Home PEMBAHASAN UN FISIKA Pembahasan Soal Un Fisika Wacana Aturan Ohm

Pembahasan Soal Un Fisika Wacana Aturan Ohm

by CerdaskanKita
Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar berbanding lurus dengan besar beda potensial dan berbanding terbalik dengan besar hambatan. Related topics :
  1. Rumus Umum Listrik Statis 
  2. Rangkaian Resistor
  3. Hukum Kirchhoff
  4. Rangkaian Seri RLC
Hukum Ohm merupakan sebuah teori yang menterangkan kekerabatan antara besar lengan berkuasa arus, tegangan, dan resistansi. Berdasarkan aturan Ohm, semakin besar tegangan yang diberikan maka akan semakin besar besar lengan berkuasa arus yang dihasilkan.

Sebaliknya, apabila resistansi atau nilai kendala yang dimiliki kawat penghantar semakin besar, maka besar lengan berkuasa arus yang dihasilkan akan semakin kecil. Secara matematis, aturan Ohm sanggup ditulis sebagai berikut :

V = I.R

Dengan :
V = besar tegangan (V)
I = besar lengan berkuasa arus yang mengalir (A)
R = besar kendala (Ω)

Kumpulan Soal UN 

  1. (UN 2008/2009) Perhatikan rangkaian listrik ibarat pada gambar. Kuat arus yang terukut pada amperemeter merupakan ….
    A. 0,1 Ampere D. 1,5 Ampere
    B. 0,5 Ampere E. 3,0 Ampere
    C. 1 Ampere

     Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar ber PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA TENTANG HUKUM OHM

    Pembahasan :
    Sesuai dengan aturan Ohm :
    V = I.R
    ⇒ 1,5 = I (R + rd)
    ⇒ 1,5 = I (1,4 + 0,1)
    ⇒ 1,5 = 1,5 I
    ⇒ I = 1 Ampere (Opsi C).

  2. (UN 2005/2006) Perhatikan gambar di bawah ini!
     Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar ber PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA TENTANG HUKUM OHM

    Jika amperemeter mengatakan skala 0,6 A, maka nilai yang terukur pada voltmeter merupakan ….

    A. 1,5 volt D. 6,2 volt
    B. 3,4 volt E. 7,4 volt
    C. 4,5 volt

    Pembahasan :
    Besar tegangan yang akan terukur oleh voltmeter merupakan hasil kalai besar lengan berkuasa arus dengan besar kendala total. Jadi, kita cari terlebih dahulu besar kendala totalnya.

     1 = 1 + 1
    Rp 4 8
     1 = 2 + 1
    Rp 8 8
     1 = 3
    Rp 8

    Rp = 8
    Rp = 2,67 Ω
     
    Maka besar kendala totalnya :
    R total = Rp + R
    ⇒ R total = 2,67 + 3
    ⇒ R total = 5,67 Ω.

    Sesuai dengan aturan Ohm, maka besar tegangan yang terukur voltmeter merupakan :
    V = I.Rtotal
    ⇒ V = 0,6 (5,67)
    ⇒ V = 3,402 volt (opsi B).

  3. (UN 2006/2007) Perhatikan gambar di bawah. Jika sebuah kendala yang nilainya 4R dirangkaikan secara pararel pada titik P dan Q, maka nilai arus listrik pada rangkaian akan menjadi ….
    A. 2 Ampere D. 6 Ampere
    B. 3 Ampere E. 9 Ampere
    C. 4 Ampere

     Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar ber PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA TENTANG HUKUM OHM

    Pembahasan :
    Sebelum kendala 4R dipasang, maka sanggup kita hitung berapa besar hambatannya sebagai berikut :
    V = I.Rs
    ⇒ 12 = 3 (2R + 2R)
    ⇒ 12 = 3 (4R)
    ⇒ R = 1 Ω.

    Setelah kendala 4R dirangkai, maka rangkaian akan menjadi ibarat gambar di bawah ini.

     Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar ber PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA TENTANG HUKUM OHM

    Besar kendala total dari rangkaian di atas merupakan

     1 = 1 + 1
    Rp 4 4
     1 = 2
    Rp 4
     1 = 1
    Rp 2

    Rp = 2 Ω

    Sesuai dengan aturan Ohm, maka besar lengan berkuasa arusnya menjadi :
    V = I.Rtotal
    ⇒ V = I.Rp
    ⇒ 12 = I (2)
    ⇒ I = 6 Ampere (Opsi D).

  4. (UN 2007/2008) Jika voltmeter mengatakan nilai 1 volt, maka nilai kendala R merupakan ….
    A. 7 Ω D. 22 Ω
    B. 11 Ω E. 25 Ω
    C. 17 Ω

     Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir melalui suatu kawat penghantar ber PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA TENTANG HUKUM OHM

    Pembahasan :
    Voltmeter yang dipasang pada rangkaian akan mengatakan besar tegangan pada ujung-unjung kendala 2 ohm. Karena ketiga kendala disusun seri, maka besar lengan berkuasa arus yang mengalir di setiap resistor merupakan sama besar. Oleh alasannya ialah itu, kita cari terlebih dahulu besar lengan berkuasa arus yang mnegalir dalam rangkaian.

    Berdasarkan aturan Ohm :
    V = I.R total
    12 = I (R + 5 + 2)
    12 = I (R + 7)

    I =    12
    (R + 7)

    Besar tegangan yang terukur voltmeter :
    V = I. R2

    1 =    12 .(2)
    (R + 7)

    R + 7 = 24
    R = 24 – 7
    R = 17 Ω (Opsi C).

Baca Juga:   Soal Dan Pembahasan Analisis Vektor

You may also like