saat dilautkan, senyawa elektrolit kuat akan terurai tepat membentuk ion konkret (kation) dan ion negatif (anion).

Larutan elektrolit lemah merupakan larutan yang terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit lemah dalam pelarut air. Saat dilarutkan, senyawa elektrolit lemah hanya terurai sebagian sesampai kemudian jumlah ion yang dihasilkan tak sekaya larutan elektrolit kuat.

Dari ulasan di atas, maka sanggup ditarik sedikit poin yang membedakan larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah. Perbedaan tersebut sanggup dilihat dari segi daya hantar listrik, tanda-tanda yang ditimbulkan, dan insiden yang berlangsung di dalam larutan.

#1 Daya Hantar Listrik
Dari segi daya hantar listrik, larutan elektrolit kuat terdapat daya hantar listrik yang lebih baik daripada larutan elektrolit lemah. Larutan elektrolit kuat merupakan penghantar yang baik lagikan elektrolit lemah merupakan penghantar yang buruk.

Baca Juga:   Perbedaan Antara Larutan Elektrolit Dan Larutan Nonelektrolit

#2 Gelembung Gas
Pada percobaan daya hantar listrik, dalam larutan elektrolit kuat dihasilkan kaya gelembung gas lagikan pada larutan elektrolit lemah, jumlah gelembung yang dihasilkan lebih sedikit. Jumlah gelembung ini kuat pada daya hantar listrik.

#3 Nyala Lampu Indikator
Pada percobaan daya hantar listrik, larutan elektrolit kuat menghasilkan nyala lampu indikator yang lebih jelas lagikan pada larutan elektrolit lemah, nyala lampunya lebih redup. Hal ini berbanding lurus dengan jumlah gelembung gas yang ada dalam larutan.

#4 Pembentukan Ion (Ionisasi)
Dalam larutan elektrolit terjadi ionisasi tepat dimana senyawa elektrolit terurai tepat membentuk ion-ion. Sedangkan pada larutan elektrolit lemah, terjadi ionisasi sebagian sesampai kemudian jumlah ion yang bergerak bebas lebih sedikit dibanding elektrolit kuat. 

#5 Derajat Ionisasi
Derajat ionisasi merupakan perbandingan antara jumlah zat yang mengion dengan jumlah zat yang dilarutkan. Larutan elektrolit kuat terdapat derajat ionisasi sama dengan satu (α = 1) lagikan elektrolit lemah terdapat derajat ionisasi mendekati 1 (0 < α < 1).

 Larutan Elektrolit Kuat dan Elektolit Lemah PERBEDAAN LARUTAN ELEKTROLIT KUAT DAN ELEKTROLIT LEMAH

Dari data pengamatan pada tabel di atas, dapatkah anda memilih larutan nomor berapa yang merupakan elektrolit kuat? Ya, yang merupakan larutan elektrolit kuat merupakan larutan nomor 1.

Demikianlah pembahasan singkat seputar perbedaan antara larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman anda melalui tombol yang tersedia.

You may also like