Home BAHAN BELAJAR KIMIA Pengertian, Sifat Dan Jenis Sinar Radiasi Zat Radioaktif

Pengertian, Sifat Dan Jenis Sinar Radiasi Zat Radioaktif

by CerdaskanKita

Sejarah radioaktif mulai berkembang dari percobaan-percobaan ilmuwan yang mencoba meneliti perihal sinar-sinar radioaktif. Perkembangan awal bermula saat Rontgen melaksanakan percobaan dengan sinar katode dan ditemukanlah sinar-X. Selanjutnya, Henry Becquerel memeriksa sinar-X dan menemukan tanda-tanda keradioaktifan. Dari percobaan Henry dikenal istilah radioaktivitas spontan. Percobaan selanjutnya dilakukan oleh Marie Curie. Bersama dengan suaminya, Marie berhasil menemukan unsur gres yang diberi nama radium. Penelitian Marie inilah yang menjadi cikal bakal radioaktif.

Pengertian Unsur atau Zat Radioaktif

Unsur atau zat radioaktif merupakan unsur atau zat yang inti atomnya tak stabil. Inti atom yang tak stabil disebut radionuklida. Suatu unsur dikatakan tak stabil apabila jumlah proton tak sama dengan jumlah elektronnya. Menurut Ernest Rutherford, inti atom yang tak stabil akan cenderung mengalami peluruhan radioaktif. 

Seiring dengan proses peluruhan, dari inti atom akan terpancar cahaya dan partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi yang menyebar ke segala arah. Penelitian yang dilakukan dengan memanfaatkan medan magnet berhasil mengatakan adanya tiga jenis radiasi nuklir ialah sinar alfa, beta, dan gamma.

Semua inti atom yang tak stabil akan memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi yang ada.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa sinar alfa merupakan inti Helium, sinar beta merupakan elektron, dan sinar gamma merupakan radiasi elektromagnetik dengan frekuensi lebih tinggi dari sinar X.

Sifat Zat Radioaktif

Secara umum, unsur radiaoktif terdapat sifat-sifat sebagai berikut :

  1. Memancarkan sinar radiasi
  2. Dapat menembus materi atau benda padat
  3. Dapat mengubah sifat materi yang dilaluinya
  4. Tidak mengalami perubahan identitas walaupun telah mengalami prose fisis dan kimia
Baca Juga:   Kecenderungan Afinitas Elektron Atom Unsur-Unsur Golongan Utama

Sinar-sinar radioaktif yang dipancarkan oleh unsur radioaktif terdapat sifat sebagai berikut :

  1. Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis
  2. Dapat menghitamkan pelat film
  3. Dapat mengionkan gas yang disinari
  4. Dapat menjadikan fluoresensi 
  5. Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar

Jenis dan Sifat Sinar Radioaktif

Sinar radioaktif yang dipancarkan oleh unsur radioaktif ada tiga jenis, ialah :

  1. Sinar Alfa (α)
    Sinar alfa merupakan sinar radiasi yang terdiri dari partikel-partikel bermuatan positif +2 dan massa atomnya 4. Karena muatan dan massa atom yang sama, sinar alfa disamakan dengan inti Helium. Massa partikel alfa merupakan 6,643 x 10-27 kg.

    Berikut sifat-sifat dari sinar alfa :

    • Merupakan inti Helium (He)
    • Bermuatan konkret 2 dan nomor massa 4
    • Daya tembusnya paling kecil dibanding beta dan gamma
    • Memiliki daya ionisasi paling besar
    • Kecepatan 1 – 10 persen kecepatan cahaya (± 107 m/s)
    • Dapat dibelokkan oleh medan listrik ke arah kutub negatif
    • Dapat dibelokkan oleh medan magnet
    • Pembelokkan oleh medan magnet dan medan listrik kurang ajam dibanding beta dan gamma lantaran massa sinar alfa lebih besar
    • Dapat mempengaruhi palt fotografi  
    • Dapat menjadikan fluoresensi pada materi fluorescent
    • Dapat mengionisasi gas yang dilaluinya
    • Dapat menghanscurkan sel hidup dan menjadikan kerusakan biologis
  1. Sinar Beta (β)
    Sinar beta merupakan berkas sinar yang terdiri dari dari partikel-partikel yang bermuatan negatif yang  identik dengan elektron. Partikel beta terdapat massa sebesar 9,1 x 10-31 kg.

    Berikut sedikit sifat sinar beta :

    • Identik dengan elektron
    • Bermuata negatif 1 bermassa sangat kecil
    • Daya tembusnya lebih besar daripada alfa 
    • Dapat menembus kertas alumunium setebal 2 – 3 mm
    • Daya ionisasi lebih kecil daripada alfa
    • Kecepatan ± 107 m/s
    • Dapat dibelokkan oleh medan listrik ke kutub positif
    • Dapat dibelokkan oleh medan magnet
    • Pembelokkan oleh medan magnet dan medan listrik lebih tajam dibanding alfa lantaran massa beta yang sangat kecil
    • Mempengaruhi pelat fotografi
    • Menyebabkan fluoresensi pada materi fluorescent
    • Dapat mengionisasi gas yang dilaluinya
    • Menghasilkan sinar X saat dilarang oleh logam yang memiliki nomor atom dan titik leleh tinggi contohnya tungsten
    • Dapat menjadikan kerusakan biologis yang lebih besar lantaran daya tembusnya lebih besar
  1. Sinar Gamma (γ)
    Sinar gamma merupakan radiasi elektromagnetik tak bermuatan yang dipancarkan oleh inti yang berada dalam kondisi energetik. Kecepatan sinar gamma sama dengan kecepatan cahaya.
    Berikut sedikit sifat sinar gamma :
    • Tidak bermuatan dan tak terdapat massa
    • Merupakan gelombang ekeltromagnetik
    • Daya tembusnya sangat besar, lebih besar dari alfa dan beta
    • Daya ionisasi sangat rendah dibanding alfa dan beta
    • Tidak sanggup dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnet
    • Mempengaruhi pelat fotrografi 
    • Menyebabkan fluoresensi pada materi fluorescent
    • Dapat terdifraksi oleh kristal
    • Dapat menjadikan kerusakan biologis yang sangat besar lantaran daya tembusnya besar

You may also like