Home BAHAN BELAJAR FISIKA Ciri-Ciri Lensa Cembung Dan Kegunaannya Sehari-Hari

Ciri-Ciri Lensa Cembung Dan Kegunaannya Sehari-Hari

by CerdaskanKita

– Lensa Cembung. Lensa merupakan suatu medium transparan yang salah satu atau kedua permukaannya terdapat bidang lengkung. Medium transparan yang dimaksud merupakan sebuah benda bening (tembus cahaya) yang dibatasi oleh dua bidang lengkung atau satu bidang datar dan satu bidang lengkung. Pada lensa, terjadi insiden pembiasan cahaya. Permukaan lensa yang melengkung mengakibatkan berkas cahaya yang jatuh ke permukaan lensa dibelokkan ke arah yang berbeda-beda tergantung kelengkungan lensa tersebut. Pada hari ini ini, edutafsi akan membahas ciri-ciri dan kegunaan dari salah satu jenis lensa, ialah lensa cembung.

A. Ciri Fisik Lensa Cembung

Secara umum, lensa dibedakan menjadi dua jenis ialah lensa cembung (konveks) dan lensa cekung (konkaf). Sekilas keduanya terlihat sama lantaran sama-sama melengkung di salah satu atau kedua bagian. Namun bahwasanya kedua jenis lensa ini terdapat perbedaan yang mencolok dari segi penampilan fisik yang sanggup dilihat dari arah lengkungannya.

Lensa cembung (konveks) merupakan lensa yang bab tengahnya lebih tebal daripada bab tepinya. Pada lensa cembung, ketebalan paling besar berada di pusatnya. Semakin ke pinggir, ketebalan lensa akan semakin kecil. Sinar bias pada lensa cembung bersifat mengumpul sesampai kemudian lensa cembung dikenal juga sebagai lensa konvergen.

Pada lensa cembung terdapat dua titik fokus, ialah titik fokus aktif (F1) dan titik fokus pasif (F2). Titik fokus aktif merupakan titik pada sumbu utama daerah dipusatkannya berkas sinar yang tiba sejajar sumbu utama. Pada lensa cembung, titik fokus aktif berada di belakang lensa dan disebut sebagai fokus nyata. Jarak fokus lensa cembung berharga positif sesampai kemudian lensa cembung dikenal juga sebagai lensa positif.

Baca Juga:   Jenis Tumbukan Dan Pembahasan Pola Soal

Dengan demikian, ada sedikit istilah yang merujuk pada lensa cembung, ialah lensa konveks, lensa konvergen dan lensa positif. Pada sedikit soal, lensa cembung cukup disebut sebagai lensa konveks, lensa konvergen, atau lensa positif, sesampai kemudian ada baiknya murid mengingat nama lain dari lensa cembung biar tak resah ketika menemukannya dalam soal.

 Lensa merupakan suatu medium transparan yang salah satu atau kedua permukaannya terdapat bid CIRI-CIRI LENSA CEMBUNG DAN KEGUNAANNYA SEHARI-HARI

B. Jenis-jenis Lensa Cembung

Lensa terdapat dua permukaan yang bentuknya tak selalu sama. Karena itu, kedua permukaan lensa belum tentu terdapat jari-jari kelengkungan yang sama. Berdasarkan bentuk kedua permukaannya, lensa cembung sanggup dibedakan menjadi tiga golongan.

#1 Lensa Cembung Rangkap
Lensa cembung rangkap merupakan lensa cembung yang dibatasi oleh dua bidang cembung (keduanya melengkung keluar). Dengan kata lain, lensa cembung rangkap terdapat dua permukaan yang berbentuk cembung. Lensa cembung rangkap disebut juga lensa bikonveks.

#2 Lensa Cembung Datar
Lensa cembung datar atau lensa lensa plan-konveks merupakan lensa cembung yang salah satu permukaannya berbentuk cembung lagikan permukaan lainnya berbentu datar. Dengan kata lain, lencsa cembung datar merupakan lensa yang dibatasi oleh satu bidang cembung dan satu bidang datar.

#3 Lensa Cembung Cekung
Lensa cembung cekung atau biasa disebut lensa konveks-konkaf merupakan lensa cembung yang salah satu permukaannya berbentuk cembung (melengkung ke luar) lagikan permukaan lainnya berbentuk sedikit cekung (melengkung ke dalam). Dengan kata lain, lensa konveks-konkaf merupakan lensa yang dibatasi oleh satu bidang cembung dan satu bidang cekung.

C. Sifat Pembiasan pada Lensa Cembung

Jika sinar-sinar sejajar jatuh pada sebuah lensa cembung, maka sinar-sinar tersebut akan difokuskan ke satu titik seperti berasal dari suatu titik yang dinamakan tifik fokus. Pada lensa cembung, titik fokus utama berada di belakang lensa biasa diberi simbol F1. Perlu diperhatikan bahwa bab depan lensa merupakan bab dimana sinar datang, lagikan bab belakang merupakan bab di baliknya.

Baca Juga:   Kumpulan Rumus Dan Rangkuman Perihal Radiasi Benda Hitam

Sama halnya ibarat cermin, pada lensa juga terdapat sinar-sinar utama yang menawarkan pembiasan atau pembelokan cahaya yang jatuh pada lensa. Arah pembiasan sinar-sinar utama pada lensa cembung merupakan sebagai berikut:
1). Sinar tiba sejajar sumbu utama dibiaskan melalui titik fokus (F1) di seberang lensa
2). Sinar tiba melalui titik fokus depan (F2) dibiaskan sejajar sumbu utama
3). Sinar tiba melalui sentra lensa diteruskan tanpa dibiaskan.

Perlu diperhatikan bahwa dalam lensa umumnya ada penggunaan istilah fokus aktif (F1) dan fokus pasif (F2). Fokus aktif merupakan fokus dimana sinar-sinar yang tiba sejajar sumbu utama dibiaskan. Sedangkan fokus pasif merupakan fokus dimana sinar-sinar tiba dibiaskan sejajar sumbu utama.

Letak fokus aktif dan fokus pasif pada lensa cembung tergantung cara melukis atau tergantung pada posisi sinar datang. Jika sinar tiba dilukis di bab kiri, maka bab itu merupakan bab depan lensa dimana terdapat fokus pasif (F2). Sedangkan di bab kanan merupakan bab belakang lensa dimana terdapat fokus aktif (F1).

Sifat pembiasan yang ditunjukkan melalui sinar-sinar utama pada lensa cembung sanggup dipakai untuk melukis pembentukan bayangan pada lensa cembung. Untuk melukis pembentukan bayangan yang dihasilkan lensa cembung, umumnya sanggup dipakai dua atau tiga sinar utama.

D. Kegunaan Lensa Cembung

Lensa merupakan benda yang sudah umum dipakai dalam bermacam keperluan. Lensa cembung umumnya dipakai pada bermacam alat optik ibarat kacamata, beling pembesar, mikroskop, kamera, slide proyektor, episkop, dan sebagainya.

#1 Kaca Pembesar
Kaca pembesar (lup) umumnya dipakai untuk melihat, membaca atau mengamati benda atau goresan pena yang ukurannya kecil. Sebagai contoh, beling pembesar yang terbuat dari lensa cembung dipakai oleh tukang jam untuk memperbaiki komponen jam yang ukurannya relatif kecil.

Baca Juga:   Tips Menghapal Rumus Gaya Gravitasi Sekaligus Gaya Coulomb

#2 Kacamata
Kacamata biasanya dibentuk memakai lensa cekung, lensa cembung, atau adonan dari keduanya. Kacamata berlensa cembung dipakai untuk membantu penderita rabun erat (hipermetropi). Pada penderita rabun dekat, lensa mata terlalu cekung sesampai kemudian dibantu memakai lensa cembung.

#3 Teropong
Teropong praktis sanggup dibentuk dengan memakai dua buah lensa cembung. Teropong atau teleskop umumnya dipakai untuk mengamati benda langit. Penggunaan teropon bertujuan biar benda yang jauh terlihat lebih erat dan terang.

#4 Mikroskop
Mikroskop merupakan sebuah alat optik yang dipakai untuk mengamati benda-benda yang sangat kecil dan tak sanggup diamati secara pribadi oleh mata. Mikroskop terdiri dari lensa objektif dan lensa okuler. Kedua lensa tersebut merupakan lensa cembung.

#5 Slide Proyektor
Proyektor merupakan alat untuk menampilkan suatu tampilan yang umumnya akan ditampilkan pada layar proyektor atau sebuah dinding berwarna putih. Alat ini berfungsi memproyeksikan gambar diapositif sesampai kemudian menjadi bayangan kasatmata dan diperbesar pada layar. Proyektor memakai lensa cembung untuk mmebentuk bayangan pada layar.

Demikianlah pembahasan singkat seputar ciri-ciri, jenis, dan kegunaan lensa cembung di kehidupan sehari-hari. Jika materi berguru ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada sobat anda melalui tombol share di bawah ini. Terimakasih.

You may also like