Home MANA LEBIH BAGUS Mana Lebih Bagus: Makan Pakai Tangan Atau Sendok?

Mana Lebih Bagus: Makan Pakai Tangan Atau Sendok?

by CerdaskanKita

– Tatacara Makan yang Paling Baik. Hai Sobat Tafsi, berdasarkan Kalian, mana yang lebih anggun makan menggunakan tangan atau makan menggunakan alat? Sebagian dari kita cukup lebih suka makan menggunakan tangan alasannya yaitu terasa lebih nikmat dan leluasa, namun sebagian lagi cukup lebih suka menggunakan alat bantu mirip sendok atau sumpit alasannya yaitu lebih higienis.

Nah, selain alasan kebiasaan dan problem selera, bergotong-royong ada gak sih imbas dari alat yang kita gunakan ketika menyantap makanan?

Apakah cara makan kita yang menggunakan tangan lebih baik dibanding makan menggunakan sendok atau alat makan lainnya?

Pertanyaan ini cukup tak terlalu penting bagi sebagian orang alasannya yaitu apapun alatnya toh kuliner yang akan diolah di perut tetaplah sama.

Tidak peduli apa alatnya, yang penting kuliner yang akan dimakan terdapat kandungan nutrisi yang cukup untuk kesehatan tubuh.

Pemikiran tersebut tak salah namun tak sepenuhnya juga benar. Karena bagaimanapun, cara kita makan sedikit kayanya akan menawarkan pengaruh.

Nah, pada hari ini ini, edutafsi akan mencoba mengulas sedikit pandangan seputar imbas alat makan yang dipakai terhadap kesehatan.

Tentu saja ulasan kali ini sifatnya hanyalah sebagai informasi, bukan tawaran atau keharusan yang harus diikuti oleh pembaca sesobat semua.

Pengaruh Budaya Terhadap Cara Makan

Kalau Sobat Tafsi perhatikan cara makan insan secara umum dipengaruhi oleh bermacam faktor dan salah satunya merupakan faktor kebudayaan.

Budaya yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya menjadikan cara makannya juga cenderung berbeda termasuk alat yang digunakan.

Sebagai contoh, kita yang tinggal di Indonesia secara umum makan menggunakan tangan atau alat bantu makan berupa sendok atau garpu.

Sedangkan mereka yang tinggal di Asia Timur mirip China dan Korea secara umum menggunakan alat bantu berupa sumpit.

Berbeda pula dengan orang yang tinggal di wilayah Barat. Orang Barat cenderung menggunakan garpu dan pisau ketika makan.

Penggunaan alat makan yang berbeda ini ternyata juga berkaitan pribadi dengan cara insan dalam menyaapabilan makanannya.

Di Indonesia, kuliner pokok yaitu nasi biasanya disaapabilan di dalam piring dan dicampur dengan sayur serta lauknya ketika makan.

Porsi nasinya secara umum akan lebih kaya dibanding sayur dan lauknya. Gak pakai nasi gak kenyang. Begitulah kebiasaan kita.

Sementara mereka yang tinggal di Asia Timur biasanya menyaapabilan nasi, sayur, dan lauknya ke dalam sedikit wadah yang berbeda.

Nasi biasanya disaapabilan ke dalam sebuah mangkuk berukuran kecil dan porsinya juga tak terlalu kaya diubahsuaikan dengan sayur dan lauknya.

Cara penyajian dan penggunaan alat makan yang berbeda ini ternyata besar lengan berkuasa pada durasi makan kita secara umum.

Kita yang makan menggunakan tangan atau sendok cenderung lebih mudah mengambil kuliner sehinga sanggup makan dengan relatif lebih cepat.

Sementara mereka yang menggunakan sumpit biasanya hanya mengambil kuliner dalam jumlah yang sedikit sesampai kemudian proses makannya lebih perlahan.

Lalu, apakah hal itu menghipnotis kesehatan tubuh? Untuk menjawabnya, mari kita lanjutkan ulasan pada potongan di bawah ini.

Baca Juga:   Mengapa Kilat Terlihat Lebih Dulu Sebelum Terdengar Petir?

Makan Menggunakan Tangan

Bagi Sobat Tafsi yang muslim tentu sudah paham seputar tawaran Nabi Muhammad untuk makan dan minum menggunakan tangan kanan.

Tentu saja tawaran tersebut tak serta merta diikuti hanya alasannya yaitu alasan budaya atau kebiasaan. Tenamun keuntungannya pun sudah terbukti secara ilmiah.

Agar manfaat makan dengan tangan lebih optimal, tentu saja kita harus menjaga kebersihan tangan sebelum dan setelah makan.

Memastikan tangan dalam kondisi bersih dan membiasakan diri mencuci tangan sebelum makan merupakan hal penting yang harus dilakukan.

#1 Kelebihan Makan Menggunakan Tangan

Tidak hanya menawarkan kenikmatan tersendiri, makan menggunakan tangan (kanan) ternyata menawarkan sedikit manfaat yang baik untuk tubuh.

1). Membantu Kita Mengenali Kondisi Makanan
Makan dengan menggunakan tangan berarti kita melibatkan indera peraba yang ada pada tangan sesampai kemudian sanggup membantu mengenali kuliner yang akan dimakan.

Dengan tangan kita sanggup mencicipi tekstur, bentuk, hinga suhu dari kuliner tersebut. Ini menawarkan kita citra seputar kuliner tersebut.

Dengan tangan kita sanggup memilih potongan mana yang sanggup dimakan ketika itu. Jadi, dalam hal ini tangan berfungsi sebagai filter alami.

Ketika tangan menyentuh kuliner yang masih terlalu panas atau terlalu keras, maka kita sanggup menyisihkannya terlebih dahulu.

Beda halnya apabila kita makan menggunakan sendok. Kita kecukupan akan memasukkan kuliner yang masih cukup panas ke dalam mulut.

2). Meningkatkan Kinerja Pencernaan
Di tangan insan bergotong-royong tak hanya ada kuman-kuman jahat tenamun ada juga basil baik yang sanggup membantu kita melawan virus berbahaya.

Selain itu, basil baik yang ada pada tangan sanggup membantu menjaga kesehatan mulut, tenggorokan, usus, dan sistem pencernaan makanan.

Tangan mempunyai kandungan enzim RNAase yang disekresikan oleh tangan kita. Enzim ini berfungsi untuk membantu kekebalan badan dan melindungi badan dari basil jahat.

Khasiat ini tak akan kita rasakan apabila kita makan menggunakan alat bantu mirip sendok, garpu, ataupun sumpit alasannya yaitu basil baik tak masuk.

Ketika kita makan menggunakan tangan, sebuah sinyal akan dikirim ke pikiran kita yang memicu pelepasan enzim dan cairan pencernaan.

#2 Kekurangan Makan dengan Tangan

Kekurangan makan menggunakan tangan bergotong-royong tergantung pada pribadi masing-masing, terutama bagaimana seseorang menjaga kebersihan tubuhnya.

1). Cenderung Kurang Higienis
Banyak orang yang enggan makan menggunakan tangan alasannya yaitu alasan kebersihan. Mereka beropini makan menggunakan tangan tak atau kurang higienis.

Ya, memang jika difikir-fikir, tangan merupakan potongan badan yang aktif dipakai dalam beraktivitas sesampai kemudian kecukupan tangan akan menjadi kotor dan berkuman.

Mencuci tangan dengan air saja cukup tak akan cukup membuat tangan benar-benar bersih sesampai kemudian makan dengan tangan menjadi kurang higienis.

Makan dengan tangan yang tak bersih (tak bersih ketika basuh tangan) sanggup menjadikan gangguan pencernaan akhir kuman yang ikut tertelan.

Tapi balik lagi, kekurangan ini bergotong-royong tergantung ke pribadi masing-masing, Kalau kita sanggup memastikan kebersihan tentu tak akan masalah.

2). Memicu Makan Secara Berlebihan
Kekurangan lain yang sanggup timbul ketika makan menggunakan tangan merupakan adanya kecenderungan untuk makan secara berlebihan.

Bagi sebagain orang, makan dengan tangan menawarkan kenikmatan tersendiri sesampai kemudian kadangkala membuat seseorang lupa diri.

Saking lezat dan mudahnya mengambil kuliner dengan tangan, seseorang sanggup saja menjadi makan secara berlebihan atau kata kasarnya menjadi rakus.

Baca Juga:   Mengapa Orang Menguap Ketika Mengantuk?

Apalagi jika kuliner yang dihidangkan enak, dalam waktu sedikit menit sanggup tambo sedikit kali hingga perutnya kepenuhan.

Kebiasaan makan mirip ini tentu tak anggun untuk kesehatan. Tapi sekali lagi, semuanya sangat tergantung pada pribadi masing-masing.

Baca juga : Almamater Versus Prestasi: Mana yang Lebih Unggul?

Makan Menggunakan Sendok atau Garpu

Salah satu alasan kaya orang lebih suka makan menggunakan sendok merupakan alasannya yaitu sendok dinilai lebih mudah dan bersih dibanding menggunakan tangan.

Sendok merupakan alat makan yang berbentuk panjang dengan salah satu potongan ujungnya berbentuk bundar atau lonjong dan cekung ke dalam.

Sendok biasanya satu set dengan garpu, yaitu alat makan yang bentuknya mirip sendok namun potongan yang cekung diubah menjadi tiga atau empat lempengan.

Sendok makan umumnya terbuat dari materi kayu, logam, plastik, ataupu paduan. Di Indoneisa, sendok termasuk perkompleksan dapur yang wajib dimiliki.

#1 Kelebihan Makan Menggunakan Sendok

1). Cenderung Lebih Higienis
Makan menggunakan sendok memang cenderung lebih bersih dibandingkan makan menggunakan tangan yang notabenenya aktif dipakai beraktivitas.

Sendok yang segera dibersihkan begitu akhir dipakai dan disimpan pada daerah yang bersih tentu lebih terjamin kebersihannya.

Jika kebersihannya lebih terjamin, tentu kesehatan badan akan lebih terjaga dari gangguan kuman penyebab penyakit yang biasanya melekat di tangan.

2). Dapat Menjangkau Beragam Wujud Makanan
Ketika makan menggunakan tangan, biasanya kita hanya sanggup menjangkau makanan-makanan yang strukturnya agak keras atau tak terlalu encer.

Makanan berkuah mirip sup dan bubur cukup bukanlah kuliner yang cocok untuk dimakan menggunakan tangan yang cakupannya terbatas.

Berbeda halnya apabila kita makan menggunakan sendok atau garpu. Hampir semua jenis dan bentuk kuliner sanggup dimakan menggunakan sendok.

Mulai dari nasi, mie, sambal, sup, sayur, bubur, daging, dan jenis kuliner lainnya, sanggup disantap dengan dukungan sendok dan garpu.

Ketika tangan Sobat Tafsi terluka, makan dengan tangan cukup membuat tangan terasa perih. Tapi dengan sendok, hal itu bukanlah masalah.

#2 Kekurangan Makan Menggunakan Sendok

Dalam kondisi tertentu, sendok cukup lebih bersih dibanding tangan. Akan tenamun dalam sedikit keadaan lain, sendok sanggup pula tak higienis.

Jika sendok dibersihkan dengan cara yang tak benar dan diletakkan di daerah yang tak tepat, sanggup jadi sendok tetap mempunyai kandungan basil jahat yang menempel.

Sendok yang disimpan di daerah terbuka, terdapat peluang untuk disentuh atau dijilat oleh binatang mirip cicak atau pun tikus sesampai kemudian tak bersih lagi.

Sendok yang terbuat dari materi logam atau pun plastik dalam kondisi tertentu justru mempunyai kandungan materi yang berbahaya bagi tubuh.

Selain itu, penggunaan sendok yang berulang-ulang dan oleh kaya orang, membuka kecukupan terjadinya penularan penyakit.

Makan Menggunakan Sumpit

Sumpit merupakan alat makan yang terdiri dari dua batang yang sama panjang dengan bentu yang sama yaitu sedikit lebih lancip di potongan ujungnya.

Sumpit dahulunya terbuat dari kayu atau bambu, namun kini sudah diproduksi dengan bermacam materi mirip logam, gading, atau palstik.

Permukaan sumpit telah dilapisi dengan lapisan tertentu (seperti pernis atau cat) biar tak melukasi bibir ketika dipakai untuk makan.

#1 Cara Menggunakan Sumpit

Bagi mereka yang tak biasa menggunakan sumpit, makan dengan sumpit cukup menjadi sesuatu hal yang sulit dan menjengkelkan.

Tapi bagi mereka yang sudah biasa menggunakannya, tentu saja makan dengan sumpit sama mudahnya mirip makan menggunakan sendok.

Baca Juga:   Mengapa Bulan Terlihat Jelas Di Malam Hari?

Cara menggunakan sumpit:
1). Sumpit pertama dipegang mirip memegang pensil
2). Sumpit kedua diletakkan di antara jari tengah dan jari manis
3). Usahakan biar kedua sumpit sejajar

Posisi kedua sumpit sanggup dikatakan benar apabila Sobat Tafsi sanggup menggerakan sumpit pertama ke atas dan ke bawah secara berulang-ulang.

Saat menggerakkan sumpit pertama, posisi sumpit kedua merupakan dalam keadaan diam. Buat celah antara kedua sumpit untuk menjepit makanan.

Buat Sobat Tafsi yang sudah biasa makan mie tiaw atau berkunjung ke rumah makan Chinese niscaya sudah biasa menggunakan sumpit.

#2 Khasiat Makan dengan Sumpit

Orang China, Korea, atau Jepang yang makan menggunakan sumpit biasanya menyaapabilan kuliner dalam bentuk potongan-potongan yang relatif kecil.

Makanan mentah yang dipotong-potong kecil lebih mudah masak dibanding kuliner berukuran besar sesampai kemudian relatif lebih ekonomis materi bakar.

1). Membantu Kinerja Sistem Pencernaan
Selain hemat, kuliner yang berukuran kecil memudahkan kita untuk mengunyah dan mencernanya sesampai kemudian nutrisinya juga mudah diserap.

Beda halnya apabila makanannya berukuran besar (ditambah kebiasaan yang malas mengunyah, pribadi telan aja) sudah niscaya kuliner lebih sulit dicerna.

Selain itu, ketika menggunakan sumpit, jumlah kuliner yang sanggup kita ambil dalam sekali angkat itu relatif sedikit sesampai kemudian lebih mudah mengunyahnya.

Karena yang dimakan tak terlalu kaya, maka kuliner yang masuk ke lambung juga tak terlalu kaya dan sedikit demi sedikit sesampai kemudian anggun untuk kinerja lambung.

2). Menghindari Makan Berlebihan
Buat Kalian yang gak sabaran, cukup makan dengan sumpit sanggup jadi salah satu latihan untuk melatih kesabaran sekaligus konsentrasi.

Untuk mengambil dan mengangkat kuliner dari wadah kemudian memasukkannya ke verbal diharapkan konsentrasi dan kesabaran yang baik.

Jika tak, dapat-dapat kuliner yang gres sajanya sudah terjepit di sumpit dan tinggal masukin ke mulut, eh jatuh lagi ke mangkuknya. Emosi deh jadinya.

Selain melatih kesabaran dalam hal penggunaan, makan dengan sumpit juga melatih kesabaran kita dalam hal menyantap makanan.

Makan dengan sumpit cenderung tak sanggup buru-buru mirip halnya makan dengan tangan sesampai kemudian anggun untuk melatih kita biar tak rakus atau makan secara berlebihan.

#3 Kekurangan Makan dengan Sumpit

Kekurangan dari penggunaan sumpit barangkali hanyalah problem kebiasaan saja. Sebagaimana yang sudah diterangkan di atas, jika tak biasa, makan pakai sumpit sanggup bikin emosi.

Selain itu, kekurangan lainnya merupakan problem kebersihan. Sumpit yang tak sekali pakai haruslah dipastikan kebersihannya.

Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan sumpit yang tak bersih lebih kurang sama dengan penggunaan sendok atau grapu yang tak higienis.

 mana yang lebih anggun makan menggunakan tangan atau makan menggunakan alat MANA LEBIH BAGUS: MAKAN PAKAI TANGAN ATAU SENDOK?

Nah, dari ulasan seputar kelebihan dan kekurangan penggunaan alat makan di atas, Sobat Tafsi tentu sudah memperoleh citra yang lebih terang.

Kalian tentu sanggup melihat cara mana yang lebih anggun untuk teman semua. Sekali lagi, ini lebih ke problem pilihan, bukanlah suatu keharusan.

Kalau berdasarkan Sobat Tafsi, mana yang lebih bagus?

Share pendapat teman semua ya di kolom komentar. Kalau ada saran atau info lain juga boleh loh dishare. Edutafsi yakin itu akan bermanfaat.

Baca juga : Jangan Panik, Lakukan ini Saat Asam Lambung Menyerang.

Demikian pembahasan seputar mana yang lebih bagus, makan menggunakan tangan atau menggunakan alat. Semoga bermanfaat.

You may also like