Cara Memilih Diksi Pilihan Kata Dan Ungkapan Yang Tepat

Posted on

Kata merupakan satuan bahasa terkecil yang terdapat makna. Semua morfem bebas termasuk kata. Kata merupakan penyusun kalimat dan pembangun sebuah paragraf. Gabungan sedikit kata yang membentuk kesatuan ilham sanggup memaparkan suatu gagasan yang sanggup dimengerti. Gagasan tersebut hanya sanggup tersampaikan apabila adonan kata tersebut melibatkan kata-kata yang tepat. Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang sempurna dalam berbahasa merupakan faktor utama yang menentukan efektivitas komunikasi. Ketepatan dalam pemilihan kata sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam penyampaian informasi. Jika kata yang dipilih tepat, maka gagasan yang dimaksud akan sanggup dimengerti. Sebaliknya, apabila kata yang dipilih tak tepat, maka akan timbul kesalahpahaman. Pemilihan kata yang sempurna tak hanya dibutuhkan dalam acara menulis tenamun juga dalam acara berbicara. Ketepatan pemilihan kata berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam memahami makna kata dan seberapa kaya kosa kata yang dikuasainya. Hal ini dekat kaitannya dengan pilihan kata atau diksi. Pada hari ini ini, kita akan membahas pengertian diksi, syarat-syarat kesesuaian diksi, dan unsur-unsur bahasa yang berafiliasi dengan pemilihan kata.

Pengertian dan Fungsi Diksi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diksi merupakan pilihan kata yang sempurna dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sesampai lalu diperoleh imbas tertentu (seperti yang diharapkan).

Dengan kata lain, diksi berafiliasi dengan kemampuan seseorang untuk menentukan kata-kata yang sempurna dalam memberikan gagasannya baik secara tertulis inginpun secara lisan. Pilihan kata yang sempurna akan menumbuhkan pemahaman dari pihak pembaca atau pendengar sesampai lalu gagasan yang diberikan sanggup diterima dengan sempurna sesuai harapan.

Ketika menyusun kalimat, kita dituntut untuk cermat dalam menentukan kata yang tepat. Ketepatan kata merupakan suatu keadaan dimana kata yang kita pilih sanggup menimbulkan gagasan yang sama antara imajinasi yang difikirkan oleh pembaca atau pendengar dengan apa yang dipikirkan dan dimaksud oleh penulis atau pembicara.

Baca Juga:   Macam Macam Kalimat Interjeksi (Kata Seru) Bahasa Indonesia Beserta Contohnya

Secara rinci diksi berkaitan dengan sedikit poin berikut:
1. Pemilihan kata-kata yang sempurna
2. Pembentukan dan pengelompokan kata yang sempurna
3. Penggunaan ungkapan (idiom) yang sesuai
4. Pemilihan gaya bahasa yang sesuai situasi
5. Pemilihan nuansa-nuansa makna dan nilai rasa yang baik
6. Penguasaan kosa kata atau pembendaharaan kata

Dari enam poin di atas, sanggup kita simpulkan bahwa diksi bukan hanya berarti pilih-memilih kata tenamun juga meliputi kasus gaya bahasa, nilai rasa, ungkapan-ungkapan, karakteristik, nilai artistik dan sebagainya.

Diksi terdiri dari sedikit elemen di antaranya fonem (bunyi bahasa), silabel (suku kata), konjungsi (penghubung), nomina (kata benda), verba (kata kerja), hubungan, infleksi, dan uterans.

Baca juga : Ciri-ciri Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia.

Sebagaimana yang telah dibahas, ketepatan pilihan kata (diksi) bertujuan biar gagasan yang ingin disampaikan sanggup diterima secara sempurna sesuai keinginan. Dengan demikian, diksi terdapat sedikit fungsi, yaitu:
1. Membuat pembaca atau pendengar mengerti apa yang kita maksud
2. Menghindari kesalahpahaman dalam penafsiran
3. Mencapai sasaran komunikasi yang efektif
4. Membentuk gaya ekspresi yang sempurna sesuai situasi
5. Melambangkan gagasan secara verbal

Syarat-syarat Kesesuaian Diksi

Kesesuaian diksi menerangkan bahwa pilihan kata yang kita gunakan sudah sesuai. Kesesuaian tersebut bergantung pada unsur-unsur yang menghipnotis bahasa. Pada dasarnya ada tiga faktor yang menghipnotis bahasa yakni pokok kasus yang dibahas, hadirin yang terlibat, dan diri kita sendiri.

Kesesuaian diksi hanya tercapai apabila pilihan kata yang kita pakai sudah sempurna dari segi ketepatan bentuk, ketepatan makna gramatikal, dan ketepatan makna leksikal sesampai lalu tak menimbulkan interpretasi yang berbeda antara pembicara dan pendengar.

Kesesuaian diksi juga terkait dengan situasi dan nilai rasa. Dalam hal ini kita harus memakai pilihan kata dan gaya bahasa yang sesuai biar tak merusak suasana atau menyinggung perasaan pendengar atau lawan bicara.

Baca Juga:   50 Teladan Kalimat Fakta Dan Opini Beserta Penjelasannya

Berikut sedikit poin penting atau syarat yang perlu kita pertimbangkan ketika menentukan pilihan kata (diksi) yang tepat:
1. Kenali perbedaan makna denotasi dan konotasi
2. Kenali bentuk-bentuk dan kelas kata
3. Kenali penggunaan kata-kata bersinonim
4. Bedakan korelasi makna kata secara cermat
5. Tafsirkan makna kata secara objektif pastikan dengan kamus
6. Kenali makna dan penggunaan imbuhan aneh
7. Gunakan ungkapan (idiom) yang sesuai dan sepadan
8. Gunakan kata umum dan kata khusus secara cermat
9. Kenali perubahan dan pergeseran makna kata
10. Gunakan kata ajaib dan kasatmata secara cermat

Selain sedikit poin di atas, untuk mencapai kesesuaian diksi kita juga harus memperhatikan lingkungan komunikasi yang terlibat. Dengan kata lain kita harus menyesuaikan bahasa dengan situasi dan kondisi biar tak menyinggung perasaan dan merusak suasana.

Untuk mencapai kondisi tersebut, berikut sedikit syarat yang harus kita pertimbangkan:
1. Dalam situasi formal, hindari unsur sub-standart
2. Dalam situasi khusus, gunakan kata-kata ilmiah
3. Dalam situasi umum, gunakan kata-kata terkenal
4. Untuk pembaca umum, hindari jargon dalam goresan pena
5. Hindari pemakaian kata-kata slang
6. Dalam penulisan, hindari kata percakapan
7. Hindari pemakaian idiom yang sudah lama
8. Hindari penggunaan bahasa artifisial
9. Hindari konotasi yang tak baik atau makna yang merendahkan
10. Hindari kata-kata yang sensitif

Baca juga : Jenis-jenis Makna Kata dalam Bahasa Indonesia.