Home CONTOH IMPULS DAN MOMENTUM Contoh Soal Momentum Memilih Kecepatan Sesudah Tumbukan

Contoh Soal Momentum Memilih Kecepatan Sesudah Tumbukan

by CerdaskanKita

– Contoh soal dan pembahasan perihal momentum, memilih kecepatan benda setelah tumbukan. Contoh #3 : Dua buah troli A dan B masing-masing bermassa 2 kg bergerak saling mendekat (A ke kanan B ke kiri). Troli A bergerak dengan kecepatan 4 m/s lagikan troli B bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Jika kedua troli tersebut bertumbukan tak lenting sama sekali, maka kecepatan kedua troli setelah tumbukan merupakan …..
A. 4,5 m/s ke kanan
B. 4,5 m/s ke kiri
C. 1,0 m/s ke kanan
D. 0,5 m/s ke kanan
E. 0,5 m/s ke kiri

Pembahasan :
Dik : mA = mB = 2 kg, vB = 4 m/s, vB = -5 m/s
Dit : v’ = …. ?

Pada data di atas, kecepatan troli B kita beri tanda negatif untuk menunjukan bahwa arah kecepatannya berlawanan arah dengan kecepatan troli A.

Sebenarnya, kita juga sanggup memisalkan kecepatan troli A bernilai negatif lantaran arahnya berlawanan dengan troli B.

Akan tenamun, lantaran pada umumnya yang bergerak ke kiri diberi tanda negatif, maka pada pembahasan ini, kita misalkan kecepatan B negatif.

Untuk menuntaskan soal ini, kita memakai konsep tumbukan tak lenting sama sekali. Pada tumbukan tak lenting sama sekali, ada sedikit ciri.

Karakteristik yang pertama, pada tumbukan tak lenting sama sekali, kecepatan benda setelah tumbukan merupakan sama besar.

Jadi, setelah tumbukan, kedua benda akan bergerak dengan kecepatan yang sama dan ke arah yang sama pula.

Hukum Kekekalan Momentum

Ciri berikutnya, pada tumbukan tak lenting sama sekali berlaku aturan kekekalan momentum. Jumlah momentum sebelum dan sehabis tumbukan merupakan sama.

p1 + p2 = p1‘ + p2

Keterangan :
p1 = momentum benda pertama sebelum tumbukan
p2 = momentum benda kedua sebelum tumbukan
p1‘ = momentum benda pertama setelah tumbukan
p2‘ = momentum benda kedua setelah tumbukan.

Baca Juga:   Soal Dan Pembahasan Tanda-Tanda Kapilaritas

Pada tumbukan tak lenting sama sekali, tak berlaku aturan kekekalan energi kinetik dan koefisien restitusinya sama dengan nol (e = 0).

Berdasarkan aturan kekekalan momentum, maka untuk soal berlaku:
⇒ pA + pB = pA‘ + pB
⇒ mA.vA + mB.vB = mA.vA‘ + mB.vB

Karena mA = mB, maka persamaan di atas sanggup Sobat Tafsi simpelkan menjadi:
⇒ m (vA + vB) = m (vA‘ + vB‘)

Lalu ingat bahwa pada tumbukan tak lenting sama sekali, kecepatan kedua benda setelah tumbukan merupakan sama besar.

Karena vA‘ = vB‘ = v’, maka persamaannya menjadi:
⇒ vA + vB = v’ + v’
⇒ vA + vB = 2v’
⇒ 4 + (-5) = 2v’
⇒ -1 = 2v’
⇒ v’ = -1/2
⇒ v’ = -0,5 m/s

Nah, dari hasil perhitungan sanggup Sobat Tafsi lihat kecepatan kesannya merupakan 0,5 m/s.

Perhatikan tanda negatif untuk memilih arah geraknya. Karena dari awal kita misalkan yang bergerak ke kiri bertanda negatif, maka arah kecepatan kesannya merupakan ke kiri.

Jadi, setelah tumbukan, troli A dan B akan bergerak dengan kecepatan 0,5 m/s ke kiri.

Jawaban : E

Tips Cepat Edutafsi
Soal ini sesungguhnya sanggup Sobat Tafsi jawab tanpa harus melaksanakan perhitungan. Jadi, soal itu sanggup diselesaikan dengan waktu yang lebih singkat.

Coba perhatikan kembali soal berikut!

Dua buah troli A dan B masing-masing bermassa 2 kg bergerak saling mendekat (A ke kanan B ke kiri). Troli A bergerak dengan kecepatan 4 m/s lagikan troli B bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Jika kedua troli tersebut bertumbukan tak lenting sama sekali, maka kecepatan kedua troli setelah tumbukan merupakan …..
A. 4,5 m/s ke kanan
B. 4,5 m/s ke kiri
C. 1,0 m/s ke kanan
D. 0,5 m/s ke kanan
E. 0,5 m/s ke kiri

Baca Juga:   Soal Dan Pembahasan Listrik Statis, Gaya Coulomb Dan Medan Listrik

Caranya merupakan dengan memahami konsep tumbukan tak lenting sama sekali. Ingat bahwa pada tumbukan tak lenting, kecepatan setelah tumbukan sama.

Itu artinya, kedua benda akan “menyatu” dan bergerak bahu-membahu ke arah yang sama pula. Nah, di sinilah kita sanggup menganalisis arah geraknya.

Pada tumbukan tak lenting sama sekali, kedua benda akan cenderung bergerak mengikuti arah gerak benda yang momentumnya lebih besar.

Momentum merupakan massa dikali kecepatan.

Nah, lantaran troli A dan troli B terdapat massa yang sama besar, maka yang kecepatannya lebih besar terdapat momentum lebih besar.

Pada soal di atas, troli B terdapat kecepatan lebih besar sesampai kemudian momentumnya lebih besar. Oleh lantaran itu, setelah tumbukan keduanya akan bergerak ke kiri.

Kenapa ke kiri? Karena troli B awalnya bergerak ke kiri.

Nah, pada opsi tanggapan ada pilihan yang jawabannya ke kiri, ialah B dan E. Dari nilai kecepatannya sesungguhnya kita sanggup eksklusif menyimpulkan tanggapan yang benar.

Jawaban yang benar sudah niscaya E, ialah 0,5 m/s.

Mengapa?

Karena kecepatan benda setelah tumbukan akan lebih kecil dari kecepatan mula-mula benda. Itu lantaran kecepatan masing-masing benda mengurangi kecepatan benda lainnya.

Nah, lantaran troli A dan troli B terdapat kecepatan yang tak jauh berbeda (yaitu 4 m/s dan 5 m/s), maka tentu kecepatan kesannya niscaya di bawah 4,5 /s.

Jadi, 0,5 m/s lebih masuk akal.

Trik ini sanggup Sobat Tafsi gunakan untuk menuntaskan soal pada dikala ujian nasional. Yang terpenting sobat semua harus kerap latihan biar lancar memakai triknya.

Tapi perlu diingat bahwa untuk memakai suatu trik, Sobat Tafsi harus tetap memperhatikan konsep dari bahan tersebut.

Demikian pembahasan pola soal perihal momentum, ialah memilih kecepatan benda setelah tumbukan tak lenting sama sekali. Semoga bermanfaat.

Jika pembahasan ini bermanfaat, bantu edutafsi ya untuk share ke teman-teman sobat semua melalui tombol share sosial media yang sobat semua punya.

Untuk pembahasan pola soal perihal momentum dan impuls lainnya, sanggup Kalian lihat di hidangan pola soal fisika atau melalui tombol kategori di bawah.

Oya, Kalau Sobat Tafsi masih resah atau belum paham dengan penterangan di atas, boleh tanyakan di komentar, kami akan mencoba menerangkan kembali.

You may also like