Home Fisika Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus

Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus

by CerdaskanKita

Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus – Dalam ilmu Fisika terdapat bahan pembelajaran seputar tegangan permukaan. Materi ini terdapat rumus tegangan permukaannya juga. Lalu apa pengertian tegangan permukaan itu? Pada dasarnya pola tegangan permukaan sanggup dijumpai disekeliling kita. Misalnya saja air yang menetes keluar dari keran atau selang. Bagaimana bentuk tetesan air tersebut? Air yang menetes tersebut berbentuk bulatan bulatan air bukan? Hal inilah yang dinamakan dengan tegangan permukaan air. Adapula pola lainnya yaitu seekor nyamuk yang berada diatas permukaan air, namun nyamuk tersebut tak tenggelam. Inilah yang disebut dengan fenomena tegangan permukaan.

Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus
Contoh Tegangan Permukaan

Besarnya tegangan permukaan dipengaruhi oleh sedikit faktor menyerupai tekanan, kerapatan jenis cairan, suhu, konsentrasi zat terlarut dan massa jenis. Hal hal inilah yang menjadi dasar dalam perhitungan besar suatu tegangan permukaan. Nah pada hari ini kali ini admin akan membahas perihal pengertian tegangan permukaan kompleks dengan rumus tegangan permukaan. Untuk lebih terangnya sanggup anada baca di bawah ini.

Pengertian Tegangan Permukaan Lengkap Dengan Rumus

Pengertian tegangan permukaan adalah tarikan ke bawah atau gaya yang menimbulkan adanya kontraksi permukaan cairan sesampai lalu terlihat lentur inginpun tegang. Biasanya tegangan permukaan berkaitan dengan fluida (zat cair) yang sifatnya statis atau diam. Tegangan permukaan sanggup terjadi lantaran adanya gaya tarik menarik antara wadah disetiap muka cairan yang tak seimbang dengan molekul air itu sendiri. Gaya yang diperoleh tersebut berupa tetesan cairan kecil yang usang kelamaan akan naik menjadi cairan biasa pada pipa kapiler. Selain itu anda juga sanggup menghitungnya memakai rumus tegangan permukaan yang anda.

Baca juga : Cara Membaca Jangka Sorong Lengkap Dengan Contoh

Berdasarkan pengertian tegangan permukaan diatas sanggup kita peroleh sedikit faktor yang menghipnotis besar tegangan tersebut. Adapun sedikit faktor dalam penentuan besar tegangan permukaan adalah kerapatan, jenis cairan, massa jenis, suhu, konsentrasi zat terlarut dan tekanan. Contohnya semakin besar massa jenis suatu cairan maka semakin rapat pula jarak antar partikel pada cairan tersebut. Selain itu semakin besar molekul cairannya maka semakin besar pula tegangan permukaannya. Tingkat kerapatan seuatu partikel menghipnotis besarnya gaya yang dipakai untuk meretakkan permukaan cairannya. Kerapatan tersebut akan membuat gaya semakin berpengaruh dalan proses tarik menarik antar partikel.
Untuk mengitung besarnya tegangan permukaan sanggup memakai metode pipa kapiler, yakni pengukuran sudut kelengkungan dan tegangan permukaan mengguakan pipa berdiameter. Pipa tersebut dicelupkan pada salah satu ujungnya ke dalam permukaan fluida (zat cair). Setelah itu fluida akan naik ke permukaan dengan ketinggian tertentu. Selain itu adapula rumus tegangan permukaan yang sanggup dipakai untuk mengetahui besarnya tegangan itu sendiri yaitu:

Y = F/d

Keterangan:
Y = Tegangan Permukaan (N/m)
F = Gaya Tarik (N)
d = Panjang Permukaan (m)

Baca juga : Pengertian Pengukuran Dalam Fisika Beserta Contoh

Selain pengertian tegangan permukaan dan rumus tegangan permukaan di atas. Saya juga akan membagikan sedikit pola insiden yang berkaitan dengan tegangan permukaan pada zat cair Berikut sedikit contohnya:
  • Terapungnya jarum diatas permukaan zat cair.
  • Penurunan tegangan zat cair yang dipengaruhi oleh penggunaan sabun, dengan begitu badan sanggup lebih higienis dan air sanggup membasahi badan dengan sempurna.
  • Beberapa jenis serangga kecil yang sanggup hingga kemudianp dan berjalan dipermukaan air.
Sekian penterangan seputar pengertian tegangan permukaan dan rumus tegangan permukaan kompleks. Tegangan permukaan adalah tarikan ke bawah atau gaya yang menimbulkan adanya kontraksi permukaan cairan sesampai lalu terlihat lentur inginpun tegang. Semoga artikel ini sanggup menambah ilmu anda. Terima kasih.

Baca Juga:   Pengertian Dan Jenis Besaran Pokok Dan Besaran Turunan

You may also like