Home PEMBAHASAN SBMPTN KIMIA Pembahasan Soal Sbmptn Kimia Termokimia

Pembahasan Soal Sbmptn Kimia Termokimia

by CerdaskanKita

Pembahasan soal SBMPTN bidang study kimia ihwal termokimia ini mencakup sedikit subtopik dalam belahan termokimia yaitu entalpi dan perubahan entalpi, jenis reaksi kalor menurut reaksi sistem terhadap lingkungan, reaksi endoterm, reaksi eksoterm, perbedaan antara endoterm dan eksoterm, jenis-jenis kalor menurut reaksi yang terjadi, aturan termodinamika, entalpi pembentukan, aturan Hess, energi ikatan rata-rata, dan kalorimeter. Dari sedikit soal yang pernah keluar dalam soal SBMPTN bidang study kimia, model soal ihwal termokimia yang kerap keluar antara lain memilih kalor pembentukan suatu zat apabila perubahan entalpinya diketahui, memilih energi ikatan rata-rata, memilih besar perubahan entalpi suatu reaksi kimia, memilih jumlah kalor yang dilepaskan pada reaksi pembakaran gas hidrokarbon, memilih diagram tingat energi yang sesuai, dan memilih kalor sublimasi suatu senyawa.

Soal 1
Diketahui :
CS2 + 3O2 → CO2  + 2SO2 ; ΔH = -1110 kJ
CO2 → C + O2 ; ΔH = +394kJ
SO2 → S + O2 ; ΔH = +297 kJ
Maka kalor pembentukan CS2 merupakan …
A. +122 kJ
B. -122 kJ
C. +419 kJ
D. -419 kJ
E. +906 kJ

Pembahasan :
Langkah pengerjaan
1. Balik persamaan kedua, ΔH jadi negatif
2. Balik dan kali dua persamaan ketiga, ΔH jadi negatif dan dikali 2
3. Balik persamaan pertama, ΔH jadi positif
4. Jumlahkan ΔH

Tahapan pembentukan CS2 :

C + O2CO2 ΔH = -394 kJ
2S + 2O22SO2 ΔH = -594 kJ
CO2  + 2SO2 → CS2 + 3O2 ΔH = +1110 kJ
C + 2S → CS2 ΔH = +122 kJ
Jawaban : A

Soal 2
Jika proses penguraian H2O ke dalam atom-atomnya memerlukan energi sebesar 220 kkal/mol, maka energi ikatan rata-rata O-H merupakan …
A. +220 kJ
B.-220 kJ
C. +110 kJ
D. -110 kJ
E. +55 kJ

Pembahasan :
Energi ikatan rata-rata O-H

⇒ O-H = +220
2

⇒ O-H = +110 kkal/mol

Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Kimia Senyawa Organik.

Soal 3
Diketahui persamaan termokimia berikut:
2NO(g) + O2(g) → N2O4(g); ΔH = a kJ
NO(g) + ½O2 → NO2(g) ; ΔH = b kJ
Besarnya ΔH untuk reaksi N2O4(g) → 2NO2(g) merupakan …
A. (a + b) kJ
B. (a – 2b) kJ
C. (a + 2b) kJ
D. (-a + 2b) kJ
E. (2a + b) kJ

Baca Juga:   Pembahasan Soal Sbmptn Kimia Senyawa Organik

Pembahasan :
Langkah pengerjaan
1. Balik persamaan pertama, ΔH jadi negatif
2. Kali dua persamaan kedua, ΔH dikali 2
3. Jumlahkan ΔH

Tahapan pembentukan CS2 :

N2O4(g) → 2NO(g) + O2(g)  ΔH = -a kJ
2NO(g) + O2 → 2NO2(g) ΔH = +2b kJ
N2O4(g) → 2NO2(g) ΔH = (-a + 2b) kJ
Jawaban : C

Soal 4
Pernyataan yang benar untuk reaksi
2CO(g) + O2(g) → 2CO2(g), H = x kJ
merupakan …
A. Kalor pembentuk CO = 2x kJ/mol
B. Kalor penguraian CO = x kJ/mol
C. Kalor pembakaran CO = 2x kJ/mol
D. Kalor pembakaran CO = ½x kJ/mol
E. Kalor pembentukan CO2 = ½x kJ/mol

Pembahasan :
Reaksi di atas merupakan reaksi pembaaran karbonmonoksida dan menghasilkan karbondioksida. Pada reaksi tersebut dibakar dua mol karbondioksida, jadi untuk 1 mol karbondioksida kalor pembakarannya merupakan ½x kJ/mol.

Reaksinya:
2CO(g) + O2(g) → 2CO2(g), H = x kJ
CO(g) + ½O2(g) → CO2(g), H = ½x kJ

Jawaban : D

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Kimia Reaksi Senyawa Karbon.

Soal 5
Diketahui entalpi pembentukan H2O(l) = -285 kJ/mol, CO2(g) = -393 kJ/mol, dan C2H2(g) = +227 kJ/mol. Jumlah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 0,52 gram gas C2H2 (Mr = 26) merupakan …
A. 25,96 kJ
B. 47,06 kJ
C. 67,49 kJ
D. 90,50 kJ
E. 129,80 kJ

Pembahasan :
Reaksi pembakaran 1 mol C2H2
C2H2 + 5/2O2(g) → 2CO2 + H2O

Kalor pembakaran 1 mol C2H2
⇒ ΔHf = ΔH hasil – ΔH pereaksi
⇒ ΔHf = {2(-393) + 285)} – (227 + 0)
⇒ ΔHf = -1071 – 227
⇒ ΔHf = -1298 kJ/mol

Kalor pembakaran 0,52 gram C2H2
⇒ ΔHf = 0,52/26 (-1298)
⇒ ΔHf = -25,96 kJ

Jadi, jumlah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 0,52 gram gas C2H2 (Mr = 26) merupakan 25,96 kJ.

Jawaban : A

Soal 6
Yang sanggup disebut kalor pembentukan merupakan kalor reaksi dari …
A. CO(g) + ½O2(g) → CO2(g)
B. 2S(s) + 3O2(g) → 2SO3(g)
C. Ag+(aq) + Cl(aq) → AgCl(s)
D. Ag(s) + ½N2(g) + 3/2O2(g) → AgNO3(g)
E. SO2(g) + ½O2(g) → SO3(g)

Baca Juga:   Pembahasan Soal Sbmptn Kimia Konsentrasi Larutan

Pembahasan :
Kalor pembentukan merupakan kalor yang diharapkan atau dilepaskan pada pembentukan 1 mol suatu zat dari unsur-unsurnya secara pribadi pada suhu dan tekanan normal.

Ciri kalor pembentukan merupakan pada pereaksi hanya ada unsur-unsur yang bangkit sendiri. Dari kelima reaksi di opsi jawaban, kalor reaksi yang sanggup disebut kalor pembentukan merupakan reaksi keempat.
Ag(s) + ½N2(g) + 3/2O2(g) → AgNO3(g)

Opsi balasan kedua tak disebut sebagai kalor pembentukan alasannya yaitu pada reaksi tersebut dihasilkan 2 mol SO3(g). Sedangkan opsi C menunjukkan ikatan ion.

Jawaban : D

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Kimia Inti dan Radioaktivitas.

Soal 7
Untuk membentuk 1 mol Ca(OH)2(aq) dari CaO(s) dan H2O(l) dilepaskan kalor sekaya 258 kJ. Diagram tingkat energi yang sesuai dengan pernyataan tersebut merupakan …

(A) E Ca(OH)2(aq)
  ↓ ΔH = -258 kJ
CaO(s) + H2O(l)
(B) E CaO(s) + H2O(l)
  ↓ ΔH = +258 kJ
Ca(OH)2(aq)
(C) E CaO(s) + H2O(l)
  ↑ ΔH = +258 kJ
Ca(OH)2(aq)
(D) E CaO(s) + H2O(l)
  ↓ ΔH = -258 kJ
Ca(OH)2(aq)
(E) E Ca(OH)2(aq)
  ↑ ΔH = +258 kJ
CaO(s) + H2O(l)

Pembahasan :
Pada soal diterangkan bahwa reaksi  pembentukan 1 mol Ca(OH)2(aq) dari CaO(s) dan H2O(l) dilepaskan kalor sekaya 258 kJ, artinya reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm (ΔH = -).

Karena perubahan entalpinya berharga negatif maka energi produk menjadi lebih rendah daripada energi reaktan. Dengan demikian, diagram tingkat energi yang sempurna merupakan:

(D) E CaO(s) + H2O(l)
  ↓ ΔH = -258 kJ
Ca(OH)2(aq)
Jawaban : D

Soal 8
Diketahui reaksi
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) ; ΔH = -483,6 kJ
Pernyataan berikut yang benar merupakan …
1. Perubahan entalpi pembentukan uap air 483,6 kJ
2. Pembentukan 1 mol uap air diharapkan 241,8 kJ
3. Pembakaran 1 mol gas hidrogen diharapkan 241,8 kJ
4. Pembentukan 2 mol uap air dilepaskan 483,6 kJ

Pembahasan :
Pada reaksi di atas sanggup kita lihat dihasilkan 2 mol uap air (H2O). Jadi, reaksi di atas merupakan reaksi pembentukan 2 mol uap air.

Baca Juga:   Kumpulan Model Soal Sbmptn Kimia Ihwal Stoikiometri

Pada reaksi tersebut diketahui harga perubahan entalpinya bernilai negatif. Artinya, pada reaksi pembentukan 2 mol uap air, dilepaskan kalor sebesar 483,6 kJ.

Jika untuk membentuk 2 mol uap air dilepaskan kalor sebesar 483,6 kJ, maka pada pembentukan 1 mol uap air akan dilepasan kalor sebesar 241,8 kJ.

Jadi, opsi yang benar hanya opsi 4.

Jawaban : D

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Kimia Kesetimbangan Reaksi.

Soal 9
Bila 2,30 g dimetileter (Mr = 46) dibakar pada tekanan tetap, kalor yang dilepaskan merupakan 82,5 kJ. Berdasarkan data ini, kalor pembakaran dimetileter merupakan …
A. -413 kJ/mol
B. +825 kJ/mol
C. -825 kJ/mol
D. +1650 kJ/mol
E. -1650 kJ/mol

Pembahasan :
Jumlah mol dimetileter

⇒ n dimetileter = gram
mr
⇒ n dimetileter = 2,30
46

⇒ n dimetileter = 0,05 mol

Karena untuk 1 mol dimetileter dilepaskan 82,5 kJ (Q = 82,5 kJ), maka untuk 0,05 mol dimetileter dilepaskan:

⇒ ΔH = -82,5
0,05

⇒ ΔH = -1650 kJ/mol

Kalor pembakaran dimetileter:
⇒ H = -ΔH
⇒ H = 1650 kJ/mol

Jawaban : D

Soal 10
X dan Y merupakan dua unsur gas yang sanggup membentuk senyawa XY sebagai reaksi:
X2(g) + Y2(g) → 2XY(g); ΔH = a kJ
X2(g) + Y2(g) → 2XY(l); ΔH = b kJ
X2(g) + Y2(g) → 2XY(s); ΔH = c kJ
Kalor sublimasi senyawa XY (kJ/mol) pada penurunan temperatur merupakan …
A. ½(c – 1)
B. c – a
C. ½(a – c)
D. a – c
E. a – b – c

Pembahasan :
Sublimasi merupakan perubahan wujud zat dari padat pribadi ke keadaan gas atau sebaliknya tanpa melalui keadaan cair. Kaprikornus sublimasi senyawa XY merupakan XY(s) → XY(g).

Langkah pengerjaan :
1. Persamaan pertama tetap
2. Balik persamaan ketiga, ΔH jadi negatif
3. Jumlahkan ΔH

Tahapan pembentukan CS2 :

X2(g) + Y2(g) → 2XY(g)  ΔH = a kJ
2XY(s) → X2(g) + Y2(g)  ΔH = -c kJ
2XY(s) → 2XY(g) ΔH = (a – c) kJ

Pada reaksi di atas dihasilkan 2 mol XY(g). Jadi, untuk 1 mol XY(g) merupakan:
XY(s) → XY(g); ΔH = ½(a – c) kJ

Jawaban : C

You may also like