Home ART Perbedaan Ciri-Ciri Musik Tradisional Dan Musik Modern

Perbedaan Ciri-Ciri Musik Tradisional Dan Musik Modern

by CerdaskanKita

– Seni musik tradisional dan musik modern. Seni musik merupakan seni menata suara menjadi suatu harmoni yang indah didengar. Seni musik lahir dan berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Perbedaan tatanan masyarakat dan penggunaan bahan yang berbeda melahirkan seni musik yang berbeda pula. Dua jenis seni musik yang paling kentara perbedaannya merupakan musik tradisional dan musik modern. Dari namanya saja kita sudah sanggup membayangkan bagaimana perbedaan antara musik tradisional dengan musik  modern. Perbedaan antara kedua jenis musik tersebut tak hanya terletak pada proses penciptaanya saja tenamun pada bermacam aspek ibarat bahasa yang digunakan, sejarah perkembangannya, sistem nada yang dipakai, tema yang digunakan, hingga kemudian fungsi dan tujuannya. Pada hari ini ini, Edutafsi akan membahas sedikit ciri-ciri seni musik tradisional dan seni musik modern untuk kemudian dibandingkan dan dilihat perbedaan antara keduanya.

A. Seni Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan musik yang berkembang di tempat sekitar dimana musik itu berasal. Dengan kata lain, musik tradisional muncul dan dikembangkan di suatu tempat dan menjadi salah satu ciri khas dari tempat tersebut.

Musik tradisional cederung bersifat mudah alasannya yaitu terbentuk dari budaya tempat setempat. Baik dari segi lagu inginpun instrumennya, musik tradisional masih terbilang mudah dan sangat mencerminkan kebudayaan yang dianut masyarakat tempat tersebut.

Karena terlahir dari kebudayaan tempat setempat, maka masing-masing tempat biasanya terdapat musik tradisional khas tempat yang berbeda satu sama lainnya. Baik dari alat yang diamainkan dan bahasa yang digunakan menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi tempat tersebut.

Baca Juga:   Cara Menggambar Pemandangan Padang Rumput Untuk Pemula

Beberapa musik tradisional di Indonesia antaralain musik Gondang dari Sumatera Utara, Talempong dari Sumatera Barat, Gambus dari Riau, Gambang Kromong dari Jakarta, Degung dari Jawa Barat, Gamelan dari Jawa dan Bali, dan sebagainya.

Ciri-ciri musik tradisional :
1). Menggunakan bahasa tempat setempat
2). Menggunakan alat musik tradisional
3). Gaya musik diadaptasi dengan adat-istiadat setempat
4). Umumnya digunakan untuk ritual adat
5). Cenderung mudah dan tak panjang
6). Disebarkan secara turun-temurun
7). Mengangkat tema kehidupan dan budaya setempat.

Baca juga : Jenis Seni Musik Berdasarkan Tatanan Masyarakat.

B. Seni Musik Modern

Musik modern merupakan musik yang berkembang di kalangan masyarakat modern. Musik modern meruakan musik yang terbaru sesudah zaman klasik. Musik modern cenderung luwes dan fleksibel serta melibatkan bermacam instrumen yang beragam.

Musik modern umumnya dibentuk dengan memakai tangga tujuh nada yang disebut tangga nada diantonis. Musik modern terdapat dokumen yang terperinci sesampai kemudian nama penciptanya pun diketahui secara pasti. Musik modern umumnya gampang terkenal dan gampang pula hilang.

Karena muncul dan berkembang di abad modern, musik modern umumnya cenderung menerima dampak dari bermacam budaya luar sesampai kemudian dipandang lebih maju dibanding musik tradisional. Musik modern juga menjadi salah satu hasil perkembangan peradaban dan teknologi.

Beberapa musik modern di Indonesia antaralain musik campursari yang berkembang dari musik keroncong, musik keroncong yang mendaat dampak dari musik Portugis, musik stambul menerima dampak dari Istambul, musik Seriousa, musik Langgam, dan musik Dangdut.

Ciri-ciri musik modern :
1). Menggunakan bahasa nasional
2). Menggunakan alat musik modern dan beragam
3). Gaya musik cenderung bebas dan tak terbatas
4). Umumnya digunakan sebagai sarana ekspresi dan hiburan
5). Cenderung memakai tempo cepat
6). Memiliki dokumen yang terperinci melalui salinan tertulis
7). Mengangkat tema umum kehidupan modern.

Baca Juga:   Kumpulan Soal Perihal Perlengkapan Bazar Dan Pagelaran Seni

C. Perbedaan Musik Tradisional dan Musik Modern

Musik tradisional dan musik modern intinya terdapat sedikit kesamaan contohnya sama-sama dihasilkan dari sebuah ungkapan atau ekspresi insan akan suara dan keindahan. Selain itu, keduanya juga sama-sama terdapat fungsi yang serupa contohnya sebagai sarana ekspresi, hiburan, edukasi, dan sebagainya.

Meski demikian, alasannya yaitu berkembang melalui proses dan masa yang berbeda, tentu musik tradisional dan musik modern juga mengatakan sedikit perbedaan yang signifikan. Berikut sedikit aspek yang membedakan musik tradisional dan musik modern.

#1 Sejarah Perkembangan
Dalam perkembangannya, musik tradisional dihasilkan melalui proses pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik untuk mengiringi suatu ritual inginpun sebagai media ekspresi dan hiburan. Musik tradisional sangat kental dengan nilai-nilai budaya masyarakat setempat dan merupakan jati diri madminrakat tersebut.

Berbeda dengan musik tradisional yang hadir sebagai pemenuhan kebutuhan, musik modern justru berkembang berdasarkan teknik komposisi dan praktek memainkan alat musik yang terus berkembang. Oleh alasannya yaitu itu, musik modern sanggup dikelompokkan berdasarkan zaman dan gaya musiknya.

#2 Penciptaannya
Karya musik tradisional umumnya dihasilkan berdasarkan permainan kolektif dalam sebuah kelompok musik. Dalam penciptaannya, musik tardisional cenderung terikat dan mencerminkan kebudayaan atau kepercayaan masyarakat setempat.

Berbeda halnya dengan musik modern yang biasanya dihasilkan oleh individu atau yang biasa disebut sebagai komponis. Dalam penciptaannya, komponis cenderung bebas menghasilkan karya musik modern dengan fatwa gaya yang ia sukai sesampai kemudian tak terikat pada kebudayaan tertentu.

#3 Tema yang Digunakan
Karena berkembang di masa tradisional dan dekat kaitannya dengan kebudayaan setempat, maka musik tradisonal tempat umumnya mengangkat tema-tema kehidupan contohnya pergaulan rakyat, aktivitas ekonomi rakyat, kondisi alam, adat istiadat, dan kepercayaan masyarakat setempat.

 Seni musik tradisional dan musik modern PERBEDAAN CIRI-CIRI MUSIK TRADISIONAL DAN MUSIK MODERN

Sebaliknya, pulang kampung modern yang berkembang di masa modern mengangkat tema yang lebih luas dan tak terbatas. Musik modern umumnya mengangkat tema yang lebih terkenal di kalangan masyarakat contohnya percintaan, persobatan, dan wawasan umum.

Baca Juga:   Pengertian Dan Jenis-Jenis Anutan Seni Lukis

#4 Sistem Nada
Musik tradisional umumnya memakai alat musik tradisional sesampai kemudian biasanya memakai sitem nada yang jaraknya tak sama. Karena jarak tak sama, maka dihasilkan tangga nada pentatonis yang cenderung simpel.

Sesuai dengan namanya, musik modern umumnya sudah memakai alat musik modern yang bermacam-macam sesuai dengan fatwa musiknya. Musik modern umumnya mengunakan sistem nada yang disusun berdasarkan frekuensi yang tetap dan jarak nada yang sama sesampai kemudian menghasilkan tangga nada diantonis dan kromatik.

#5 Dokumen dan Salinan
Dari segi dokumen, musik tradisional umumnya belum memiliki partitur sesampai kemudian tak terdapat dokumen secara pasti. Selain itu, nama pencipta juga jarang diketahui sesampai kemudian dalam penyebarannya, musik tradisional lebih mengandalkan penyebaran turun-temurun.

Berbeda dengan musik radisional, musik modern sudah terdapat partitur dan dokumen yang terang. Musik modern terdapat salinan tertulis dan terdapat nama pengarang atau pencipta. Penyebaran musik modern cenderung lebih luas melalui media ekspresi atau tulisan.

You may also like