Home BAHAN BELAJAR FISIKA Kecepatan Sehabis T Detik Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

Kecepatan Sehabis T Detik Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

by CerdaskanKita

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) merupakan gerak pada lintasan lurus yang terdapat percepatan konstan sesampai lalu kecepatan benda berubah secara teratur. Perubahan kecepatan benda sanggup terjadi alasannya percepatan atau perlambatan. Jika benda mengalami percepatan positif, maka benda akan dipercepat sesampai lalu kecepatannya semakin besar. Sebaliknya, apabila benda mengalami percepatan negatif atau perlambatan, maka benda akan diperlambat sesampai lalu kecepatannya semakin kecil. Besar kecepatan benda sehabis t detik pada GLBB sangat bergantung pada besar kecepatan awal benda dan besar percepatan yang dialaminya. Jika benda mengalami percepatan, maka kecepatan benda sehabis t detik lebih besar dari kecepatan awalnya. Sebaliknya, apabila benda mengalami perlambatan, maka kecepatan benda sehabis t detik lebih kecil dari kecepatan awalnya. Pada hari ini ini, Bahan berguru sekolah akan membahas rumus memilih kecepatan benda sehabis t detik pada gerak lurus berubah beraturan.

Rumus Umum GLBB

Sebenarnya, untuk menguasai topik gerak lurus berubah beraturan, salah satu hal penting harus kita pahami merupakan besaran-besaran apa saja yang dipakai dalam topik tersebut. Jika kita memahami besaran yang dipakai sekaligus mengetahui satuannya, maka akan sangat gampang mengingat rumusnya.

Secara garis besar, dalam gerak lurus berubah beraturan dikenal sedikit besaran, yaitu:
1. Kecepatan awal : kecepatan mula-mula benda
2. Kecepatan sehabis t detik : kecepatan sehabis mencapai jarak tertentu
3. Percepatan : mempercepat atau memperlambat gerak benda
4. Perpindahan : selisih antara posisi selesai dengan posisi awal benda
5. Waktu : usang waktu yang diharapkan benda selama bergerak.

Itulah lima besaran fisika yang terkait dengan gerak lurus berubah beraturan. Kelima besaran tersebut harus kita pahami semoga sanggup menganalisis dan menuntaskan soal yang berafiliasi dengan gerak lurus berubah beraturan.

 merupakan gerak pada lintasan lurus yang terdapat percepatan konstan sesampai lalu kecepatan bend KECEPATAN SETELAH T DETIK GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN GLBB

Salah satu hambatan dalam menuntaskan soal-soal fisika khususnya GLBB merupakan kesulitan atau kekeliruan dalam mengidentifikasi besaran yang ditanya. Seringkali, murid mengalami kesulitan untuk memilih penyelesaian alasannya mereka tak tahu apa yang ditanya dalam soal.

Baca Juga:   Rangkuman Teori Dan Kumpulan Rumus Suhu Dan Kalor

Kesulitan tersebut sanggup timbul alasannya murid tak benar-benar memahami apa definisi dari kelima besaran tersebut. Maka tak heran apabila kaya murid yang tak sanggup menuntaskan suatu soal mudah meskipun rumusnya sudah ada di depan mata.

Hubungan antara kelima besaran tersebut telah ditemukan dan disusun sebagai rumus dasar atau rumus umum yang berlaku untuk gerak lurus berubah beraturan. Berikut rumus GLBB tersebut:

Vt = Vo ± at
Vt2 = Vo2 ± 2as
s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = usang waktu benda bergerak (s).

Poin penting yang perlu diperhatikan pada rumus di atas merupakan seputar tanda percepatan. Jika benda mengalami percepatan positif, maka gunakan tanda tambah. Sebaliknya, apabila benda mengalami percepatan negatif (perlambatan), maka gunakan tanda kurang.

Baca juga : Perpaduan Antara GLB dengan Gerak Vertikal ke Atas.

Menentukan Kecepatan Benda Setelah t Detik

Pada kotak rumus di atas terlihat ada tiga rumus utama yang umum dipakai dalam gerak lurus berubah beraturan. Ketiga rumus tersebut sanggup dipakai untuk memilih kecepatan benda sehabis t detik bergantung pada besaran-besaran apa saja yang diketahui dalam soal. Berikut ada sedikit kecukupan dalam soal.

#1 Kecepatan Awal, Waktu, dan Percepatan Diketahui
Jika kecepatan awal benda, percepatan, dan waktu benda bergerak diketahui dalam soal, maka kecepatan benda sehabis t detik sanggup dihitung dengan gampang adalah dengan memakai rumus pertama dalam GLBB, adalah sebagai berikut:

Vt = Vo ± at

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
t = usang benda bergerak (s).

Contoh Soal :
Deni mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan awal 30 m/s dan percepatan konstan sebesar 2 m/s2. Tentukan kecepatan sepeda motor Deni pada detik ke-5.

Baca Juga:   Perbandingan Berat Benda Di Dua Planet Yang Berbeda

Pembahasan :
Dik : Vo = 30 m/s, a = 2 m/s2, t = 5 s
Dit : Vt = … ?

Kecepatan pada detik ke-5 :
⇒ Vt = Vo + at
⇒ Vt = 30 + 2(5)
⇒ Vt = 30 + 10
⇒ Vt = 40 m/s

Jadi, kecepatan sepeda motor Deni pada detik ke-5 merupakan 40 m/s. Perhatikan bahwa kecepatan sehabis t detik lebih besar dari kecepatan awal alasannya benda mengalami percepatan.

Baca juga : Perpaduan Antara GLB dengan Gerak Jatuh Bebas.

#2 Kecepatan Awal, Percepatan dan Perpindahan Diketahui
Jika kecepatan awal benda, percepatan, dan perpindahan yang ditempuh benda diketahui dalam soal, maka kecepatan benda sehabis t detik sanggup kita hitung dengan rumus kedua, adalah sebagai berikut:

Vt2 = Vo2 ± 2as

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m).

Contoh Soal :
Sebuah kendaraan beroda empat bergerak dengan kecepatan awal 20 m/s. Jika kendaraan beroda empat mengalami perlambatan konstan sebesar 10 m/s2, maka tentukan kecepatan kendaraan beroda empat sehabis kendaraan beroda empat menempuh jarak sejauh 15 meter dari posisi awalnya.

Pembahasan :
Dik : Vo = 20 m/s, a = 10 m/s2, s = 15 m
Dit : Vt = …. ?

Kecepatan kendaraan beroda empat sehabis berpindah sejauh 15 meter:
⇒ Vt2 = Vo2 – 2as
⇒ Vt2 = 202 – 2(10)(15)
⇒ Vt2 = 400 – 300
⇒ Vt2 = 100
⇒ Vt = 10 m/s

Jadi, kecepatan kendaraan beroda empat sehabis menempuh jarak sejauh 15 meter merupakan 10 m/s. Perhatikan rumusnya memakai tanda kurang alasannya benda diperlambat. Perhatikan juga kecepatan kendaraan beroda empat jadi lebih kecil dari kecepatan awalnya alasannya kendaraan beroda empat mengalami perlambatan.

#3 Percepatan, Perpindahan, dan Waktu Diketahui
Jika kecepatan awal benda tak diketahui dalam soal, untuk memilih kecepatan benda sehabis t detik, kita harus memilih kecepatan awal benda terlebih dahulu. Jika percepatan, perpindahan, dan waktu diketahui, maka kecepatan awal benda sanggup dihitung dengan rumus ketiga.

Baca Juga:   Menentukan Tinggi Bayangan Yang Dihasilkan Cermin Cembung
s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = waktu (s).

Dengan memakai rumus tersebut, kita tentukan besar kcepatan awal benda. Setelah kecepatan awal benda diketahui, selanjutnya kita tentukan kecepatan sehabis t detik dengan memakai dua rumus sebelumnya.

Contoh Soal :
Sebuah benda bergerak kecepatan awal Vo dan percepatan konstan sebesar 4 m/s2. Jika dalam waktu 2 detik benda mencapai perpindahan sebesar 16 meter, maka tentukanlah kecepatan benda pada detik ke-4. 

Pembahasan :
Dik : a = 4 m/s2, t1 = 2s, s = 16 m, t2 = 4 s. 
Dit :  Vt = …. ?

Kecepatan awal benda:
⇒ s = Vo.t1 + ½a. t12
⇒ 16 = Vo(2) + ½ (4) (2)2
⇒ 16 = 2Vo + 8
⇒ 16 – 8 = 2Vo
⇒ 2Vo = 8
⇒ Vo = 4 m/s

Kecepatan benda pada detik ke-4 :
⇒ Vt = Vo + at2
⇒ Vt = 4 + 4(4)
⇒ Vt = 4 + 16
⇒ Vt = 20 m/s

Jadi, kecepatan benda tersebut pada detik ke-4 merupakan 20 m/s. Perhatikan penggunaan besaran waktu dalam kedua rumus di atas. Rumus pertama memakai t1, rumus kedua memakai t2.

Baca juga : Pembahasan Soal SBMPTN wacana GLBB.

You may also like