Home BAHAN BELAJAR BIOLOGI Macam-Macam Jaringan Ikat Dan Fungsinya

Macam-Macam Jaringan Ikat Dan Fungsinya

by CerdaskanKita

Jaringan ikat atau jaringan penyokong merupakan jaringan pada binatang yang berfungsi mengikat atau menyambung bagian-bagian badan tertentu dan menyokong atau menyelubungi organ-organ yang lemah. Jaringan pengikat berkembang dari mesenkim tepatnya dari lapisan tengah embrio. Jaringan ikat disusun oleh sel-sel yang letaknya tersebar dan terdapat serabut yang berkhasiat untuk menyokong sel-sel yang ada pada jaringan tersebut. Selain itu, jaringan ikat terdapat sedikit tugas penting sesuai dengan jenisnya ibarat memberi bentuk organ dalam, menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain, menyokong alat gerak, melindungi organ dalam, dan sebagainya. Pada hari ini ini, Bahan berguru sekolah akan membahas sedikit macam jaringan ikat dan fungsinya.

Ciri-ciri Jaringan Ikat

Selain letak sel yang tersebar dan adanya serabut, salah satu ciri khusus dari jaringan ikat merupakan adanya matriks sebagai salah satu komponen ekstraseluler. Bersama dengan sel-sel jaringan ikat, matris merupakan penyusun dari suatu jaringan ikat.

#1 Sel Penyusun Jaringan Ikat
Pada jaringan ikat, sel-sel penyusunya terletak secara tersebar sesampai lalu tak berimpitan rapat. Sele-sel tersebut tersusun jarang dalam matriks. Sel-sel jaringan ikat terspesialisasi satu sama lain dan menghasilkan matriks yang berbeda-beda serta fungsi yang berbeda pula.

Berdasarkan fungsinya, sel-sel penyusun jaringan ikat sanggup dibedakan menjadi sedikit jenis, yaitu:
1. Sel tiang : menghasilkan substansi heparin dan histamin
2. Fibroblas : mensekresikan protein
3. Makrofag : menjalankan fungsi fagositosis dan sistem imun
4. Sel plasma : menghasilkan antibodi untuk melindungi tubuh
5. Sel lemak (adiposit) : menyimpan lemak.

#2 Matriks pada Jaringan Ikat
Matriks pada jaringan ikat dihasilkan oleh sel-sel jaringan ikat. Matriks tersusun atas materi dasar dan serat. Bahan dasar penyusun matriks bersifat homogen dan semicair serta mempunyai kandungan serat protein dan garam-garam mineral. Bahan dasar tersebut sanggup berupa mukopolisakarida dan asam hialuronat.

Baca Juga:   Pengertian, Jenis-Jenis, Dan Fungsi Jaringan Meristem

Berdasarkan bentuknya, serat matriks sanggup dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :
1. Serat kolagen
2. Serat elastin
3. Serat retikuler

Serat kolagen sanggup ditemukan pada tendon yang menghubungkan otot dan tulang, pada tulang, dan kulit. Kolagen berwarna putih dan terdapat elastisitas yang rendah tenamun daya regangnya tinggi. Serat kolagen disusun oleh protein kolagen dan merupakan serat yang paling tebal.

Serat elastin berwarna kuning dan sangat lentur. Elastin lebih tipis daripada kolagen tenamun terdapat elastisitas yang lebih tinggi dibanding kolagen. Daya elastisitas serat elastin akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Serat elastin terdapat pada pembuluh darah dan ligamen.

Serat retikuler terdapat abjad yang hampir sama dengan kolagen hanya saja serat retikuler terdapat ukuran yang lebih kecil dan tipis. Serat retikuler bercabang membentuk struktur retikulum. Serat ini sanggup ditmukan pada limpa dan hati.

Baca juga : Fungsi Organ dan Sistem Organ pada Hewan.

Jenis-jenis Jaringan Ikat

Berdasarkan struktur dan fungsinya, jaringan ikat sanggup dibedakan menjadi sedikit jenis, yaitu jaringan iat longgar, jaringan ikat padat, jaringan tulang rawan, jaringan tulang, jaringan lemak, jaringan darah, dan jaringan limfa.

Jaringan ikat atau jaringan penyokong merupakan jaringan pada binatang yang berfungsi mengikat a MACAM-MACAM JARINGAN IKAT DAN FUNGSINYA

#1 Jaringan Ikat Longgar
Jaringan ikat longgar merupakan jaringan ikat yang terdapat matriks berukuran besar dengan kaya sel dan serat yang menempel di dalamnya. Sel tersebut mencakup fibroblas, makrofag, sel plasma, dan sel darah putih. Serat yang menyusun jaringan ikat longgar merupakan serat kolagen dan serat elastin.

Berikut sedikit fungsi jaringan ikat longgar:
1. Memberi bentuk organ dalam
2. Menyokong dan mengelilingi bermacam organ
3. Menghubungkan elemen dari seluruh jaringan lain
4. Menopang sel-sel saraf dan pembuluh darah
5. Menyimpan glukosa, air, dan garam-garam mineral.

Baca Juga:   Glosarium Istilah Biologi Menurut Huruf B

#2 Jaringan Ikat Padat
Jaringan ikat padat merupakan jaringan ikat yang terusun atas serabut padat berupa kolagen yang fleksibel tenamun tak elastis. Jaringan ikat hanya terdapat sedikit sel jaringan ikat dan sedikit materi dasar. Salah satu ciri dari jaringan ikat padat merupakan terdapat susunan serat yang padat.

Berikut sedikit fungsi jaringan ikat padat:
1. Sebagai penyokong atau proteksi
2. Menghubungkan antara otot dan tulang (tendon)
3. Menghubungkan antara tulang dan tulang (ligamen)
4. Membungkus dan melindungi tulang
5. Melindungi organ tertentu misal kapsul pada ginjal atau pembungkus jantung.

#3 Jaringan Tulang Rawan
Jaringan tulang rawan atau kartilago merupakan jaringan ikat yang terdapat kaya matriks dan bersifat elastis. Matriks pada jaringan tulang rawan berupa kondrin yaitu adonan antara protein dengan polisakarida. Tulang rawan disusun oleh sel tulang rawan yang disebut kondrosit. Kondrosit dibuat oleh kondroblas.

Fungsi jaringan tulang rawan merupakan menyokong rangka embrio dan emberi kekuatan pada bagian-bagian rangka dewasa. Berdasarkan matriksnya, tulang rawan dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Hialin : serat kolagen tersebar dalam bentuk anyaman halus dan rapat.
2. Elastis : serat kolagen tak tersebar dengan bentuk bergelombang.
3. Fibrosa : serat kolagen kasar, tak teratur, dan berwarna gelap.

#4 Jaringan Tulang
Jaringan tulang atau osteon merupakan jaringan ikat yang disusun oleh sel-sel tulang yang disebut osteosit. Sel-sel tulang dibuat oleh osteoblas. Matriks penyusun jaringan tulang berupa serat kolagen. Tulang lebih keras daripada tulang rawan alasannya yakni mempunyai kandungan kalsium fosfat yang memperkeras matriksnya.

Beberapa fungsi jaringan tulang :
1. Membentuk kerangka untuk menyokong tubuh
2. Melindungi bab badan yang lunak atau organ dalam
3. Sebagai alat pengikat otot-otot rangka
4. Sebagai alat gerak pasif
5. Sebagai daerah penimbunan zat mineral

Baca Juga:   Pengelompokkan Tumbuhan Menurut Fotoperiodisme

#5 Jaringan Lemak
Jaringan lemak atau adiposum merupakan jaringan ikat yang bersifat longgar dan disusun oleh sel-sel lemak berbentuk poligon atau bundar dengan membran sel yang sangat tipis. Sesuai dengan namanya, ajringan lemak berfugsi untuk menyimpan lemak yang berkhasiat sebagai cadangan masakan dan untuk menghangatkan tubuh.

#6 Jaringan Darah
Jaringan darah merupakan jaringan ikat yang memegang tugas penting dalam sistem perdedaran. Jaringan darah tersusun dari plasma darah dan sel darah. Plasma darah merupakan bab yang cair dan sel darah merupakan bab yang padat. Sel pembentuk jaringan darah sanggup dibedakan menjadi eritrosit, leukosit, dan trombosit.

Berikut sedikit fungsi jaringan darah:
1. Mengangkut oksigen ke jaringan seluruh tubuh
2. Mengangkat sari-sari masakan ke sel tubuh
3. Mengangkut zat buangan sisa metabolisme
4. Mengedarkan hormon dari kelenjar ke bab yang membutuhkan
5. Melawan bibit penyakit.

#7 Jaringan Limfa
Jaringan limfa merupakan jaringan ikat yang berfungsi untuk pengangkut lemak, protein, dan zat lain dari jaringan ke sistem peredaran. Cairan limfa berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jaringan limfa tersusun dari glukosa, air, dan lemak. Komponen sel limfa berupa limfosit dan granulosit.

Baca juga : Macam-macam Jaringan Epitel dan Fungsinya.

You may also like