Home BAHAN BELAJAR FISIKA Menentukan Sifat Bayangan Pada Cermin Cekung Dengan Rumus Umum

Menentukan Sifat Bayangan Pada Cermin Cekung Dengan Rumus Umum

by CerdaskanKita

– Sifat Bayangan yang Dihasilan Cermin Cekung Berdasarkan Jarak Bayangan (s’). Menentukan sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin cekung merupakan salah satu subtopik yang cukup kerap dibahas dan bahan ini cukup kerap muncul dalam soal ujian. Pada hari ini sebelumnya, edutafsi telah membahas bagaimana cara memilih sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin cekung dengan cara melukiskan pembentukan bayangannya. Sebelumnya juga telah dibahas bagaimana cara cepat memilih sifat bayangan hanya dengan melihat posisi bendanya. Pada hari ini ini, edutafsi akan membahas satu lagi cara memilih sifat bayangan, ialah dengan memakai rumus.

Salah satu rumus yang sanggup kita manfaatkan untuk memilih sifat bayangan merupakan rumus perbesaran bayangan. Ketika kita memilih perbesaran bayangan dengan rumus perbesaran, maka sesungguhnya kita secara tak eksklusif tak hanya memilih apakah bayangannya diperbesar atau diperkecil, tenamun juga memilih sifat bayangan yang dihasilkan.

Mengapa demikian? Karena ketika memilih perbesaran bayangan, biasanya sebelum memakai rumus perbesaran, kita terlebih dahulu memilih berapa jarak bayanan yang dihasilkan oleh cermin tersebut. Jarak bayangan yang dihasilkan oleh cermin cekung sanggup ditentukan dengan memakai rumus umum.

Rumus yang dimaksud merupakan rumus umum untuk cermin lengkung. Rumus umum ini mengatakan hubungan antara jarak fokus cermin, jarak benda, dan jarak bayangan. Setelah jarak bayangan dihasilkan, sesungguhnya kita sudah sanggup memilih sifat bayangan tanpa harus memilih perbesarannya lagi. Bagaimana caranya?

A. Rumus Umum Cermin Lengkung

Pada cermin lengkung (cekung dan cembung) terdapat hubungan yang teratur antara posisi benda dan posisi bayangan yang dibuat oleh cermin. Hubungan antara jarak benda, jarak bayangan, dan jarak fokus tersebut secara matematis sanggup ditulis sebagai berikut :

Baca Juga:   Kecepatan Awal Benda Pada Gerak Vertikal Ke Atas
1  +  1  = 1
s s’ f

Keterangan :
s = jarak benda ke sentra cermin (cm)
s’ = jarak bayangan ke sentra cermin (cm)
f = jarak fokus cermin (cm).

Persamaan umum di atas sanggup dibuktikan secara eksak dengan memakai geometri sinar tiba dan sinar pantul pada cermin cekung. Rumum ini tak hanya berlaku untuk cermin cekung, tenamun juga berlaku untuk cermin cembung. Hanya saja harus diperhatikan harga fokusnya.

Sebagaimana yang pernah dibahas pada sedikit artikel sebelumnya, cermin cekung merupakan cermin positif lantaran titik fokus dan titik sentra kelengkungan berada di depan cermin. Oleh lantaran itu, jarak fokus pada cermin cekung bernilai positif.

Untuk memilih sifat bayangan (letak, orientasi, ukuran, dan jenisnya) dengan memakai rumus umum, yang harus kita kuasai merupakan sedikit perjanjian seputar tanda untuk sedikit besaran. Berikut edutafsi lampirkan pembahasan seputar perjanjian tanda untuk rumus umum cermin lengkung.

Baca juga : Perjanjian Tanda pada Rumus Umum Cermin Lengkung.

B. Cara Menentukan Sifat Bayangan dengan Rumus Umum

Sebenarnya, cara memilih sifat bayangan dengan rumus ini maksudnya merupakan memilih sifat bayangan dengan cara menghitung jarak bayangan dari cermin. Namun, lantaran pada sebagian besar soal penentuan sifat bayangan tak diketahui jarak bayangan, maka harus dipakai rumus umum terlebih dahulu untuk menentukannya.

Secara umum, terdapat empat sifat bayangan yang dibahas, ialah :
1). Letak bayangan : di depan atau belakang cermin?
2). Jenis bayangan : maya atau nyata?
3). Orientasi bayangan : tegak atau terbalik?
4). Ukuran bayangan : diperbesar, diperkecil, atau tetap?

Menentukan sifat bayangan dengan rumus umum sanggup dilakukan untuk model soal yang pada soalnya diketahui jarak benda dan jarak fokus cermin ( s dan f diketahui). Langkah pertama yang dilakukan merupakan memilih jarak bayangan (s’) yang dihasilkan oleh cermin dengan rumus umum di atas.

Baca Juga:   Momentum Linear Dan Impuls Gaya

Setelah jarak bayangan diperoleh, maka sifat bayangan yang terbentuk sanggup ditentukan. Adapun sedikit ketentuan dalam memilih sifat bayangan merupakan sebagai berikut :
1). Jika s’ positif → bayangan di depan cermin, konkret dan terbalik
2). Jika s’ negatif → bayangan di belakang cermin, maya, dan tegak
3). Jika |s’| < |s| → bayangan diperkecil
4). Jika |s’| = |s| → bayangan tetap (ukuran sama dengan benda)
5). Jika |s’| > |s| → bayangan diperbesar.

Contoh :
Sebuah benda diletakkan pada jarak 20 cm di depan cermin cekung yang terdapat jarak fokus 8 cm. Tentukanlah sifat bayangan yang terbentuk!

 Sifat Bayangan yang Dihasilan Cermin Cekung Berdasarkan Jarak Bayangan  MENENTUKAN SIFAT BAYANGAN PADA CERMIN CEKUNG DENGAN RUMUS UMUM

Pembahasan :
Dik : s = 20 cm, f = 8 cm
Dit : sifat bayangan = … ?

Dengan memakai rumus umum di atas, diperoleh :
⇒ 1/s + 1/s’ = 1/f
⇒ 1/s’ = 1/f – 1/s
⇒ 1/s’ = 1/8 – 1/20
⇒ 1/s’ = 5/40 – 2/40
⇒ 1/s’ = (5 – 2)/40
⇒ 1/s’ = 3/40
⇒ s’ = 40/3
⇒ s’ = 13,3 cm

Berdasarkan perhitungan, diperoleh data :
1). s’ bernilai positif → bayangan di depan cermin, konkret dan terbalik
2). |s’| < |s| → bayangan diperkecil.

Jadi, sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin cekung tersebut merupakan terletak di depan cermin, nyata, terbalik, dan diperkecil.

Pada tumpuan di atas, kita memanfaatkan hubungan antara jarak benda dengan jarak bayangan untuk memilih sifat bayangan yang terbentuk. Lalu bagaimana dengan jari-jari kelengkungan cermin? Apakah jari-jari kelengkungan cermin sanggup dimanfaatkan untuk memilih sifat bayangan yang terbentuk? Simak pembahasannya di bawah ini.

Baca juga : Hubungan Jarak Fokus dan Jari Kelengkungan.

Demikianlah pembahasan singkat seputar cara memilih sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin cekung menurut harga s’ beserta tumpuan soalnya. Jika pembahasan ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share di bawah ini.

Baca Juga:   Kumpulan Rumus Dan Rangkuman Teori Kinetik Gas

You may also like