Home Bahasa indonesia Pembahasan Un Bahasa Indonesia Perihal Kalimat Penjelas

Pembahasan Un Bahasa Indonesia Perihal Kalimat Penjelas

by CerdaskanKita

– Kalimat Penterang. Pembahasan soal ujian nasional bidang studi bahasa Indonesia perihal kalimat penterang untuk tingkat menengah atas. Dalam sebuah karangan atau paragraf, selain terdapat kalimat utama, terdapat pula sedikit kalimat penterang yang berfungsi memperterang kalimat utama. Kalimat penterang harus berafiliasi dengan kalimat utama atau topik pembicaraan supaya paragraf menjadi padu. Pada hari ini ini, edutafsi akan membahas sedikit soal perihal kalimat penterang yang pernah keluar dalam soal ujian nasional sebagai citra bagi murid untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional tahun ini.

Soal 1 : Menentukan Kalimat Penterang yang Tidak Padu

Cermati paragraf di bawah ini dengan seksama!
(1) Terjadinya kerusakan lingkungan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, lebih disebabkan masih lemahnya penegakan aturan di bidang lingkungan. (2) Bahkan, sedikit masalah yang benar-benar merusak lingkungan pun kadang luput dari jeratan hukum. (3) Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat, Ade Suhanda Adnawidjaja menyatakan secara ideal asus yang menyangkut lingkungan seharusnya ditangani pihak eksekutif. (4) Namun, hal itu tak sanggup dilakukan mengingat adanya keterbatasan kewenangan dan personel. (5) Oleh alasannya itu, penegakan aturan dalam bermacam bidang harus dilaksanakan secara bersih, transparan, dan profesional.

Kalimat penterang yang tak padu dalam paragraf di atas merupakan ….
A. Kalimat 1
B. Kalimat 2
C. Kalimat 3
D. Kalimat 4
E. Kalimat 5

Pembahasan :
Sebuah paragraf intinya merupakan rangkaian kalimat yang saling berafiliasi dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Di dalam sebuah paragraf terdapat gagasan utama dan gagasan penterang. Gagasan utama merupakan dasar pengembangan sebuah paragraf dan biasanya dituangkan dalam kalimat utama.

 Pembahasan soal ujian nasional bidang studi bahasa Indonesia perihal kalimat penterang unt PEMBAHASAN UN BAHASA INDONESIA TENTANG KALIMAT PENJELAS

Sedangkan gagasan pendukung merupaka gagasan yang berfungsi memperterang gagasan utama dan biasanya dituangkan ke dalam sedikit kalimat penterang. Antara kalimat utama dan kalimat penterang harus terdapat relevansi dan disusun sedemikian rupa supaya dihasilkan susunan yang padu sesampai kemudian paragraf terdapat satu kesatuan pokok pembahasan dan tak sumbang.

Kalimat tak padu merupakan kalimat yang tak mendukung ilham pokok atau melenceng dari topik pembahasan. Topik paragraf di atas merupakan “Lemahnya penegakan huku di bidang lingkungan”, dengan demikian kalimat yang tak padu merupakan kalimat kelima, yaitu “Oleh alasannya itu, penegakan aturan dalam bermacam bidang harus dilaksanakan secara bersih, transparan, dan profesional”.

Baca Juga:   8 Teladan Teks Anekdot Singkat Beserta Strukturnya

Jika diperhatikan, kalimat lima memang menyinggung duduk kasus penegakan hukum, namun tak secara spesifik memperterang duduk kasus penegakan aturan di bidang lingkungan. Kalimat tersebut lebih cocok apabila topiknya merupakan seputar pelaksanaan penegakan aturan di segala bidang. Lagipula kalimat tersebut cenderung merupakan final dan sama sekali tak menyimpulkan apa yang dibahas pada kalimat sebelumnya.

Jawaban : E

Soal 2 : Kalimat Penterang yang Sesuai dengan Topik

Bacalah topik dan urutan kalimat penterang berikut ini!
Topik : Keperingkatan Bangsa Amerika
Kalimat penterang :
(1). Indonesia mengirim cowok pelajar untuk berguru di Amerika demi kemajuan Indonesia di masa depan.
(2). Dalam dunia bisnis Amerika menduduki bermacam peringkat.
(3). Majalah populer menyerupai Fortune atau US News kerap menampilkan peringkat perbisnisan milik Amerika dan keuntungannya.
(4). Salah satu ciri khas bangsa Amerika merupakan kesukaannya meningkatkan peringkat prestasi dalam bidang apapun.
(5). Di Indonesia, bangsa Amerika kaya melaksanakan bisnis.

Kalimat penterang yang berafiliasi dengan topik tersebut merupakan ….
A. Kalima (1), (2), dan (3)
B. Kalimat (2), (3), dan (4)
C. Kalimat (3), (4), dan (5)
D. Kalimat (4), (2), dan (5)
E. Kalimat (5), (4), dan (3)

Pembahasan : 
Kalimat penterang merupakan kalimat yang mempunyai kandungan gagasan penterang, yaitu gagasan yang mendukung atau memperterang gagasan utama. Gagasan utama biasanya terkandung dalam topik. Topik yang dipakai merupakan keperingkatan Bangsa Amerika, sesampai kemudian yang dibicarakan merupakan seputar peringkat atau pencapaian Bangsa Amerika.

Dari kelima kalimat penterang yang diberikan, kalimat yang paling relevan dengan topik dan berfungsi memperterang gagasan utamanya merupakan kalimat (2), (3), dan (4). Ketiga kalimat tersebut menterangkan bagaimana peringkat dan kecenderungan bangsa Amerika dalam meningkatkan peringkat mereka. Sedangan kalimat (1) dan (5) tak relevan dengan topik sesampai kemudian kurang sempurna dipakai sebagai kalimat penterang. Jika dipakai dalam paragraf, kedua kalimat tersebut tak akan padu.

Jawaban : B

Soal 3 : Menentukan Kalimat Deskripsi sebagai Penterang

Perhatikan topik dan penggunaan sedikit kalimat penterang berikut ini!
Topik : Pantai Kuta
Kalimat peterang :
(1). Pantai ini terlihat terperinci alasannya letaknya hanya seratus meter dari jalan utama.
(2). Pantai Kuta terletak kurang lebih sepuluh kilometer dari sentra kota.
(3). Di pantai Kuta ini, terdapat dua daerah yang telah dikompleksi kemudahan penginapan.
(4). Pantai ini kerap dikunjungi wisatawan asing.

Baca Juga:   Model Soal Sbmptn Ragam Bahasa Baku Sintaksis 2

Urutan kalimat deskripsi yang sesuai dengan topik tersebut merupakan ….
A. (2), (1), (3), (4)
B. (1), (3), (2), (4)
C. (3), (2), (1), (4)
D. (2), (4), (1), (3)
E. (1), (3), (4), (2)

Pembahasan :
Karena topiknya merupakan pantai Kuta, maka gagasan utamanya merupakan seputar Pantai Kuta. Gagasan tersebut sanggup saja seputar letak, kondisi, atau suasana Pantai Kuta secara umum. Gagasan tersebut kemudian sanggup diperterang dengan gagasan penterang berupa kalimat-kalimat penterang yang lebih khusus atau detail terkait gagasan utamanya.

Keempat kalimat penterang yang dituliskan di atas terdapat relevansi dengan topik yang dipilih sesampai kemudian sudah sempurna digunaan sebagai penterang. Hanya saja, kita harus mengurutkan kalimat-kalimat tersebut supaya dihasilkan kalimat deskripsi, yaitu kalimat yang menggambarkan sesuatu dengan seterang-terangnya sesampai kemudian pembaca seakan-akan mengalami sendiri kejadian yang digambarkan.

Oleh alasannya itu, urutan kalimat harus diperhatikan sesampai kemudian informasi yang disampaikan menjadi lebih teratur dan gampang dipahami. Jika dilihat menurut alur dan keterkaitan antara kalimat yang satu dengan kalimat lainnya, maka urutan yang paling sempurna untuk mendeskripsikan Pantai Kuta merupakan (2), (1), (3), dan (4).

Penggambaran dimulai dengan menterangkan letak, fasilitas, kemudian suasana atau kondisinya. Kalimat (1) merupakan lanjutan dari kalimat (2) yaitu memperterang letak Pantai Kuta. Sedangkan kalimat (4) memperkuat kalimat (3), yaitu menterangkan bergotong-royong Pantai Kuta ramai dikunjungi oleh wisatawan dikarenakan telah terdapat kemudahan penginapan.

Jawaban : A

Soal 4 : Kalimat Penterang yang Kurang Tepat

Bacalah teks berikut ini dengan seksama!
(1) Objek wisata Pangandaran menyediakan transportasi rekreasi untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan pantai. (2) Wisatawan domestik inginpun mancanegara sanggup memakai transportasi untuk menikmati keindahan alam. (3) Di sepanjang tepi Pantai Pangandaran terlihat berjejer bahtera untuk disewakan. (4) Dengan biaya Rp 5.000,00 per orang, para wisatawan sanggup berputar di sekitar pantai dan meinkmati keindahan taman laut. (5) Para pedagang ikut meramaikan situasi pantai Pangandaran.

Kalimat penterang yang tak mendukung kalimat utama dalam paragraf tersebut merupakan ….
A. Kalimat 1
B. Kalimat 2
C. Kalimat 3
D. Kalimat 4
E. Kalimat 5

Pembahasan :
Sebagaimana yang telah dibahas pada soal sebelumnya, kalimat penterang merupakan kalimat yang mempunyai kandungan gagasan penterang dan berfungsi memperterang atau memperkuat kalimat utama, atau untuk berbagi topik pembicaraan. Sesuai dengan fungsinya, tentu kalimat penterang haruslah relevan dengan topik yang dibicarakan dan menterangkan gagasan utama yang ada pada kalimat (1).

Baca Juga:   12+ Pola Kata Pengantar Makalah, Tugas, Proposal, Dan Laporan

Teks di atas berbicara seputar kemudahan transportasi rekreasi yang disediakan di objek wisata Pangandaran. Jadi, fokus pembahasannya merupakan seputar transportasi tersebut, contohnya apa jenis transportasinya, siapa yang sanggup menggunakannya, dan untuk apa transportasi itu disediakan. Nah, gagasan penterang tersebut terdapat pada kalimat (2), (3), dan (4). Sedangkan kalimat (5) tak relevan dengan gagasan utama alasannya kalimat tersebut lebih menterangkan situasi Pantai Pangandaran daripada transportasinya.

Jawaban : E

Soal 5 : Mengidentifikasi Kalimat yang Sumbang

Bacalah paragraf berikut ini dengan seksama!
(1) Sebagai bangsa Indonesia, sudah semestinya kita mengenal tokoh-tokoh pahlawan, yaitu orang yang berjuang dan berjasa dalam membangun negara kita, Indonesia. (2) Di dalam sinetron yang ditayangkan di televisi, tokoh yang berjiwa hero tak digambarkan secara semestinya. (3) Kita sanggup mengenal tokoh hero bangsa melalui gosip atau kisah guru, buku-buku sejarah Indonesia atau biografinya. (4) Mengetahui tokoh dan perjuangannya sanggup menunjukkan keteladanan bagi kita. (5) Di samping itu, untuk menambah rasa patriotik.

Kalimat sumbang dalam paragraf di aats terdapat pada ….
A. Kalimat 1
B. Kalimat 2
C. Kalimat 3
D. Kalimat 4
E. Kalimat 5

Pembahasan :
Kalimat sumbang merupakan kalimat yang tak sesuai dengan rangkaian kalimat lain sesampai kemudian terlihat janggal dan melenceng dari topik yang dibicarakan. Paragraf di atas secara keseluruhan membicarakan seputar perilaku menghargai hero yang berjasa membangun negara. Tentu saja kata hero dimaksudkan untuk mereka yang telah berjuang dan rela berkorban demi meraih kemerdekaan.

Kalimat (1) merupakan kalimat utama yang mempunyai kandungan gagasa pokok dalam paragraf tersebut. Kalimat (3), (4), dan (5) merupakan kalimat penterang yang padu dan relevan menterangkan gagasan utamanya. Sedangkan kalimat (2) memang membahas seputar pahlawan, namun hero yang dimaksud berbeda dengan sosok hero yang berjuang melawan penjajah. Jadi, kalimat sumbang dalam paragraf di atas merupakan kalimat 2.

Jawaban :  B

Demikialah pembahasan sedikit soal ujian nasional bidang studi bahasa Indonesia perihal kalimat penterang atau kalimat pendukung. Jika pembahasan soal ujian nasional ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share di bawah ini. Terimakasih.

You may also like