Home Bahasa indonesia Jenis-Jenis Kalimat Tanya Menurut Tujuannya

Jenis-Jenis Kalimat Tanya Menurut Tujuannya

by CerdaskanKita

Kalimat tanya atau kalimat interogatif merupakan salah satu jenis kalimat yang umum dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Jenis kalimat ini biasa dipakai untuk menanyakan sesuatu, meminta klarifikasi, atau sekedar untuk mempertegas pernyataan. Dalam aktivitas wawancara, kalimat tanya menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh pewawancara. Sesuai dengan namanya, kalimat tanya bertujuan untuk memancing respons dalam bentuk jawaban. Dengan kata lain, kalimat tanya dipakai untuk menguak isu dari narasumber atau lawan bicara. isu yang akan diperoleh bergantung pada ketepatan kalimat tanya yang digunakan. Untuk memperoleh, memastikan, dan menilai isu dibutuhkan kalimat tanya yang tepat. Kalimat tanya yang sempurna merupakan kalimat tanya yang memberi peluang besar untuk memperoleh balasan yang sempurna sesuai dengan respons yang diinginkan. Pada hari ini ini, kita akan membahas sedikit jenis kalimat tanya beserta contohnya. Dengan pembahasan ini diperlukan murid sanggup membedakan jenis-jenis kalimat tanya dan memakai kalimat tanya sesuai dengan jenis dan fungsinya.

Jenis-jenis Kalimat Tanya

Kalimat tanya tak hanya dipakai untuk menanyakan sesuatu namun juga untuk tujuan tertentu. Berikut fungsi kalimat tanya:
1. Untuk memperoleh informasi
2. Untuk menanyakan sesuatu
3. Untuk menemukan jawaban
4. Untuk menegaskan pernyataan
5. Untuk mengklarifikasi sesuatu
6. Untuk memohon atau meminta
7. Untuk menyindir atau menyanggah

Berdasarkan tujuan tersebut, kalimat tanya sanggup dibedakan menjadi lima jenis yaitu kalimat tanya biasa, kalimat tanya retoris, kalimat tanya verifikasi, kalimat tanya perintah, dan kalimat tanya tersamar.

#1 Kalimat Tanya Biasa
Kalimat tanya biasa merupakan kalimat tanya yang ditujukan untuk menanyakan sesuatu, menemukan informasi, dan menemukan balasan sesuai dengan apa yang ditanyakan. Kalimat tanya biasa umum dipakai dalam wawancara, soal ujian, dan sebagainya.

Baca Juga:   18 Teladan Kata Serapan Dan Penggunaan Dalam Kalimat

Contoh :
1. Apa yang dimaksud dengan kebudayaan?
2. Siapa presiden Amerika Serikat sebelum Obama?
3. Kapan pemilihin presiden akan dilakukan?
4. Di mana kantor pos terdekat di kawasan ini?
5. Bagaimana kondisi paman sesudah kecelakaan itu?

Baca juga : Cara Membedakan Fakta dan Opini beserta Contohnya.

#2 Kalimat Tanya Retoris
Kalimat tanya retoris merupakan kalimat tanya yang bertujuan untuk mempertegas pernyataan. Kalimat tanya retoris tak membutuhkan balasan alasannya ialah penanya sudah tahu jawabannya. Kalimat tanya retoris yang umum dipakai oleh pembicara ketika orasi atau pidato disebut kalimat tanya oratoris.

Berikut ciri-ciri pertanyaan retoris :
1. Tidak membutuhkan jawaban
2. Berbentuk pertanyaan dan penegasan
3. Bisa memakai kata tanya atau tak
4. Penanya dan yang ditanya sama-sama mengetahui jawabannya

Contoh:
1. Apalagi yang sanggup kita kerjakan ketika ini selain berdoa?
2. Mungkinkah ini eksekusi dari Tuhan?
3. Kamu sudah tak mencintainya lagi, iya kan?
4. Sanggupkah kita membangun prestasi dan mengharumkan nama bangsa?
5. Akankah kita supayakan para koruptor merajalela?

#3 Kalimat Tanya Klarifikasi
Kalimat tanya penjelasan merupakan jenis kalimat tanya yang bertujuan untuk memastikan atau mengklarifikasi sesuatu. Kalimat tanya ini hanya membutuhkan balasan singkat berupa “Ya”, “tak”, atau “bukan”. Dalam bahasa Inggris, kalimat tanya ini dikenal dengan istilah yes-no question.

Berikut ciri-ciri kalimat tanya klarifikasi:
1. Menekankan kata-kata yang dipentingkan
2. Menggunakan partikel -kah
3. Menggunaka kata tanya apa atau apakah
4. Menggunakan unsur penegas (tak atau bukan)

Contoh:
1. Makara ia orang yang mencuri sepeda motormu?
2. Apakah kau menyukai lelaki itu?
3. Apa Ibu bersedia membantu kami mencari Dian?
4. Gadis itu yang menyuruh Lia ke rumahmu?
5. Kamu jadi pergi ke Medan atau tak?

Baca Juga:   Pembahasan Un Bahasa Indonesia Ihwal Budi Budi Silogisme

Baca juga : Ciri-ciri Kalimat Efektif beserta Contohnya.

#4 Kalimat Tanya Perintah
Kalimat tanya perintah merupakan kalimat tanya yang senilai dengan kalimat perintah. Artinya, pertanyaan yang diajukan bahwasanya bertujuan untuk memerintah. Dalam hal ini penanya sudah tahu jawabannya.

Contoh:
1. Sanggupkah kita mendisiplinkan diri?
2. Bisakan kau tiba sempurna waktu?
3. Mengapa tak kita akhiri saja permainan ini?
4. Mengapa tak kau antar saja ia ke bioskop?
5. Tahukan cara mengerjakan kiprah ini?

#5 Kalimat Tanya Tersamar
Sesuai dengan namanya, kalimat tanya tersamar merupakan kalimat tanya yang bentuk ekspresinya berupa kalimat tanya namun maksudnya bukan untuk bertanya melainkan untuk tujuan-tujuan lain. Beberapa tujuan yang biasanya memakai kalimat tanya tersamar sanggup dilihat pada tabel berikut.

Tujuan Contoh Kalimat Tanya
Meminta Bisakah admin mengikuti jadwal training ini?
Memohon Bersediakah Bapak membantu keluarga kami?
Merayu Kapan kita sanggup jalan-jalan ke taman ibarat dahulu lagi?
Mengajak Bagaimana jikalau nanti sore kita temui ia di rumahnya?
Meyakinkan Apakah tampang admin terlihat ibarat pencuri?
Menyindir Apakah kau tak ingat sesuatu hari ini?
Menyanggah Loh, bukannya anda yang meminta admin untuk pergi?

Cara Membentuk Kalimat Tanya

Dari sedikit teladan kalimat tanya di atas, sanggup kita lihat sedikit model atau cara membentuk kalimat tanya. Beberapa cara membentuk kalimat tanya yang umum dilakukan antaralain:
1. Memakai formula 5w+1h (What, who, when, why, how)
2. Membalikkan urutan kata
3. Menempatkan kata bukan, belum, atau tak
4. Menggunakan intonasi berbeda

Kalimat Awal Kalimat Tanya
sinta merupakan murid berprestasi Apakah Sinta murid berprestasi?
Delon akan mengeluarkan album baru Akankah Delon mengeluarkan album baru?
Dani sudah pergi Dani sudah pergi belum?
Sisa makanan itu dibuang Sisa makanan itu dibuang tak?
Baca Juga:   250 Pola Sinonim Dan Antonim Bahasa Indonesia Lengkap

Baca juga : Ciri-ciri dan Syarat Kalimat Komunikatif.

You may also like