Home Bahasa indonesia Mengubah Warta Nonverbal Menjadi Warta Verbal

Mengubah Warta Nonverbal Menjadi Warta Verbal

by CerdaskanKita

Informasi merupakan segala sesuatu yang mempunyai kandungan ekspresi atau pesan yang sanggup ditafsirkan. Informasi sanggup disampaikan melalui bermacam media mulai dari tulisan, lisan, gambar, grafik, hingga kemudian simbol-simbol tertentu. Di periode teknologi menyerupai kini ini, informasi menjadi salah satu kebutuhan yang terus berkembang dan diperlukan oleh semua kalangan. Manusia memanfaatkan bermacam media dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan mereka akan informasi. Kebutuhan akan informasi berkaitan dengan kebutuhan insan akan hiburan dan ilmu pengetahuan. Manusia cenderung mencari informasi untuk menjawab bermacam pertanyaan atau persoalan yang lagi dihadapi. Dalam penyampaiannya, informasi tak selalu dinyatakan dengan satu atau sedikit kalimat, namun sanggup pula dinyatakan dengan gambar, simbol, diagram, grafik, dan sebagainya. Nah, menurut bentuk penyajian ini, informasi sanggup dibedakan menjadi sedikit bentuk. Pada hari ini ini kita akan membahas sedikit bentuk informasi dan cara menyatakan informasi tertentu ke dalam bentuk informasi lainnya.

Informasi Verbal dan Nonverbal

Secara garis besar, apabila dilihat menurut penyajiannya, maka informasi sanggup dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Informasi Verbal
2. informasi nonverbal

Informasi verbal merupakan informasi yang dinyatakan dengan kata-kata atau kalimat. Informasi verbal biasanya disaapabilan memakai sedikit kalimat yang disusun sedemikian rupa sesampai kemudian membentuk paragraf yang padu. Informasi verbal umumnya kita temukan dalam sebuah karangan atau ihwal baik itu ihwal verbal inginpun ihwal tulis.

Karena dinyatakan dengan kata-kata atau kalimat yang terang, maka informasi verbal cenderung lebih gampang dipahami daripada informasi nonverbal. Informasi verbal yang disaapabilan dalam bentuk kalimat atau paragraf umumnya memaparkan secara gamblang pesan atau gagasan yang ingin disampaikan.

Informasi nonverbal merupakan informasi yang dinyatakan dalam bentuk visual berupa gambar, grafik, diagram, bagan, matriks, tabel, dan simbol tertentu. Informasi nonverbal biasanya terdapat ciri-ciri atau keterangan tertentu dan memerlukan pengamatan khusus.

Karena didominasi oleh bentuk visual, informasi nonverbal relatif lebih sulit dipahami. Hal itu terjadi alasannya yaitu sebagian besar informasi nonverbal disaapabilan secara singkat dan kurang gamblang sesampai kemudian membutuhkan daypikir lebih untuk menafsirkan pesannya.

Baca Juga:   8 Rujukan Teks Laporan Hasil Observasi Pada Tumbuhan, Hewan, Alam Dan Lingkungan Lengkap

Sebagai perbandingan, coba amati sebuah ihwal yang menyaapabilan informasi verbal dalam bentuk paragraf dan informasi nonverbal berupa grafik. Seringkali, kita harus membaca gagasan dalam paragraf terlebih dahulu semoga sanggup membaca informasi di dalam grafik yang bersangkutan.

Baca juga : Memahami Makna Kata & Melatih Kemampuan Berbicara.

Meskipun sebagian besar informasi nonverbal cenderung lebih sulit dipahami, namun informasi noverbal juga terdapat sedikit keunggulan dibandingkan informasi verbal. Informasi nonverbal sanggup memaparkan suatu gagasan dengan lebih singkat dibanding informasi verbal.

Dengan kata lain, dengan memakai bentuk visual, kita sanggup menyaapabilan informasi secara lebih singkat dibandingkan dengan memakai kalimat. Kita sanggup mengubah sedikit paragraf yang panjang menjadi sebuah grafik atau diagram yang simpel tanpa mengurangi pesan atau gagasan yang ingin disampaikan.

Selain itu, informasi nonverbal dalam bentuk diagram yang dikompleksi dengan gambar akan terlihat lebih menarik. Jika diagram disaapabilan secara teratur dengan pengurutan yang tepat, maka informasi nonverbal tersebut akan cenderung lebih gampang dipahami alasannya yaitu lebih singkat, padat, dan terang.

Bentuk Informasi Nonverbal

Dalam informasi nonverbal dikenal dua istilah yang umum yaitu informasi numerik dan informasi grafik. Informasi numerik merupakan informasi yang disaapabilan dalam bentuk angka lagikan informasi grafik merupakan informasi yang disaapabilan dalam bentuk grafik atau tabel.

Informasi nonverbal biasanya dipakai sebagai penterang, penunjuk, peringkas, atau sebagai pendukung gagasan. Bentuk yang umum dipakai untuk menyaapabilan informasi nonverbal antara lain tabel, grafik, diagram, bagan, peta, denah, dan matriks.

#1 Tabel 
Tabel merupakan daftar berisi sejumlah informasi atau ikhtisar yang terdiri dari kolom, baris, kata, dan angka. Informasi dalam tabel disaapabilan secara bersistem atau berurut ke bawah dalam lajur atau deret tertentu sesuai dengan kategori kolom atau barisnya.

Berdasarkan penyajiaannya, tabel dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
1. Tabel vertikal
2. tabel horizontal

Tabel horizontal merupakan tabel yang menyaapabilan besaran di kolom pertama (sebelah kiri) secara berurutan di tiap barisnya lagikan data berupa angka disaapabilan secara horizontal tersusun dari kiri ke kanan.

Baca Juga:   Pengertian Majas Sinekdoke Beserta Teladan (Pars Pro Toto Dan Totem Pro Parie)

Tabel vertikal merupakan tabel yang menyaapabilan besaran di baris pertama (bagian atas) secara berurutan di tiap kolomnya lagikan data berupa angka disaapabilan secara vertikal tersusun dari atas ke bawah.

Baca juga : Jenis-jenis Penalaran Deduktif dan Penalaran Induktif.

#2 Grafik 
Grafik merupakan citra yang menunjukkan kekerabatan antara dua besaran atau data yang melibatkan titik-titik dan garis. Grafik menunjukkan citra pasang surut atau naik turunnya suatu keadaan menurut data masing-masing besaran. Biasanya, grafik dibentuk menurut data dalam tabel.

Secara garis besar, grafik dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Grafik garis
2. Grafik batang
3. Grafik bundar

Grafik garis merupakan grafik yang menyaapabilan citra naik turunnya data dalam bentuk garis yang dihubungkan dari titik-titik data secara berurutan. Grafik garis umumnya dipakai untuk melihat perubahan atau perkembangan dari waktu ke waktu.

Grafik batang merupakan grafik yang menyaapabilan citra naik turunnya data dalam bentuk balok atau batang. Jenis grafik ini biasanya dipakai untuk melihat perbedaan tingkatan atau nilai dari sedikit aspek melalui perbedaan tinggi batang.

Grafik bundar merupakan grafik yang menyaapabilan citra naik turunnya data dalam bentuk lingkaran. Grafik bundar biasanya dipakai untuk melihat persentase masing-masing aspek dari nilai keseluruhan.

#3 Diagram
Diagram merupakan citra yang dipakai untuk menunjukkan atau pertanda sesuatu. Diagram biasanya memakai sedikit alat bantu menyerupai garis, tanda panah, gambar, penomoran, dan sebagainya.

Berikut sedikit jenis diagram yang umum digunakan:
1. Diagram alir : pertanda tahapan pelaksanaan
2. Diagram balok : dinyatakan dalam bentuk balok tiga dimensi
3. Diagram gambar : dikompleksi dengan gambar
4. Diagram garis : memakai garis atau kurva
5. Diagram bundar : membagi dan menghubungkan segmen dalam bentuk lingkaran
6. Diagram cabang : menunjukkan kekerabatan gagasan secara bercabang
7. Diagram pohon : citra visual penyebaran secara hierarki
8. Diagram bias : menggambarkan kejadian dengan bidang atau kolom
9. Diagram peta : penggambaran menurut peta
10. Diagram silsilah : citra visual kekerabatan kekerabatan

#4 Bagan
Bagan merupakan citra secara analisis dan statistik seputar suatu proses yang terjadi. Bagan merupakan rancangan, skema, atau alat peraga grafis yang dipakai untuk menyaapabilan data semoga lebih gampang ditafsirkan.

Baca Juga:   4 Pola Teks Dongeng Sejarah Singkat Beserta Strukturnya (5W1h)

#5 Peta 
Peta merupakan gambar atau lukisan pada kertas atau media lainnya yang menunjukkan letak geografis suatu wilayah, letak tanah, sungai, pegunungan, dan sebagainya. Peta merupakan representasi melalui gambar dari suatu tempat yang menyatakan sifat, batas, sifat permukaan, dan sebagainya.

Baca juga : Cara Merumuskan Kesimpulan Secara Deduktif dan Induktif.

#6 Denah 
Denah merupakan gambar yang menunjukkan letak kota, gedung, jalan, gambar rancangan bangunan, dan sebagainya. Denah biasanya dipakai untuk menunjukkan letak atau keberadaan seluruh aspek yang terdapat di suatu wilayah semoga lebih gampang ditemukan contohnya denah ruang ujian.

#7 Matriks 
Matriks merupakan tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran (terdiri dari baris dan kolom) sesampai kemudian butir-butir uraian yang diisikan sanggup dibaca dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

Mengubah Informasi Verbal ke Informasi Nonverbal

Untuk tujuan praktis, adakalanya kita harus mengubah informasi verbal menjadi informasi nonverbal. Untuk mengubah atau mengalihkan informasi verbal ke dalam bentuk visual, berikut sedikit langkah yang sanggup kita lakukan:
1. Mencermati isi dan konsep informasi
2. Memastikan efektivitas visualisasi
3. Menentukan bentuk visual yang paling sesuai
4. Memilih lambang, bentuk, atau warna yang tepat
5. Membuat visualisasi sesuai konsep
6. Mekompleksi visualisasi dengan keterangan yang diperlukan

Mengubah Informasi Nonverbal ke Informasi Verbal

Dalam upaya pemahaman, adakalanya kita harus mengubah informasi nonverbal menjadi informasi verbal. Untuk mengubah atau mengalihkan informasi nonverbal ke dalam bentuk kalimat, berikut sedikit langkah yang sanggup kita lakukan:
1. Mencermati informasi nonverbal secara keseluruhan
2. Membaca judul dan subjudul
3. Mencermati penggunaan simbol dan keterangannya
4. Mencermati kata, frasa, dan angka dalam informasi nonverbal
5. Menafsirkan kekerabatan makna antar bab dan keseluruhan
6. Merumuskan kekerabatan makna antar bab dalam bentuk verbal
7. Merumuskan kesimpulan dalam bentuk kalimat.

Baca juga : Langkah-langkah Menyusun Karangan yang Baik.

You may also like