Home BAHAN BELAJAR FISIKA Menentukan Percepatan Pada Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

Menentukan Percepatan Pada Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

by CerdaskanKita

Percepatan merupakan besaran yang menyatakan laju perubahan kecepatan suatu benda dikala bergerak. Menentukan percepatan benda merupakan salah satu model soal yang umum keluar dalam pembahasan gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Besar percepatan yang dialami oleh benda sebanding dengan besar perubahan kecepatannya. Jika benda tak mengalami percepatan, maka kecepatan benda akan tetap. Pada gerak lurus berubah beraturan, kecepatan benda berubah secara teratur lantaran benda mengalami percepatan konstan. Pada hari ini ini, Bahan berguru sekolah akan membahas bagaimana cara memilih percepatan benda menurut besaran-besaran yang diketahui dalam soal. Tapi sebelum itu, ada baiknya apabila kita melihat rumus dasar percepatan pada GLBB.

Konsep Dasar Percepatan

Percepatan suatu benda menyatakan laju perubahan kecepatan benda dalam satuan waktu tertentu. Perubahan kecepatan mencakup dua hal yang paling umum, ialah peningkatan atau penurunan kecepatan. Ketika kecepatan benda meningkat, maka benda dikatakan mengalami percepatan. Sebaliknya, dikala kecepatan menurun, berarti benda mengalami perlambatan.

Berdasarkan nilai atau cara kerjanya, percepatan dibedakan menjadi dua macam, ialah :
1). Percepatan positif (+a) : mempercepat gerak benda
2). Percepatan negatif (-a) : memperlambat gerak benda.

Rumus Percepatan:

a = ΔV  = Vt – Vo
Δt t

Keterangan :
a = percepatan benda (m/s2)
ΔV = perubahan kecepatan (m/s)
Δt = perubahan waktu (s)
Vt = kecepatan benda pada titik tertentu (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s).

Percepatan yang bernilai positif umumnya dikenal sebagai percepatan. Percepatan positif timbul jawaban gaya tertentu yang bekerja searah dengan arah gerak sesampai lalu kecepatan benda semakin bertambah. Akibat percepatan, kecepatan benda pada titik tertentu akan lebih besar dari kecepatan awalnya (Vt > Vo).

Percepatan merupakan besaran yang menyatakan laju perubahan kecepatan suatu benda dikala berger MENENTUKAN PERCEPATAN PADA GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN GLBB

Sebaliknya, percepatan yang bernilai negatif dikenal sebagai perlambatan. Perlambatan timbul lantaran adanya gaya tertentu yang bekerja berlawanan arah dengan arah gerak sesampai lalu gaya tersebut menghambat gerak benda. Akibatnya, kecepatan benda menurun. Dalam hal ini, kecepatan benda pada titik tertentu akan lebih kecil dari kecepatan awalnya (Vt < Vo).

Baca Juga:   Kecepatan Sehabis T Detik Pada Gerak Vertikal Ke Atas

Tanda positif dan negatif pada percepatan ini sangat penting untuk dipahami lantaran apabila salah memakai tanda dalam rumus maka perhitungan akan salah. Salah satu cara untuk memeriksanya merupakan dengan melihat besar kecepatan awal dan besar kecepatan benda sesudah t detik.

Jika benda mengalami percepatan positif, berarti benda dipercepat. Itu artinya kecepatannya bertambah. Dengan demikian, dalam perhitungan besar kecepatan benda sesudah t detik harus lebih besar dari kecepatan awalnya. Jika pada perhitungan nilai Vt lebih kecil dari Vo padahal benda mengalami percepatan, maka tanda dalam rumus atau perhitungan kita masih salah.

Begitupula apabila benda mengalami percepatan negatif. Jika benda diperlambat, kecepatan sesudah t detik menjadi lebih kecil dari kecepatan awalnya. Jadi, apabila pada perhitungan kita peroleh nilai Vt lebih besar dari Vo padahal benda mengalami perlambatan, berarti ada yang salah dalam rumus atau perhitungan kita.

Baca juga : Menentukan Besar Kecepatan Awal pada GLBB.

Rumus Menentukan Percepatan Benda pada GLBB

Percepatan yang dialami oleh suatu benda pada gerak lurus berubah beraturan, sanggup ditentukan dengan memakai rumus-rumus dasar GLBB sesuai dengan besaran-besaran apa saja yang diketahui. Untuk mengingat kembali, berikut tiga rumus dasar GLBB:
1). Vt = Vo ± at
2). Vt2 = Vo2 ± 2as
3). s = Vo.t ± ½at2

Keterangan:
Vt = kecepatan sesudah t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = usang benda bergerak (s).

Penggunaan tanda tambah dan tanda kurang (±) bergantung pada nilai percepatannya. Jika benda dipercepat, gunakan tanda tambah. Jika benda diperlambat, gunakan tanda kurang.

#1 Perubahan Kecepatan dan Waktu Diketahui
Jika besar kecepatan benda sesudah t detik, kecepatan awal benda, dan usang benda bergerak diketahui dalam soal, maka percepatan benda sanggup ditentukan dengan rumus pertama GLBB atau dengan rumus percepatan yang dibahas di atas.

Baca Juga:   Sinar Istimewa Dan Pembentukan Bayangan Pada Cermin Cekung

Contoh 1 :
Sebuah benda mula-mula bergerak dengan kecepatan 20 m/s. Pada detik ke-4, kecepatan benda menjelma 36 m/s. Tentukanlah percepatan yang dialami oleh benda tersebut.

Pembahasan :
Dik : Vt = 36 m/s, Vo = 20 m/s, t = 4 s
Dit : a = …. ?

Pada soal diketahui bahwa besar kecepatan sesudah t detik lebih besar dari kecepatan awalnya. Itu artinya, benda mengalami percepatan (+a). Kaprikornus rumusnya memakai tanda tambah sebagai berikut.

Percepatan benda:
⇒ Vt = Vo + at
⇒ 36 = 20 + a(4)
⇒ 36 – 20 = 4a
⇒ 16 = 4a
⇒ a = 4 m/s2.

Jadi, percepatan benda tersebut merupakan 4 m/s2.

Contoh 2 :
Sebuah benda bergerak lurus berubah beraturan dengan kecepatan mula-mula 16 m/s. Jika pada detik ke-8 kecepatan benda sama dengan 4 kali kecepatan awalnya, maka tentukanlah percepatan benda tersebut.

Pembahasan :
Dik : t = 8 s, Vo = 16 m/s, Vt = 4Vo
Dit : a = … ?

Percepatan benda:
⇒ a = ΔV/Δt
⇒ a = (Vt – Vo)/(8 – 0)
⇒ a = (4Vo – Vo)/8
⇒ a = 3Vo/8
⇒ a = 3(16)/8
⇒ a = 48/8
⇒ a = 6 m/s2.

Jadi, percepatan benda tersebut merupakan 6 m/s2.

#2 Kecepatan Awal, Perpindahan, dan Waktu Diketahui
Jika kecepatan awal, perpindahan benda, dan usang benda bergerak diketahui, maka percepatan benda sanggup dihitung memakai rumus ketiga GLBB.

Contoh soal:
Sebuah kendaraan beroda empat bergerak lurus berubah beraturan dengan kecepatan awal 40 m/s. Jika dalam waktu 4 detik kendaraan beroda empat sanggup menempuh jarak sejauh 60 meter, maka tentukanlah percepatan mobil.

Pembahasan :
Dik : Vo = 40 m/s, s = 60 m, t = 4 s
Dit : a = … ?

Percepatan mobil:
⇒ s = Vo.t + ½at2
⇒ 60 = 40(4) + ½a (4)2
⇒ 60 = 160 + 8a
⇒ 60 – 160 = 8a
⇒ -100 = 8a
⇒ a = -12,5 m/s2.

Karena nilai percepatannya negatif, berarti kendaraan beroda empat diperlambat dengan perlambatan sebesar 12,5 m/s2.

Baca Juga:   Hukum Pemantulan Cahaya Dan Jenis-Jenis Pemantulan

#3 Kecepatan Awal, Kecepatan Setelah t detik, dan Perpindahan Diketahui
Jika kecepatan awal, kecepatan sesudah t detik, dan besar perpindahan benda diketahui dalam soal, maka besar percepatan benda sanggup dihitung dengan rumus kedua GLBB.

Contoh soal:
Sebuah benda dipercepat sesampai lalu kecepatannya berubah dari 20 m/s menjadi 40 m/s. Jika dalam kurun waktu tersebut benda berpindah sejauh 60 meter, maka tentukan percepatan benda.

Pembahasan :
Dik : Vt = 40 m/s, Vo = 20 m/s, s = 60 m
Dit : a = … ?

Perhatikan bahwa Vt > Vo maka benda mengalami percepatan positif (+a). Jadi, pada rumus gunakan tanda tambah sebagai berikut.

Percepatan benda:
⇒ Vt2 = Vo2 + 2as
⇒ 402 = 202 + 2a (60)
⇒ 1600 = 400 + 120a
⇒ 1600 – 400 = 120a
⇒ 1200 = 120a
⇒ a = 10 m/s2.

Jadi, percepatan benda tersebut merupakan 10 m/s2.

Baca juga : Kecepatan Sesaat Benda di Tititk Tertentu pada GLBB.

You may also like