Home BAHAN BELAJAR FISIKA Kecepatan Awal Benda Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

Kecepatan Awal Benda Gerak Lurus Berubah Beraturan Glbb

by CerdaskanKita

Kecepatan awal benda (Vo) merupakan kecepatan mula-mula yang dimiliki oleh benda ketika pertama kali benda bergerak. Pada gerak lurus berubah beraturan (GLBB), besar kecepatan awal benda akan sangat menghipnotis besar kecepatan benda sehabis t detik. Kecepatan yang dimiliki oleh benda memilih sejauh apa perpindahan yang sanggup ditempuh oleh benda, memilih berapa usang waktu yang diharapkan benda untuk mencapai titik tertentu, dan memilih percepatan yang harus diberikan biar datang sempurna waktu. Pada artikel sebelumnya, Bahan mencar ilmu sekolah sudah membahas cara memilih kecepatan benda sehabis t detik. Pada hari ini ini, kita akan membahas bagaimana cara memilih kecepatan awal benda pada gerak lurus berubah beraturan.

Rumus Dasar GLBB

Dalam pembahasan gerak lurus berubah beraturan, dikenal tiga rumus dasar yang harus dikuasai. Ketiga rumus dasar tersebut sangat penting untuk dipahami lantaran kerapkali dipakai dalam sedikit topik fisika lainnya menyerupai topik bisnis, energi, momentum, gerak parabola, dinamika gerak lurus, dan sebagainya.

Rumus dasar gerak lurus berubah beraturan memang cukup simpel lantaran hanya melibatkan empat besaran saja adalah kecepatan, perpindahan, percepatan, dan waktu. Selain itu, keempat besaran tersebut juga merupakan besaran umum yang gampang untuk dipahami.

Meski demikian, tak sedikit juga murid yang mengalami kesulitan ketika mengerjakan soal yang berkaitan dengan GLBB. Banyak murid yang hapal rumus tersebut di luar kepala, tenamun ketika melihat soal mereka tak tahu rumus mana yang harus digunakan.

mula yang dimiliki oleh benda ketika pertama kali benda bergerak KECEPATAN AWAL BENDA GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN GLBB

Hal semacam ini umumnya terjadi lantaran murid tak menguasai konsep dasarnya. Mengingat rumus saja tak cukup untuk menguasai suatu topik. Dan cara yang paling benar untuk menguasai topik sekaligus menghapal rumus merupakan dengan mengerjakan soal-soal latihan.

Rumus dasar GLBB :
1). Vt = Vo ± at
2). Vt2 = Vo2 ± 2as
3). s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik atau sehabis mencapai jarak tertentu (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = usang benda bergerak (s).

Baca Juga:   Resultan Gaya Gravitasi Untuk Benda Pada Sudut-Sudut Segitiga

Penggunaan tanda tambah (+) atau tanda kurang (−) dalam rumus di atas bergantung pada besar percepatan benda. Jika benda mengalami percepatan positif, maka gunakan tanda tambah. Sebaliknya, apabila benda mengalami perlambatan, maka gunakan tanda kurang.

Ketiga rumus di atas bantu-membantu tak terlalu sulit untuk dihapal ataupun dipahami. Yang paling penting, selain menghapal rumusnya, kita juga harus mengerti besaran-besaran apa yang dipakai dalam rumus itu dan apa satuannya.

Mengetahui satuan merupakan hal sangat penting dalam fisika lantaran dengan melihat satuan yang ditulis dalam soal kita sanggup memastikan besaran apa yang diketahui dan besaran apa yang ditanya. Dalam sedikit kasus, kita bahkan sanggup menuntaskan soal dengan memanfaatkan satuan dan dimensi meskipun kita lupa rumusnya.

Baca juga : Kecepatan Setelah t Detik pada Gerak Lurus Berubah Beraturan.

Menentukan Kecepatan Awal Benda pada GLBB

Sebenarnya, salah satu cara untuk mempermudah memahami soal-soal fisika merupakan dengan cara menulis sedikit besaran yang diketahui dalam soal. Dengan menulis besaran-besaran yang diketahui, maka kita akan lebih gampang memilih rumus mana yang paling tepat.

Pada GLBB, kita sanggup memakai ketiga rumus dasar tersebut untuk memilih besar kecepatan awal. Rumus mana yang dipakai bergantung pada besaran apa yang diketahui dalam soal. Secara umum, ada empat kecukupan besaran-besaran yang diketahui sebagai berikut:

#1 Kecepatan Setelah t detik, Percepatan, dan Waktu Diketahui
Jika kecepatan benda sehabis t detik, percepatan, dan usang benda bergerak diketahui dalam soal, maka besar kecepatan awal benda sanggup dihitung dengan memakai rumus pertama sebagai berikut:
⇒ Vt = Vo ± at
⇒ Vo = Vt ∓ at

Kecepatan awal apabila benda dipercepat:

Vo = Vt − at

Jika kecepatan benda dipercepat, maka kecepatan awal benda tentu lebih kecil daripada kecepatan sehabis t detik sesampai kemudian tanda operasi yang dipakai merupakan tanda kurang.

Kecepatan awal apabila benda diperlambat:

Vo = Vt + at
Baca Juga:   Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (Glbb)

Jika kecepatan benda diperlambat, maka kecepatan awal benda lebih besar daripada kecepatan benda sehabis t detik sesampai kemudian tanda operasi yang dipakai merupakan tanda tambah.

Keterangan :
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
t = usang benda bergerak (s).

Contoh Soal :
Sebuah benda bergerak lurus berubah beraturan dengan percepatan 4 m/s2. Jika dalam waktu 2 detik kecepatan benda menjadi 40 m/s, maka tentukanlah kecepatan awal benda.

Pembahasan :
Dik : Vt = 40 m/s, t = 2 s, a = 4 m/s2.
Dit : Vo = ….. ?

Kecepatan awal benda :
⇒ Vo = Vt – at
⇒ Vo = 40 – 4(2)
⇒ Vo = 40 – 8
⇒ Vo = 32 m/s

Jadi, kecepatan awal benda tersebut merupakan 32 m/s. Perhatikan bahwa besar kecepatan awal benda harus lebih kecil dari kecepatan benda sehabis t detik (32 < 40) lantaran benda mengalami percepatan.

Baca juga : Kecepatan Awal Benda untuk Gerak Vertikal ke Atas.

#2 Kecepatan Setelah t detik, Percepatan, dan Perpindahan Diketahui
Jika kecepatan sehabis t detik, percepatan, dan perpindahan benda diketahui, maka besar kecepatan awal benda sanggup ditentukan memakai rumus kedua, yaitu:

Vt2 = Vo2 ± 2as

Keterangan :
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
± = tambah apabila benda dipercepat, kurang apabila benda diperlambat.

Contoh Soal :
Sebuah benda bergerak lurus berubah beraturan mengalami perlambatan sebesar 4 m/s2. Jika benda berhenti sehabis menempuh jarak sejauh 50 meter, maka tentukanlah besar kecepatan awal benda.

Pembahasan : 
Dik : Vt = 0, a = 4 m/s2, s = 50 m
Dit : Vo = … ?

Karena benda mengalami perlambatan, maka kecepatan benda sehabis t detik lebih kecil dari kecepatan awalnya. Pada soal benda dikatakan berhenti berarti kecepatan risikonya sama dengan nol.

Karena benda diperlambat, maka berlaku:
⇒ Vt2 = Vo2 – 2as (perhatikan tanda kurang dalam rumusnya)
⇒ 02 = Vo2 – 2(4)(50)
⇒ 0 = Vo2 – 400
⇒ Vo2 = 400
⇒ Vo = 20 m/s

Jadi, kecepatan awal benda tersebut merupakan 20 m/s.

Baca Juga:   Ciri-Ciri Lensa Cembung Dan Kegunaannya Sehari-Hari

#3 Perpindahan, Percepatan, dan Waktu Diketahui
Jika perpindahan, percepatan, dan usang benda bergerak diketahui dalam soal, maka besar kecepatan awal benda sanggup dihitung memakai rumus ketiga sebagai berikut:

s = Vo.t ± ½a.t2

Keterangan :
Vo = kecepatan awal benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
s = perpindahan benda (m)
t = usang benda bergerak (s).

Contoh Soal :
Sebuah kendaraan beroda empat bergerak dengan percepatan konstan sebesar 10 m/s2. Agar kendaraan beroda empat sanggup menempuh jarak sejauh 200 meter dalam waktu 4 detik, maka tentukan kecepatan awal yang harus dimiliki mobil.

Pembahasan :
Dik : s = 200 m, t = 4s, a = 10 m/s2.
Dit : Vo = … ?

Kecepatan awal kendaraan beroda empat :
⇒ s = Vo.t + ½a.t2
⇒ 200 = Vo.(4) + ½(10).(4)2
⇒ 200 = 4Vo + 80
⇒ 200 – 80 = 4Vo
⇒ 120 = 4Vo
⇒ 4Vo = 120
⇒ Vo = 30 m/s

Jadi, kecepatan awal kendaraan beroda empat tersebut harus 30 m/s biar sanggup mencapai jarak sejauh 200 meter dalam waktu 4 detik.

#4 Perubahan Kecepatan Benda Diketahui
Perubahan kecepatan merupakan selisih antara kecepatan simpulan dengan kecepatan awal benda. Jika benda dipercepat, maka perubahan kecepatan sama dengan pertambahan kecepatan. Sebaliknya, apabila benda mengalami perlambatan, maka perubahan kecepatan sama dengan penurunan kecepatan.

ΔV = Vt − Vo

Keterangan :
ΔV = perubahan kecepatan (m/s)
Vt = kecepatan sehabis t detik (m/s)
Vo = kecepatan awal benda (m/s)

Contoh Soal :
Sebuah benda yang bergerak lurus mengalami percepatan konstan sesampai kemudian kecepatannya meningkat teratur. Jika pada detik ke-4 kecepatan benda bertambah sebesar 6 m/s sesampai kemudian kecepatannya pada detik itu menjadi 32 m/s, maka tentukanlah kecepatan awal benda.

Pembahasan :
Dik : Vt = 32 m/s, ΔV = 6 m/s, t = 4 s
Dit : Vo = ….?

Kecepatan awal benda :
⇒ ΔV = Vt − Vo
⇒ 6 = 32 − Vo
⇒ Vo = 32 − 6
⇒ Vo = 26 m/s

Jadi, kecepatan awal benda merupakan 26 m/s.

Baca juga : Kecepatan Awal Benda untuk Gerak Vertikal ke Bawah.

You may also like