– Contoh soal dan pembahasan wacana momentum dan impuls, yaitu memilih besar impuls yang dihasilkan. Contoh #6 : Sebuah bola yang bermassa 20 gram dilempar dengan mendatar dengan kecepatan 4 m/s ke kiri menuju dinding. Jika setelah membentur dinding, bola memantul dengan kecepatan 2 m/s ke kanan, maka besar impuls yang dihasilkan merupakan …..
A. I = 0,04 N.s
B. I = 0,08 N.s
C. I = 0,12 N.s
D. I = 0,24 N.s
E. I = 0,36 N.s

Pembahasan :
Dik : m = 20 g = 0,02 kg, v = – 4m/s, v’ = 2 m/s
Dit : I = …. ?

Untuk menuntaskan soal ini, Sobat Tafsi harus memahami kembali konsep dasar momentum dan impuls serta relasi keduanya.

Momentum merupakan besaran yang menyatakan ukuran kesukaran suatu benda yang bergerak untuk tidak boleh atau seberapa sukar benda dihentikan.

Semakin besar momentum suatu benda maka akan cenderung semakin sulit untuk dihentikan. Sebaliknya, semakin kecil momentumnya makin gampang dihentikan.

Secara matematis, momentum yang dimiliki oleh sebuah benda akan sama dengan hasil kali massa benda dengan kecepatannya.

p = m . v

Keterangan :
p = momentum benda (kg m/s)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s).

Impuls merupakan besaran yang menyatakan perubahan momentun suatu benda. Oleh alasannya yakni itu, momentum dan impuls merupakan besaran yang setara.

Secara matematis, besar impuls akan sama dengan besar perubahan momentum benda atau selisih momentum simpulan dengan momentum awal benda.

I = Δp = p’ – p
I = m (v’ – v)

Keterangan :
I = besar impuls yang diahsilkan (N.s atau kg m/s)
p’ = momentum benda setelah berubah (kg m/s)
p = momentum mula-mula benda (kg m/s)
m = massa benda (kg)
v’ = kecepatan benda pada kondisi setelah (m/s)
v = kecepatan mula-mula benda (m/s).

Nah, menyerupai biasa dalam perhitungan momentum dan impuls yang melibatkan kecepatan, maka umumnya harus memperhatikan arah kecepatan.

Baca Juga:   Kumpulan Soal Dan Balasan Kinematika Gerak Lurus

Oleh alasannya yakni itu, mari kita tinjau perjanjian tanda untuk kecepatan. Berikut ilustrasi untuk gerakan bola sebelum dan setelah tumbukan.

 Contoh soal dan pembahasan wacana momentum dan impuls CONTOH SOAL MOMENTUM MENENTUKAN IMPULS YANG DIHASILKAN

Dari gambar di atas sanggup Sobat Tafsi lihat bagaimana arah kecepatan bola sebelum dan setelah menabrak dinding.

Sebelum membentur dinding, bola bergerak dengan kecepatan 4 m/s ke kiri, maka kecepatan awal bola kita sepakati bertanda negatif.

Setelah membentur dinding, bola memantul dengan kecepatan 2 m/s ke kanan, maka kecepatan simpulan bola kita sepakati bertanda positif.

Dik : m = 20 g = 0,02 kg, v = – 4m/s, v’ = 2 m/s
Dit : I = …. ?

Berdasarkan relasi momentum dan impuls, maka:
⇒ I = m(v’ – v)
⇒ I = 0,02 (2 – (-4))
⇒ I = 0,02 (6)
⇒ I = 0,12 N.s

Jadi, besar impuls yang dihasilkan merupakan 0,12 N.s.

Jawaban : C

Demikian pembahasan teladan soal wacana momentum dan impuls, yaitu memilih besar impuls yang dihasilkan dari insiden pemantulan bola oleh dinding.

Baca juga : Kumpulan Soal Momentum dan Impuls.

Jika pembahasan ini bermanfaat, bantu edutafsi membagikannya kepada teman-teman Kalian melalui share sosial media yang sobat semua punya.

Contoh Momentum No 7

  • Sebuah bola bermassa m1 begerak ke kanan dengan kecepatan 3 m/s dan bertabrakan dengan bola bermassa 1 kg yang bergerak dengan kecepatan 6 m/s ke kiri. Jika keduanya bertumbukan tak lenting sama sekali dan kecepatan setelah tumbukan sama dengan nol, maka nilai m1 sama dengan …..

Untuk pembahasan teladan soal lainnya wacana momentum dan impuls sanggup Sobat lihat di sajian teladan soal fisika atau melalui tombol teladan momentum dan impuls.