Home BAHAN BELAJAR KIMIA Kelebihan Dan Kelemahan Teori Model Atom Modern Mekanika Kuantum

Kelebihan Dan Kelemahan Teori Model Atom Modern Mekanika Kuantum

by CerdaskanKita

– Model Atom Mekanika Kuantum. Meskipun teori dan model atom Bohr berhasil menjawab dan menuntaskan bermacam kesulitan atau kelemahan dalam teori atom Rutherford, namun teori atom Bohr juga mempunyai kandungan sedikit kelemahan yang cukup signifikan. Teori tersebut tak sanggup mengambarkan spektrum atom yang lebih besar daripada hidrogen dan tak bisa mengambarkan efek Zeeman. Kelemahan tersebut pun berhasil disempurnakan oleh seorang ilmuwan berjulukan Erwin Schrodinger yang mengajukan teori dan model atom mekanika kuantum atau dikenal juga sebagai model atom modern. Lalu, apakah kelebihan teori ini dibanding teori atom Bohr? Adakah kelemahan dalam teori atom modern?

A. Teori dan Model Atom Modern

Kemampuan Niels Bohr menjawab kelemahan teori atom Rutherford memang menjadi titik jelas dalam perkembangan teori perihal struktur atom. Akan tenamun, seiring dengan perkembangannya, diketahui bahwa gerakan elektron ternyata mirip gelombang sesampai lalu posisinya tak sanggup ditentukan dengan pasti. Kenyataan inilah yang lalu turut menggugurkan teori atom Bohr.

Jika elektron dipandang sebagai partikel dan gelombang, maka kedudukan elektron di dalam lintasanya tak sanggup ditentukan dengan niscaya mirip yang digambarkan Bohr dalam model atom Bohr. Itu artinya, orbit elektron bukanlah berbentuk bulat dengan jari-jari tertentu. Lalu, bagaimana bentuk lintasan tersebut?

Kedudukan dan pergerakan elektron di dalam atom sanggup diterangkan dengan baik oleh teori atom modern yang diajukan oleh Erwin Schrodinger. Model atom mekanika kuantum menggambarkan sifat pergerakan dan kedudukan elektron dengan menurut pada hipotesis de Broglie.

 Meskipun teori dan model atom Bohr berhasil menjawab dan menuntaskan bermacam kesulitan KELEBIHAN DAN KELEMAHAN TEORI MODEL ATOM MODERN MEKANIKA KUANTUM

Menurut Louis de Broglie, pada elektron juga berlaku sifat dualisme, ialah elektron buka hanya sekedar partikel melainkan juga bersifat sebagai gelombang. Dengan demikian, elektron begerak layaknya gelombang dan terdapat lintasan yang juga merupakan gelombang.

Baca Juga:   Kecenderungan Afinitas Elektron Atom Unsur-Unsur Golongan Utama

Teori model atom modern juga menurut pada asas ketakpastian Heisenberg. Menurut asas ketakpastian Heisenberg, kedudukan elektron tak sanggup ditentukan secara pasti. Meski begitu, sanggup ditentukan kebolehjadian atau peluang ditemukannya elektron pada suatu posisi dengan jarak tertentu dari inti atom.

Berdasarkan pada dua teori tersebut, Erwin Schrodinger jadinya berhasil merumuskan persamaan gelombang gerakan elektron dalam suatu atom. Persamaan tersebut merupakan persamaan dalam bentuk fungsi ruang tiga dimensi. Rumusan tersebut menterangkan bahwa lintasan elektron bukan berupa garis niscaya melainkan sebuah ruang.

Sesuai dengan asas ketakpastian Heisenberg, teori atom modern menterangkan bahwa elektron boleh jadi berpeluang berada pada ruang tersebut. Ruang tempat dimana elektron berpeluang ditemukan disebut dengan istilah orbital. Orbital merupakan tempat kecukupan terbesar ditemukannya elektron.

Dengan demikian, berikut sedikit poin dalam teori atom mekanika kuantum:
1). Atom terdapat kulit dan setiap kulit terdapat subkulit
2). Lintasan elektron bukan berupa garis bulat melainkan ruang
3). Pergerakan elektron dalam lintasannya merupakan gelombang
4). Posisi elektron dalam atom tak sanggup ditentukan dengan pasti.

Menurut model atom modern, orbital digambarkan berupa awan, yang tebal tipisnya menyatakan besar kecilnya kecukupan ditemukan elektron di tempat tersebut. Werner Heisenberg juga mengemukakan bahwa metode eksperimen yang dipakai untuk menemukan posisi atau momentum suatu partikel mirip elektron sanggup mengakibatkan perubahan, baik pada posisi, momentum atau keduanya. 

B. Keunggulan dan Kekurangan Model Atom Mekanika Kuantum

Teori dan model atom mekanika kuantum yang diajukan oleh Erwin Schrodinger berhasil menyempurnakan sedikit kelemahan yang ada dalan teori atom Bohr sekaligus membuka pemahamn gres seputar struktur atom dan pegerakan elektron di dalam atom.

Berikut sedikit kelebihan teori atom modern:
1). Dapat menterangkan posisi kebolehjadian ditemukannya elektron
2). Dapat menterangkan posisi elektron dikala mengorbit
3). Dapat mengukur perpindahan energi eksitasi dan emisinya
4). Mengidentifikasi proton dan neutron pada inti lagia elektron berada pada orbitalnya.

Baca Juga:   Kecenderungan Keelektronegatifan Unsur Dalam Sistem Periodik

Teori model atom modern didukung dengan rumsuan persamaan gelombang yang ditemukan oleh Schrodinger, ialah persamaan berupa fungsi suatu ruang tiga dimensi. Kelemahannya, persamaan ini hanya sanggup diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal. Model atom modern juga sulit diterapkan untuk sistem makroskopis dengan kumpulan atom contohnya hewan.

You may also like