Home Bahasa indonesia Contoh Soal Dan Pembahasan Jenis-Jenis Kalimat

Contoh Soal Dan Pembahasan Jenis-Jenis Kalimat

by CerdaskanKita

– Jenis-jenis Kalimat. Contoh soal dan pembahasan perihal jenis-jenis kalimat ini mencakup sedikit subtopik seputar tata kalimat, adalah korelasi unsur dalam frase, jenis klausa, pola dan fungsi kalimat, jenis kalimat berdasarkan predikatnya, jenis kalimat berdasarkan sifat subjeknya, kalimat efektif, kalimat baku, kalimat beragam setara, kalimat beragam bertingkat, kalimat beragam campuran. Soal-soal ini disusun untuk membantu murid mengevaluasi pemahaman perihal jenis-jenis kalimat dalam bahasa Indonesia. Contoh soal ini terdiri dari sedikit model, adalah menentukan pola kalimat beragam yang sama, menentukan korelasi unsur dalam frase, menentukan kalimat inti, menentukan kalimat yang efektif, dan membentuk kalimat majemuk.

Soal 1 : Relasi Posesif
Kalimat berikut yang mempunyai kandungan frase dengan bentuk korelasi posesif merupakan …
A. Paman membeli buah-buahan.
B. David naik sepeda.
C. Mobil itu sudah rusak.
D. Ikan adik kaya.
E. Kakak pergi ke bioskop.

Pembahasan :
Dalam bahasa Indonesia dikenal sedikit korelasi unsur dalam frase antara lain : korelasi tujuan, korelasi posesif, korelasi asal, korelasi material, korelasi perbandingan, korelasi lokatif, korelasi alat, korelasi sifat, korelasi nama, dan korelasi kesanggupan.

Relasi posesif merupakan korelasi unsu-unsur dalam frase yang menyatakan kepemilikan. Dari kelima kalimat yang ada pada opsi jawaban, kalimat yang menyatakan kepemilikan merupakan kalimat Ikan adik kaya.

Jawaban : D

Soal 2 : Menentukan Inti Kalimat
Inti dari kalimat Dia ternyata murid yang pandai merupakan …
A. Dia ternyata cendekia
B. Pandai
C. Dia murid pandai
D. Dia pandai
E. Dia murid

Pembahasan :
Pola kalimat :  Dia (S) ternyata murid yang pandai (P).

Kalimat inti merupakan kalimat yang terdapat unsur-unsur pokok saja. Unsur pokok tersebut pada kalimat di atas merupakan subjek dan predikat (S + P).  Jadi, kalimat pada dasarnya merupakan ia murid.

Jawaban : E

Soal 3 : Pola Kalimat Majemuk
Pola kalimat Dian menentukan sepatu dan Dani membayarnya. sama dengan pola kalimat beragam berikut ini, kecuali ….
A. Ayah membaca koran, atau ayah membaca majalah.
B. Ibu tinggal di sini, atau ibu ikut pulang.
C. Leon dan Davi membentuk sebuah grup band alternatif.
D. Semua murid aktif mengikuti diskusi, hanya Deni yang pasif.
E. Kakak menyapu halaman, dan adik membersihkan kamar mandi.

Baca Juga:   Pengertian, Fungsi, Ragam Dan Bentuk Sastra

Pembahasan :
Kalimat Dian menentukan sepatu dan Dani membayarnya termasuk kalimat beragam setara. Dari kelima kalimat pada opsi jawaban, kalimat yang polanya berbeda merupakan Leon dan Davi membentuk sebuah grup band alternatif. Kalimat tersebut tergolong kalimat tunggal.

Jawaban : C

Soal 4 : Kalimat Efektif
Pembangunan pertanian tak hanya membatasi pada pengembangan tumbuhan tradisional.
Kalimat di atas dianggap tak efektif lantaran penggunaan kata yang salah. Katan yang salah dalam kalimat itu merupakan …
A. Pembangunan
B. Tidak
C. Tanaman
D. Tradisional
E. Membatasi

Pembahasan :
Kalimat di atas menjadi rancu lantaran penggunaan kata membatasi. Agar menjadi kalimat yang logis dan tak rancu, maka kata membatasi harus dimengganti dengan kata terbatas atau dibatasi.

Sesampai kemudian kalimatnya menjadi:
1. Pembangunan pertanian tak hanya terbatas pada pengembangan tumbuhan tradisional.
2. Pembangunan pertanian tak hanya dibatasi pada pengembangan tumbuhan tradisional.

Jawaban : E

Soal 5 : Mengidentifikasi Kalimat Efektif
Di bawah ini yang merupakan kalimat efektif merupakan ….
A. Para hadirin dimohon duduk kembali.
B. Hadirin hadirat dimohon berdiri.
C. Bapak-bapak, Ibu-ibu dimohon berdiri.
D. Hadirin dimohon berdiri.
E. Saudara-saudara dimohon jangan khawatir.

Pembahasan :
Kalimat efektif merupakan kalimat yang mengikuti kaidah-kaidah tata bahasa secara tepat. Dari kelima kalimat di atas, kalimat yang merupakan kalimat efektif merupakan Hadirin dimohon berdiri. lantaran terdapat struktur, bentuk, dan kata yang tepat. Kalimat lain kurang atau tak efektif lantaran tak hemat.

Jawaban : D

Soal 6 : Pola Kalimat
Nelayan menangkap ikan di laut.
Kalimat berikut terdapat pola kalimat yang sama dengan kalimat di atas, kecuali …
A. Murid membaca buku di pepustakaan.
B. Dia berbaik pada pesta ulang tahunnya.
C. Kemarin polisi menangkap pencuri di pasar itu.
D. Kau harus mengembalikan buku itu pada tempatnya semula.
E. Mereka menonton konser musik di lapangan.

Baca Juga:   Contoh Silogisme Dan Entimen Beserta Pengertian, Struktur Dan Rumusnya

Pembahasan :
1. Nelayan (S) menangkap (P) ikan (O) di maritim (K).
2. Murid (S) membaca (P) buku (O) di pepustakaan (K).
3. Dia (S) berbaik (P) pada pesta ulang tahunnya (K).
4. Kemarin (K) polisi (S) menangkap (P) pencuri (O) di pasar itu (K).
5. Kau (S) harus mengembalikan (P) buku itu (O) pada tempatnya semula (K).
6. Mereka (S) menonton (P) konser musik (O) di lapangan (K).
Jadi, kalimat yang polanya tak sama dengan kalimat pada soal merupakan Dia (S) berbaik (P) pada pesta ulang tahunnya (K).

Jawaban : B

Soal 7 : Mengenali Kalimat Tidak Baku
Menurut jago kimia itu menyatakan bahwa tiroksin merupakan zat yang mempengaruhi pertumbuhan dan keaktipan.
Ketakbakuan dari kalimat di atas terletak pada penggunaan kata …
A. Keaktipan
B. Ahli
C. Mempengaruhi
D. Menurut
E. Pertumbuhan

Pembahasan :
Pada kalimat di atas terdapat kata yang menyebabkannya menjadi rancu adalah kata menurut. Tapi ketakbakuan pada kalimat terjadi lantaran penggunaan kata yang tak baku. Kata yang mengakibatkan kalimat itu menjadi tak baku merupakan kata keaktipan. Kata bakunya merupakan keaktifan.

Jawaban : A

Soal 8 : Fase Koordinatif
Kalimat berikut ini mempunyai kandungan jenis frase koordinatif (setara) yang menyatakan sinonim, kecuali …
A. Rina menyiapkan camilan manis itu dengan susah payah.
B. Orangtuanya kaya raya.
C. Mereka selalu menghadapi suka sedih bersama.
D. Hari ini semua orang bersuka ria.
E. Gadis itu elok jelita.

Pembahasan :
Frase koordinatif yang menyatakan sinonim termasuk jenis frase golongan endosentris. Frase koordinatif sinonim merupakan frase yang terdiri dari dua kata yang terdapat makna serupa, contohnya susah payah, kaya raya, elok jelita, dan bersuka ria. Frase suka sedih merupakan jenis frase koordinatif menyatakan antonim.

Jawaban : C

Soal 9 : Memperbaiki Kalimat
Rapat itu dibicarakan dilema yang berafiliasi dengan kesejahteraan anggota.
Kalimat di atas sanggup diperbaiki dengan cara…
A. Meletakkan masalah yang berafiliasi dengan kesejahteraan anggota di awal kaimat
B. Menghilangkan kata yang
C. Menghilangkan masalah yang berhubungan
D. Menghilangkan kata anggota
E. Mengubah bentuk kata dibicarakan menjadi membicarakan

Baca Juga:   Tahapan Alur Cerita: Pengertian Alur Dan Jenis Alur

Pembahasan :
Kalimat di atas merupakan kalimat yang rancuh lantaran penggunaan kata yang tak tepat. Untuk memperbaikinya, kata dibicarakan harus diubah menjadi membicarakan. Sesampai kemudian kalimatnya menjadi : Rapat itu membicarakan dilema yang berafiliasi dengan kesejahteraan anggota.

Jawaban : E

Soal 10 : Menentukan Kalimat Inti
Murid yang elok lagi membaca majalah baru.
Kalimat pada dasarnya merupakan ….
A. Murid yang elok lagi membaca
B. Murid lagi membaca
C. Murid membaca majalah
D. Murid yang elok lagi membaca majalah
E. Murid membaca majalah baru

Pembahasan :
Pola kalimat :  Murid yang cantik (S) lagi membaca (P) majalah baru (O).
Kalimat inti : Murid membaca majalah.

Jawaban : C

SOAL SERUPA

  • Kalimat inti pada kalimat Sekalipun udara hirau taacuh berhembus, orang tetap berduyun-duyun membeli karcis pertunjukan drama “Surapati” merupakan ….
    A. Udara dingin
    B. Orang membeli karcis
    C. Orang berduyun-duyun membeli
    D. Orang berduyun-duyun
    E. Udara hirau taacuh berhembus

You may also like