Home BAHAN BELAJAR KIMIA Cara Memilih Elektron Valensi Dengan Konfigurasi Elektron

Cara Memilih Elektron Valensi Dengan Konfigurasi Elektron

by CerdaskanKita

– Elektron Valensi. Elektron valensi merupakan elektron yang sanggup lepas sesampai kemudian sanggup dipakai untuk membentuk ikatan kimia. Untuk unsur-unsur golongan utama, elektron valensi merupakan elektron yang terletak pada kulit terluar. Elektron valensi terdapat tingkat energi paling tinggi lantaran berada lebih jauh dari inti atom. Elektron valensi merupakan salah satu faktor yang memilih sifat kimia suatu atom. Untuk unsur-unsur transisi, penentuan elektron valensi sedikit berbeda dibanding dengan unsur golongan utama. Untuk memilih elektron valensi suatu atom, ada dua cara yang umum dipakai yakni dengan memakai konfigurasi elektron atau dengan memakai tabel periodik unsur. Pada hari ini ini, Edutafsi akan membahas cara penentuan elektron valensi dengan konfigurasi elektron dan tabel periodik.

Elektron Valensi Berdasarkan Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron merupakan susunan elektron di dalam suatu atom. Persebaran elektron sanggup dinyatakan dengan cara perkulit atau subkulit. Elektron di dalam atom tersusun menurut tingkat energinya. Semakin jauh dari inti atom, maka akan semakin besar tingkat energinya.

Dari konfigurasi elektron, kita sanggup memilih elektronika valensi suatu atom. Karena konfigurasi elektron sanggup dinyatakan dalam dua cara (cara kulit KLMN dan cara subkulit spdf), maka memilih elektron valensi juga sanggup memakai kedua cara tersebut. Pada hari ini ini, edutafsi memakai cara KLMN lantaran cenderung lebih simpel.

Dengan menuliskan konfigurasi elektron dari suatu atom memakai cara kulit, maka kita sanggup melihat jumlah elektron pada kulit terluarnya. Untuk unsur golongan utama, jumlah elektron pada kulit terluar inilah yang disebut elektron valensi.

Untuk memilih elekrton valensi dengan memakai konfigurasi elektron, tentu konsep yang harus dikuasai oleh murid merupakan bagaimana cara memilih konfigurasi elektron suatu atom. Jika murid tak sanggup menuliskan konfigurasi elektron suatu atom, maka akan sulit memilih elektron valensinya.

Berikut pola konfigurasi elektron dan elektron valensi dari sedikit atom:
1). 8O : 2  6 → elektron valensi = 6
2). 13Al : 2  8  3 → elektron valensi = 3
3). 20Ca : 2  8  8  2 → elektron valensi = 2
4). 35Br : 2  8  18  7 → elektron valensi = 7
5). 38Sr : 2  8  18  8  2 → elektron valensi = 2

Elketron Valensi Menggunakan Tabel Priodik

Selain menurut nomor atom dan menyusun konfigurasi elektronnya, kita juga sanggup memilih elektron valensi suatu atom dengan memanfaatkan data yang tertera pada tabel periodik unsur. Dalam hal ini kita juga harus terdapat pemahaman perihal konfigurasi elektron dengan cara subkulit atau cara spdf.

Pada tabel periodik unsur, terdapat data struktur atom atau struktur elektron. Dari data tersebut kita sanggup melihat nomor kulit, subkulit, dan jumlah elektron. Karena struktur elektron dengan cara spdf cukup rumit, penentuan elektron valensi dengan cara ini juga bergantung pada bentuk penulisan struktur elektron di tabel periodik.

#1 Unsur Golongan Utama
Untuk unsur-unsur golongan utama, penulisan struktur elektron sistem spdf pada tabel periodik terbilang gampang untuk dipahami lantaran prinsipnya masih sama dengan konfigurasi elektron sistem kulit. Elektron valensinya merupakan elektron pada kulit terluar yang ditandai dengan nomor kulit terbesar.

Untuk terangnya perhatikan sedikit pola berikut:
1). 8O : 1s2 2s2 2p4 → eval = 2 + 4 = 6
2). 13Al : (Ne) 3s2 3p1 → eval = 2 + 1 = 3
3). 20Ca : (Ar) 4s2 → eval = 2
4). 35Br : (Ar) 3d10 4s2 4p5→ eval = 2 + 5 = 7
5). 38Sr : (Kr) 5s2 → eval = 2

Baca Juga:   Pengertian, Sifat Dan Jenis Sinar Radiasi Zat Radioaktif

Keterangan : untuk memilih elektron valensi unsur golongan utama, perhatikan kulit terluarnya (nomor kulit terbesar). Misalnya pola nomor 1, kulit terluarnya merupakan kulit ke-2 (2s2 2p4). Kemudian jumlahkan elektron pada kulit tersebut (2 + 4 = 6).

Contoh nomor 2 hingga nomor 5 penulisannya sudah dalam bentuk singkat yang dihubungkan dengan golongan unsur gas mulia (VIIIA). Perhatikan kulit terluarnya yakni nomor kulit terbesar. Pada pola nomor 4, kulit terluar merupakan kulit ke-4, maka jumlahkan elektronnya (2 + 5 = 7).

 Elektron valensi merupakan elektron yang sanggup lepas sesampai kemudian sanggup dipakai untuk membentu CARA MENENTUKAN ELEKTRON VALENSI DENGAN KONFIGURASI ELEKTRON

Jika masih belum paham coba perhatikan gambar di atas. Gambar di atas mengambarkan cara memilih konfigurasi elektron atom Ar. Kulit terluar merupakan kulit ke-3 dan jumlah elektron pada kulit terluar merupakan 8 sesampai kemudian elektron valensi Ar merupakan 8.

#2 Unsur Golongan Transisi
Untuk unsur golongan transisi, ada sedikit perbedaan dalam penentuan elektron valensinya sebagian besar elektron valensinya terletak pada kulit yang berbeda atau bukan di kulit terluar. Penentuan elektron valensi ini juga mmeperhatikan apakah kulit telah penuh atau belum.

Berikut pola penentuan elektron valensi unsur golongan transisi.
1). 23V : (Ar) 3d3 4s2 → eval = 3 + 2 = 5
2). 23Zn : (Ar) 3d10 4s2 → eval = 2

Pada pola pertama, elektron pada kulit ke-3 juga termasuk elektron valensi sesampai kemudian elektron valensi dari Vanadium (V) merupakan 5. Sedangkan pada pola kedua, lantaran pada 3d sudah terisi penuh elektron, maka elektron pada 3d tak dihitung sebagai elektron valensi sesampai kemudian eval dari seng (Zn) merupakan 2.

Demikian pembahasan singkat seputar cara memilih elektron valensi suatu atom dengan memakai konfigurasi elektron dan tabel periodik unsur. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada sobat anda melalui tombol share di bawah ini.

Baca Juga:   Perbedaan Larutan Elektrolit Besar Lengan Berkuasa Dan Elektrolit Lemah

You may also like