Home BAHAN BELAJAR FISIKA Kecepatan Di Titik Tertinggi Pada Gerak Parabola

Kecepatan Di Titik Tertinggi Pada Gerak Parabola

by CerdaskanKita

Bahanbelajarsekolah.blogspot.com – Gerak Parabola merupakan salah satu jenis gerak yang memadukan gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Gerak parabola terjadi lantaran sebuah benda bergerak dengan sebuah kecepatan yang membentuk sudut elevasi tertentu terhadap bidang datar. Benda akan bergerak dari titik asal menuju titik tertinggi dengan bentuk lintasan ibarat kurva parabola dan sehabis mencapai titik tertingginya, benda akan turun dengan lintasan yang sama persis. Konsep dasar yang harus kita ingat untuk menguasasi gerak parabola merupakan ingat bahwa gerak parabola merupakan perpaduan antara dua gerak lurus ialah GLB dan GLBB. Oleh lantaran itu, unci untuk memahami gerak parabola merupakan memahami konsep dasar dari gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan.

Agar lebih gampang memahami gerak parabola, maka kita perlu mengenali pada bab mana gerak lurus beraturan (GLB) terjadi dan pada bab mana gerak lurus berubah beraturan (GLBB) terjadi. Dengan begitu akan lebih gampang untuk menganalisanya.

Ketika sebuah benda bergerak parabola, maka benda melaksanakan gerakan dalam dua arah ialah dalam arah horizontal dan dalam arah vertikal. Gerakan tersebut berlangsung dalam waktu yang bersamaan. Pandanglah gerak parabola sebagai gerak dalam dua arah sekaligus.

Dengan kata lain, ketika benda bergerak parabola, kita sanggup melihat bahwa benda tersebut berpindah dari posisi awalnya dalam arah horizontal ataupun arah vertikal. Itu artinya, benda mengalami perubahan ketinggian dan perubahan posisi mendatar.

 Gerak Parabola merupakan salah satu jenis gerak yang memadukan gerak lurus beraturan  KECEPATAN DI TITIK TERTINGGI PADA GERAK PARABOLA

Untuk lebih terangnya coba perhatikan gambar di atas. Pada gambar tersebut sanggup kita lihat bahwa ketika benda bergerak dari titik A menuju titik tertinggi, maka benda berpindah dari A ke C dan dalam waktu yang bersamaan telah menempuh jarak mendatar sejauh AC.

Baca Juga:   Rangkuman Bahan Fisika Kelas Xii Sma Semester Ganjil

Jika ditinjau dalam arah mendatar atau horizontal, maka benda bergerak dengan kecepatan konstan atau tetap. Itu artinya, dalam arah horizontal benda melaksanakan gerak lurus beraturan (GLB) sesampai kemudian kecepatannya di sebarang titik akan sama besar.

Dalam arah verikal, benda bergerak dengan kecepatan yang berubah secara teratur lantaran ada dampak percepatan gravitasi bumi. Itu artinya, dalam arah vertikal benda melaksanakan gerak lurus berubah bertauran (GLBB) sesampai kemudian kecepatannya di sebarang titik tak sama.

Dari ulasan tersebut, maka sanggup kita simpulkan konsep penting dalam gerak parabola, yaitu:
1. Dalam arah horizontal : GLB
2. Dalam arah vertikal : GLBB

Kecepatan Benda di Sebarang Titik

Untuk memilih kecepatan benda di sebarang titik pada gerak parabola, kita harus terlebih dahulu menganalisis kecepatan pada masing-masing arah. Dengan kata lain, kita hitung masing-masing kecepatan pada GLB dan GLBB.

Setelah kecepatan pada sumbu horizontal (Vx) dan kecepatan pada sumbu vertikal (Vy) kita peroleh, maka kecepatan benda pada sebarang titik sanggup kita hitung dengan rumus berikut:

v = √vx2 + vy2
v2 = vx2 + vy2

Keterangan :
V = kecepatan benda di sebarang titik (m/s)
Vy = kecepatan benda di sebarang titik pada arah vertikal (GLBB)
Vx = kecepatan benda di sebarang titik pada arah horizontal (GLB)

Karena Vx merupakan kecepatan pada gerak GLB, maka nilainya selalu tetap ialah sama dengan kecepatan awal benda dalam arah horizontal (Vox).

Sebaliknya, lantaran Vy merupakan kecepatan pada gerak GLBB, maka nilainya berubah secara teratur sesuai dengan rumus gerak lurus berubah beraturan.

Kecepatan Benda Saat Mencapai Titik Tertinggi

Ketika benda yang bergerak parabola mencapai titik tertinggi, maka kecepatannya akan sama dengan kecepatan awalnya dalam arah horizontal (Vox). Mengapa demikian?

Baca Juga:   Cara Melukis Bayangan Yang Dihasilkan Oleh Cermin Cembung

Ingat bahwa kita harus meninjau gerak parabola sebagai dua gerak lurus ialah GLB dan GLBB. Nah, pada arah horizontal gerak benda merupakan GLB sesampai kemudian kecepatannya pada titik tertinggi akan tetap ialah sama dengan kecepatan awalnya (Vox).

Pada arah vertikal, lantaran benda bergerak lurus berubah beraturan (GLBB), maka kecepatan benda pada titik tertinggi merupakan nol (Vy = 0). Ini merupakan point penting yang harus kita ingat, bahwa untuk benda GLBB tepatnya gerak vertikal ke atas, maka kecepatan pada titik tertinggi merupakan nol.

Dengan demikian, maka kita peroleh dua data, yaitu:
1. Untuk GLB, Vx = Vox
2. Untuk GLBB, Vy = 0

Nah, apabila kita masukkan ke rumus kecepatan benda di sebarang titik, maka akan kita peroleh:
⇒ v2 = vx2 + vy2
⇒ v2 = vx2 + 0
⇒ v2 = vx2
⇒ v = vx
⇒ v = vox

Dari pembagian terstruktur mengenai rumus di atas, maka sanggup kita simpulkan bahwa kecepatan benda pada titik tertinggi untuk gerak parabola merupakan sama dengan kecepatan awal benda dalam arah horizontal (Vox).

Contoh Soal
Sebuah bola ditendang dengan sudut elevasi 37o terhadap bidang datar sesampai kemudian bola bergerak dengan kecepatan awal 20 m/s. Tentukanlah kecepatan bola pada titik tertinggi.

Pembahasan :
Dik : Vo = 20 m/s, θ = 37o
Dit : V = … ?

Pada pembahasan di atas sudah kita simpulkan bahwa kecepatan benda pada titik tertinggi merupakan sama dengan kecepatan awal dalam arah horizontal, maka :
⇒ v = vox
⇒ v = vo cos θ
⇒ v = 20 cos 37o
⇒ v = 20 (4/5)
⇒ v = 16 m/s

Jadi, kecepatan bola pada ketika mencapai titik tertinggi merupakan 16 m/s.

You may also like